Suplemen Peninggi Badan, Bermanfaatkah?

Ririn Indriani

Rabu, 27 Juli 2016 | 12:31 WIB
Suplemen Peninggi Badan, Bermanfaatkah?
Ilustrasi tinggi badan. (Shutterstock)

Suara.com - Tanya:

Selamat siang Dokter,
Saya ingin memiliki tubuh lebih tinggi, apakah mengonsumsi suplemen peninggi badan bisa membantu? Mohon bantuannya, Dok. Terima kasih.

JL


Jawab:

Selamat siang Saudari JL,
Pada laki-laki, terhentinya masa pertumbuhan fisik biasanya terjadi pada usia 18-20 tahun. Sedangkan pada perempuan, terhentinya pertumbuhan tinggi badan terjadi pada kisaran usia 15-16 tahun.

Hal ini dikaitkan dengan lempeng epifisis yang terdapat pada tulang yang merupakan pusat pertumbuhan tulang. Tinggi badan akan bertambah apabila lempeng epifis belum menutup.

Tentu saja, faktor-faktor seperti gizi dan kesehatan tubuh secara keseluruhan ikut menyumbangkan peranan penting. Pertumbuhan tinggi badan seseorang sangat dipengaruhi berbagai faktor dari tinggi badan kedua orang tua, olahraga dan aktivitas fisik sehari-hari, asupan makanan yang kaya akan kalsium dan vitamin D, serta lainnya.
Dan pertumbuhan tinggi badan bertambah dengan cepat pada masa-masa remaja, bila sudah menginjak usia 18 tahun umumnya sudah mulai melambat.

Pemberian suplemen peninggi badan mungkin saja dapat membantu menambah tinggi badan, akan tetapi tetap diperlukan olahraga dan juga aktivitas fisik yang mendukung. Terkait dengan suplemen peninggi badan yang masih aman untuk dikonsumsi adalah kalsium.

Namun harus disesuaikan dengan dosis kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh. Apabila suplemen peninggi badan mengandung bahan tambahan lain, sebaiknya Anda tidak mudah percaya dengan klaim atau testimoni yang diiklankan.

Bahan tambahan yang digunakan bisa saja mengandung bahan yang berbahaya. Akan lebih baik apabila Anda menggunakan cara alami yang sehat untuk menambah tinggi badan.

Untuk mengetahui tinggi badan maksimal yang mungkin bisa dicapai, bisa dilakukan dengan menghitung tinggi badan kedua orangtua:

a. Remaja putri: [(tinggi badan ayah - 12,7 cm) + tinggi badan ibu] dibagi dua
b. Remaja lelaki: [(tinggi badan ibu + 12,7 cm) + tinggi badan ayah] dibagi dua

Selain itu, Anda juga dapat mencoba beberapa langkah berikut untuk membantu menambah tinggi badan:
1. Olah raga teratur seperti lompat tali, lari, bersepeda, basket, atau sepak bola
2. Tidur cukup
3. Makan makanan sehat dan bergizi seperti susu, bayam, kubis, jamur, brokoli, daging ayam, sapi, ikan, kepiting, labu, dan kacang
4. Hindari merokok, kafein, dan suplemen yang mengandung steroid

Demikian penjelasan yang dapat disampaikan, semoga membantu. Terima kasih.


Dijawab oleh: dr. Adnan Yusuf
Sumber: https://meetdoctor.com/

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agar Maag Tak Kambuh Lagi, Ini Tipsnya

Agar Maag Tak Kambuh Lagi, Ini Tipsnya

Health | Selasa, 26 Juli 2016 | 18:23 WIB

Gatal di Selangkangan, Bisa Ganggu Kesuburankah?

Gatal di Selangkangan, Bisa Ganggu Kesuburankah?

Health | Selasa, 26 Juli 2016 | 13:00 WIB

Lakukan Ini Bila Anda Bau Badan

Lakukan Ini Bila Anda Bau Badan

Health | Senin, 25 Juli 2016 | 20:16 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB