Cerita Endang yang Menyesal Obati Kanker Lewat Cara Alternatif

Arsito Hidayatullah, Firsta Nodia

Kamis, 02 Februari 2017 | 20:14 WIB
Cerita Endang yang Menyesal Obati Kanker Lewat Cara Alternatif
Endang Widarti (56), ibu dua anak yang dinyatakan sudah sembuh dari kanker. [Suara.com/Firsta Putri Nodia]

Suara.com - Divonis mengidap kanker bukan hal mudah yang dapat diterima semua orang. Bayangan kematian dan efek yang ditimbulkan dari kemoterapi menjadi momok bagi pasien kanker.

Pada gilirannya, praktik-praktik pengobatan alternatif yang menjamur, menjadi tempat mereka mengadu nasib kesembuhan. Hal ini pulalah yang sempat dilakukan Endang Widarti (56), yang lantas menjadi penyesalan terbesarnya seumur hidup.

"Saya sangat sedih kena kanker serviks. Awalnya hanya flek, tapi ketika saya berobat ke sinshe lalu berubah jadi gumpalan darah. Dan berkembang jadi kanker stadium 2A," ujar Endang, ketika ditemui pada peringatan Hari Kanker Sedunia di RS Siloam TB Simatupang, Kamis (2/2/2017).

Endang yang didiagnosis mengidap kanker pada 1996 silam ini, mengaku benar-benar menyesal mempercayakan pengobatan kanker secara non-medis. Bukannya kesembuhan yang ia rasakan, tapi status kankernya menjadi lebih parah.

"Di sinshe saya dikasih pil sama teh. Dan ini yang membuat stadium kanker saya semakin bertambah. Kalau saja saya langsung dengar kata dokter, mungkin ditemukan pada stadium dini," tambahnya.

Beruntung, kata Endang, kala itu ia langsung mengambil keputusan yang cepat untuk datang ke dokter. Oleh dokter, rahimnya disarankan harus diangkat demi meningkatkan peluang kesembuhan.

Untungnya, Endang sendiri sudah memiliki dua anak, sehingga pengangkatan rahim tak begitu mempengaruhi keharmonisan keluarganya.

"Waktu itu saya usia sudah 35, dan memutuskan nggak punya anak lagi. Cukup dua saja," tambah dia.

Setelah proses pengangkatan rahim, Endang menjalani radioterapi sebanyak 25 kali dan kemoterapi sebanyak 5 kali. Kala itu, biaya yang harus dikeluarkan Endang untuk semua perawatan tersebut mencapai Rp32 juta.

"Ya, waktu itu belum ada BPJS, asuransi, jadi pakai duit sendiri. Pinjam uang sana-sini untuk operasi dan kemoterapi," ujar dia.

Kini, Endang telah dinyatakan sembuh dari kanker. Ia hanya diminta untuk melakukan kontrol setiap tahun untuk memastikan tidak ada sel kanker yang menyebar atau kembali muncul.

Endang pun berpesan kepada kaum hawa, agar selalu melakukan deteksi dini baik pap smear atau IVA, agar tak mengalami kanker seperti dirinya.

"Imbauan saya bagi perempuan, lakukan deteksi dini. Kalau perlu ikut vaksinasi. Lalu segera percayakan pada medis jika terdeteksi mengidap kanker," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perdarahan saat Hubungan Seksual, Waspada Kanker Serviks

Perdarahan saat Hubungan Seksual, Waspada Kanker Serviks

Lifestyle | Kamis, 02 Februari 2017 | 18:11 WIB

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Health | Senin, 28 November 2016 | 16:28 WIB

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kanker Serviks

Yang Perlu Anda Tahu Tentang Kanker Serviks

Health | Selasa, 22 November 2016 | 18:23 WIB

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Ibu Negara Iriana: Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Kamis, 27 Oktober 2016 | 15:02 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×