Sakit Maag? Santap Yogurt!

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 06 April 2016 | 08:57 WIB
Sakit Maag? Santap Yogurt!
Ilustrasi yogurt. (Shutterstock)

Suara.com - Maag merupakan gangguan pada sistem pencernaan yang paling umum dan banyak ditemui di masyarakat luas. Keluhan ini dapat bersifat kronis atau akut, tergantung dari kondisi maag dan berapa lama keluhan itu terjadi.
 
Maag akut umumnya terjadi akibat adanya pembengkakan yang terjadi pada selaput dinding lambung yang diakibatkan oleh adanya virus dan bakteri yang hidup dan menggerogoti bakteri baik dalam lambung dan usus. Keluhan yang dirasakan saat maag biasanya adalah nyeri di ulu hati, yang bahkan dapat mengakibatkan kehilangan kesadaran bila tidak kuat menahan rasa sakitnya.

Sebagian besar masyarakat Indonesia sudah semakin sadar akan pentingnya kesehatan pencernaan, dan ikut serta dalam penetapan 29 Mei sebagai World Disgestive Health Day dan National Yogurt Day, sebagai national yogurt yang pertama di Indonesia.  
Bila Anda tidak ingin menderita karena maag, jagalah kesehatan pencernaan Anda. Salah satu cara yang tepat untuk menjaga kesehatan pencernaan adalah dengan mengonsumsi yogurt secara rutin.

Namun, bukankah menyantap yogurt yang memiliki rasa asam akan berdampak kurang baik bagi maag? Anda salah! Justru yogurt bisa meminimalisir munculnya maag.

Dokter Deffy Leksani Anggar Sari, Konsultan Meet Doctor mengatakan bahwa bakteri baik yang ada dalam lambung manusia, sangat dibutuhkan tubuh untuk membantu mencerna makanan secara maksimal dan memberikan perlindungan melawan kuman.

"Bakteri baik ini hanya akan terus ada jika Anda rutin mengonsumsi makanan yang baik dan menyehatkan, seperti yogurt," terangnya.

Mengonsumsi yogurt yang terbuat dari susu fermentasi dengan kualitas tinggi dan rasa asam yang pas, akan membantu mengembalikan sistem keseimbangan alami dalam pencernaan Anda, dengan menghalau bakteri-bakteri yang tidak sehat dari dalam pencernaan.

Pasalnya, jenis bakteri baik dalam pencernaan adalah jenis bakteri yang sama dengan yang digunakan untuk membuat yogurt. Jadi, bakteri-bakteri baik dalam pencernaan kita yang telah mati karena gaya hidup yang tidak sehat dapat digantikan secara efektif dengan mengonsumsi yogurt secara rutin.

Bakteri ini pun akan bertindak sebagai antibiotik alami dan memberikan kekuatan anti radang pada pencernaan.

Bagi pemilik masalah pencernaan seperti maag, bakteri baik dalam yogurt akan membantu melindungi dinding pencernaan dari H. pylori bacterium, sejenis bakteri penyebab terjadinya maag dan yang menyebabkan terjadinya gastritis.

Bakteri tertentu yang dapat ditemukan dalam beberapa jenis yogurt seperti L. acidophilus dan L. gasseri, dapat melawan H. pylori penyebab infeksi dan menghancurkan bakteri penyebab gastritis.

Efek samping dari konsumsi antibiotik rutin akibat maag yang Anda derita juga dapat dikontrol dan diredakan oleh yogurt.

Masalah pencernaan berupa maag, terutama maag akut, terkadang tidak akan berhenti sampai di situ saja dan dapat berkembang hingga menyebabkan kondisi pencernaan lainnya, seperti radang usus, radang pencernaan atau inflammatory bowel disease (IBD), hingga kemungkinan terjadinya kanker usus.

Dalam kasus radang usus, konsumsi antibiotik secara terus-menerus akibat adanya maag, dapat membunuh bakteri acidophilus yang baik bagi usus Anda, sehingga usus pun meradang dengan kelebihan gas, mudah mengalami diare bahkan wasir. Dengan mengonsumsi yogurt yang mengandung kultur aktif bakteri acidophilus, hal ini dapat diatasi.

Agar bisa menjaga pencernaan Anda secara maksimal, selalu pilih yogurt berkualitas tinggi. Telitilah dalam memilih yogurt, dengan selalu membaca nutrition facts-nya untuk mengetahui kandungan yang ada di dalam yogurt.

Pilih yogurt  yang memiliki kadar kalsium yang tinggi, rendah kadar lemak dan gulanya, serta mengandung probiotik dan serat untuk menyehatkan pencernaan. Selain memilih yogurt yang berkualitas, pilih juga yang tidak terlalu asam sehingga aman untuk asam lambung.

Yuk, konsumsi yogurt berkualitas baik dengan rasa asam yang pas, secara rutin untuk kesehatan pencernaan Anda dan membebaskan Anda dari maag.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Yogurt Bisa Cegah Gigi Berlubang

Studi: Yogurt Bisa Cegah Gigi Berlubang

Health | Selasa, 15 Maret 2016 | 14:05 WIB

Dapatkan Berat Badan Ideal dengan Rajin Konsumsi Yogurt

Dapatkan Berat Badan Ideal dengan Rajin Konsumsi Yogurt

Lifestyle | Kamis, 26 November 2015 | 14:35 WIB

Studi: Yogurt Rasa Vanila Bisa Redakan Stres

Studi: Yogurt Rasa Vanila Bisa Redakan Stres

Lifestyle | Rabu, 11 November 2015 | 14:25 WIB

Makanan Ini Sering Dianggap Sehat, Tapi Ini Faktanya!

Makanan Ini Sering Dianggap Sehat, Tapi Ini Faktanya!

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2015 | 11:01 WIB

Sahur dengan Yogurt, Amankah Bagi Lambung?

Sahur dengan Yogurt, Amankah Bagi Lambung?

| Kamis, 09 Juli 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB