Sembelit? Begini Cara Mengatasinya

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 27 April 2016 | 07:53 WIB
Sembelit? Begini Cara Mengatasinya
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan dari kita tidak tahu seberapa sering kita harus buang air besar (BAB). "Menurut para ahli, Anda tidak perlu khawatir jika hanya BAB satu kali sehari, sedangkan orang lain dua kali. Keduanya baik. Begitupun dengan tiga kali seminggu, juga sehat," kata Dr. John Marshall, seorang profesor kedokteran di Universitas McMaster dan staf gastro-enterologist di Hamilton Health Sciences.

Yang penting, kata dia, adalah gerakan konstipasinya lembut dan tidak menyebabkan Anda harus terlalu mengedan sehingga bisa menyebabkan wasir.

Sembelit sering disebabkan oleh faktor-faktor gaya hidup seperti tidak makan cukup serat, tidak minum cukup cairan, tidak teratur olahraga, serta masalah kesehatan mental seperti stres, depresi dan kecemasan. Selain itu genetika juga memainkan peran, meskipun kecil. Plus, obat-obatan tertentu dapat menyebabkan sembelit, kata Battistella.

Obat-obatan yang dapat menyebabkan konstipasi misalnya antidepresan (inhibitor selektif serotonin) reuptake atau SSRI] seperti paroxetine, antipsikotik, antihipertensi tertentu, obat anti-Parkinson dan, yang paling umum, opioid seperti morfin, Percocet dan Tylenol dengan kodein.

Tak hanya itu, suplemen seperti kalsium dan zat besi juga dapat menyebabkan sembelit. Nah, bila Anda mengalami sembelit, berikut beberapa cara alami yang dapat dilakukan untuk mengatasi keluhan tersebut setelah ditinjau dr. Deffy Leksani Anggarsari, konsultan Meet Doctor.

1. Makan lebih banyak serat
"Dianjurkan Anda mengonsumsi 25 sampai 50 gram serat perhari," kata Marshall.  Makanan dengan banyak serat termasuk sereal seperti gandum  buah segar (terutama buah), buah-buahan kering seperti plum dan buah ara, sayuran, dan kacang-kacangan seperti buncis, lentil dan biji-bijian. Tingkatkan asupan serat secara bertahap untuk menghindari gas atau diare, atau sembelit.

2. Teratur olahraga
Berolahragalah setidaknya tiga kali seminggu selama 30 menit atau lebih, kata Battistella. Aktivitas fisik merangsang otot-otot usus Anda untuk bekerja lebih efisien. Ini juga mengurangi jumlah waktu yang diperlukan makanan untuk bergerak melalui usus Anda, sehingga feses tetap lembap.

3. Minum banyak air
Battistella merekomendasikan delapan gelas air sehari. Air melumasi usus dan juga membasahi makanan yang Anda makan, membantunya lancar melalui tubuh Anda.

4. Redakan stres
'Stres psikologis memiliki pengaruh yang besar pada fungsi usus, "kata Marshall. "Usus adalah otak kecil dari tubuh manusia. Otak dan usus sangat saling berhubungan. 'Gerakan usus tergantung pada sinyal yang rumit antara usus dan otak. Ketika otak  stres, usus juga terganggu.

5. Rutin BAB
Buang air besar terjadi sesuai dengan jam internal tubuh. Ketika Anda mengabaikan dorongan untuk pergi ke kamar mandi, ada lebih banyak waktu bagi air harus diekstrak dari kotoran sehingga kotoran sulit dikeluarkan.

6. Jika perlu, gunakan obat pencahar, tapi jangan berlebihan
Kebanyakan produk obat bebas aman untuk digunakan, asalkan Anda mengikuti petunjuknya. Tapi, jika penggunaanya berlebihan bisa membuat usus Anda 'malas'. 'Perbaiki gaya hidup Anda," saran Battistella. Sesekali, silakan pakai obat buat membantu, jika diperlukan.

7. Bersiaplah untuk perjalanan
Bagi sebagian orang, ketika mereka sedang dalam perjalanan, mereka jadi sulit BAB. "Kuncinya adalah serat, cairan dan olahraga,"' kata Marshall. Selama perjalanan,  minum banyak air dan ketika makan di luar, pilih menu dengan buah dan sayuran di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Sembelit, Apa Sih Penyebabnya?

Sering Sembelit, Apa Sih Penyebabnya?

Health | Kamis, 03 Desember 2015 | 18:04 WIB

Lelaki Ini Tak Bisa BAB Selama 10 Tahun

Lelaki Ini Tak Bisa BAB Selama 10 Tahun

Health | Kamis, 03 September 2015 | 17:29 WIB

Ini Penyebab Anda Sulit BAB

Ini Penyebab Anda Sulit BAB

Health | Rabu, 12 Agustus 2015 | 15:16 WIB

Ini Sebabnya Perempuan Rentan Mengalami Sembelit

Ini Sebabnya Perempuan Rentan Mengalami Sembelit

Health | Minggu, 10 Mei 2015 | 14:00 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB