Ini yang Bisa Membuat Perempuan Miliki Anak Kembar

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 09 Mei 2016 | 10:06 WIB
Ini yang Bisa Membuat Perempuan Miliki Anak Kembar
Ilustrasi bayi kembar. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki anak kembar menjadi impian banyak orang. Tapi, jika Anda tidak memiliki riwayat keluarga yang dikaruniai anak kembar, jangan terburu-buru mengernyitkan dahi.

Pasalnya, baru-baru ini sebuah penelitian telah mengidentifikasi dua macam gen yang membuat seorang perempuan lebih berpeluang untuk mengandung anak kembar non-identik.

Kedua gen tersebut berhubungan dengan fungsi produksi dan pengolahan hormon yang membantu oosit (sel telur) matang.

"Fenomena memiliki anak kembar selalu menjadi minat banyak orang, tapi kenapa hanya beberapa perempuan yang bisa memilikinya dan yang lain tidak," kata Dorret Boomsma, seorang psikolog biologis di Vrije Universiteit Amsterdam.

Berdasarkan penelitian, mudah untuk mengidentifikasi varian genetik mana yang dapat berkontribusi terhadap kemungkinan memiliki anak kembar.

Ada dua cara seorang perempuan dapat mengandung anak kembar. Contoh, ovarium melepaskan dua telur pada saat ovulasi, dan keduanya dibuahi dan menjadi embrio, hasil ini yang disebut kembar tidak identik.

Sebaliknya, kembar identik terjadi ketika satu embrio terbagi menjadi dua di awal masa perkembangannya.

Kembar yang jarang terjadi adalah yang disebut dengan semi-identik, yang terbentuk dari telur yang sama tapi dengan dua sperma yang berbeda. Bahkan kembar tiga indentik sampai lima, itu sulit terjadi.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa perempuan yang memiliki riwayat keluarga kembar fraternal, terutama di garis kerabat perempuan. Mereka yang lebih mungkin untuk memiliki anak kembar. Hal ini menunjukkan bahwa genetika memainkan peran.

Faktor lainnya, bisa juga faktor populasi tertentu, seperti orang Yoruba dari Afrika Barat yang hampir semuanya memiliki keturunan kembar. Sementara hal itu lebih jarang ditemui pada populasi lain, seperti di Asia.

Perempuan berusia lanjut yang menjalani perawatan kesuburan ternyata masih memiliki peluang untuk memiliki anak kembar.

Namun, untuk melihat jelas, dasar bagaimana genetik kembar tersebut berperan dalam menghasilkan anak kembar terbukti sulit.

Untuk mencari gen mana yang dapat meningkatkan seorang perempuan memiliki anak kembar, Boomsma dan rekan-rekannya menganalisis genom dari 1.980 perempuan yang hamil anak kembar.Hasilnya dibandingkan dengan 12.953 perempuan yang hamil tidak kembar.

Varian pertama, gen ibu yang mengandung janin kembar, di wilayah DNA dekat gen yang disebut FSH, tampaknya berkaitan dengan tingkat memproduksi follicle-stimulating hormone - bahan kimia yang membantu telur cepat matang yang lebih tinggi

Dengan tingginya tingkat FSH, kemungkinan besar dua telur yang matang dari setiap ovarium. Ini tentu dapat meningkatkan kesempatan memiliki anak kembar.

Varian kedua, pada gen yang disebut SMAD3, tampaknya mengubah cara  ovarium menerima sinyal untuk setiap FSH. Perempuan dengan gen ini memiliki ovarium yang lebih sensitif terhadap hormon, sehingga memicu pelepasan dua oosit (sel telur) per bulannya.

"Varian genetik ini benar-benar baru dan belum pernah ditampilkan sebelumnya sebagai gen yang berpeluang untuk menghasilkan anak kembar," kata Cornelis Lambalk, seorang ginekolog di VU Medical Center Amsterdam. (Foxnews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Punya Anak Kembar? Coba Cara Ini

Ingin Punya Anak Kembar? Coba Cara Ini

Health | Jum'at, 05 Februari 2016 | 12:45 WIB

Ajaib, Perempuan Ini Punya Empat Pasang Anak Kembar

Ajaib, Perempuan Ini Punya Empat Pasang Anak Kembar

News | Minggu, 07 Juni 2015 | 07:03 WIB

Ibu Perokok dan Genetik Bisa Lahirkan Anak Kembar?

Ibu Perokok dan Genetik Bisa Lahirkan Anak Kembar?

Health | Jum'at, 24 April 2015 | 08:05 WIB

Anak Kembar Ini Memiliki Ras Berbeda

Anak Kembar Ini Memiliki Ras Berbeda

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2015 | 09:15 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB