Sering Keringat Berlebih, Waspadai Penyakit Ini

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Rabu, 30 November 2016 | 19:20 WIB
Sering Keringat Berlebih, Waspadai Penyakit Ini
Ilustrasi perempuan sedang menyeka keringat. (Shutterstock)

Suara.com - Berkeringat merupakan respon alami tubuh untuk menyesuaikan dengan suhu lingkungan yang panas. Namun jika keringat yang diproduksi terlalu berlebihan, Anda harus lebih waspada.

Kondisi keringat berlebih atau hiperhidrosis merupakan suatu gangguan yang terjadi pada kelenjar keringat. Biasanya orang yang mengalami hiperhidrosis bisa memproduksi keringat yang sangat banyak meski dirinya tidak sedang melakukan aktivitas yang berat.

Seperti dilansir dari laman Boldsky, kondisi hiperhidrosis bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti pola makan, ketidakseimbangan hormon, konsumsi obat-obatan dan berbagai penyakit.

Berikut beberapa penyakit yang ditandai dengan keringat berlebih:

1. TBC (Tuberkulosis)
Salah satu penyebab keringat berlebih adalah TBC. Penyakit ini cenderung menular yang disebabkan oleh bakteri. Gejala TBC yang harus diwaspadai antara lain batuk berdahak, kelelahan, penurunan berat badan mendadak, demam, sesak napas, nyeri dada dan berkeringat pada malam hari.

2. Limfoma
Limfoma juga ditandai dengan produksi keringat berlebih. Selain itu gejala lain yang juga harus diwaspadai antara lain pembengkakan pada kelenjar getah bening, kelelahan akut, sesak napas, perut membengkak, nyeri dada, demam, dan keringat berlebihan pada malam hari.

3. Hipertiroidisme
Ini adalah penyakit lain yang disebabkan aktivitas berlebihan pada kelenjar tiroid yang mempercepat metabolisme. Beberapa gejala hipertiroid yang harus Anda waspadai antara lain kelelahan, gelisah, penurunan berat badan, gondok, nafsu makan bertambah, gugup, diare, dan keringat berlebihan.

4. Hipoglikemi (gula darah rendah)
Hipoglikemi mengacu pada kondisi dimana seseorang memiliki kadar gula darah yang rendah. Orang yang mengalami hipoglikemi kerap mengalami gejala cemas berlebih, jantung berdebar-debar, dan keringat berlebih.

Jadi, jika Anda mengalami keringat berlebih, pastikan Anda segera mengonsultasikan diri ke dokter untuk mendapat diagnosa pasti mengenai kondisi Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belekan Berlebihan, Waspadai Risiko Ini

Belekan Berlebihan, Waspadai Risiko Ini

Health | Senin, 28 November 2016 | 15:32 WIB

Bermasalah dengan Keringat Berlebih? Santap Makanan Ini

Bermasalah dengan Keringat Berlebih? Santap Makanan Ini

Health | Selasa, 08 November 2016 | 07:15 WIB

Hati-hati Bila Feses Berwarna Putih!

Hati-hati Bila Feses Berwarna Putih!

Health | Kamis, 03 November 2016 | 12:55 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×