Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2016 | 19:24 WIB
Pekerja Shift, Hati-hati Diincar Penyakit Ini!
Ilustrasi kerja lembur, begadang. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa perusahaan yang memiliki waktu kerja 24 jam seperti rumah sakit, kepolisian, penyedia layanan transportasi, pemadam kebakaran dan media massa menerapkan sistem kerja bergilir atau shift work.

Nyatanya, meski setiap shift memiliki durasi kerja yang sama, risiko kesehatan mengintai para karyawan dengan sistem kerja ini.

Menurut dr Iwan Siahaan dari Perhimpunan Spesialis Kedokteran Okupasi Indonesia (PERDOKI) ada beberapa bahaya kesehatan yang mengintai, seperti gangguan irama sirkadian, gangguan tidur, dan munculnya berbagai penyakit kronis dalam jangka panjang.

"Tubuh secara alami memiliki waktu istirahat di malam hari. Hal ini telah diatur oleh ritme dalam tubuh yang berlokasi di otak untuk mengatur aktivitas biologi kimia dan hormon. Misalnya tekanan darah dan suhu tubuh akan meningkat di siang dan menurun di malam hari. Nah kalau ditukar, maka pekerja shift malam misalnya, akan berkurang kemampuan dalam melakukan aktivitas terbaiknya," ujar dia di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Iwan menambahkan, beberapa penelitian yang pernah ada juga menunjukkan bahwa tidur merupakan kebutuhan biologis yang sangat diperlukan. Sehingga ketika kualitas tidur terganggu, maka risiko terjadinya kecelakaan kerja pun meningkat.

Ia juga mengatakan bahwa pekerja harus mewaspadai jam-jam tertentu dimana rasa kantuk berada pada puncaknya, yakni pukul 02.00-04.00 WIB dini hari dan 14.00-16.00 WIB, terlebih pada pekerjaan yang membutuhkan kewaspadaan tinggi.

"Tidak seimbangnya antara bekerja dengan kebutuhan waktu istrahat seperti jadwal shift work yang tidak baik dan long working hours akan menghasilkan kelelahan yang kronis. Konsekuensi adanya kelelahan akan menurunkan kewaspadaan, persepsi yang lambat dan risiko kecelakaan kerja yang tinggi," tambah Iwan.

Jika dilakukan dalam jangka panjang, lanjut dia, bekerja dengan sistem bergilir dapat memicu gangguan pencernaan seperti susah buang air besar, kenaikan asam lambung bahkan serangan jantung.

"Tekanan darah di malam hari yang seharusnya menurun justru meningkat karena bekerja shift malam. Hal ini dalam jangka panjang dapat memicu sumbatan di pembuluh darah jantung yang memicu stroke. Sedangkan perempuan, risikonya diitambah dengan gangguan menstruasi yang tak normal," pungkas Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas, Pekerja Malam Diintai Penyakit Ini!

Awas, Pekerja Malam Diintai Penyakit Ini!

Health | Kamis, 28 April 2016 | 11:17 WIB

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Hati-hati, Risiko Ini Mengintai Pekerja Malam

Health | Selasa, 18 November 2014 | 15:42 WIB

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Awas! Kerja Shift Bisa Turunkan Kinerja Otak

Health | Rabu, 05 November 2014 | 15:34 WIB

Terkini

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB