Ini Satu-Satunya Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 20 Februari 2017 | 17:24 WIB
Ini Satu-Satunya Jenis Kanker Anak yang Bisa Dideteksi Dini
Ilustrasi kesehatan mata. (Shutterstock)

Suara.com - Di antara sekian banyak jenis kanker, ada beberapa jenis yang kerap menyerang anak-anak. Jumlah kasusnya memang tidak lebih banyak dari kanker pada dewasa, tapi hal ini menjadi penyebab kematian kedua terbesar pada anak di rentang usia 5-14 tahun.

Disampaikan dokter spesialis anak RS Kanker Dharmais Edi Tehuteru, dari sekian jenis kanker pada anak, hanya kanker retinoblastoma atau kanker bola mata yang bisa dideteksi dini menggunakan alat bernama oftalmoskop.

"Deteksi dini untuk retinoblastoma sendiri dinamakan ‘Tes Lihat Merah’. Pemeriksaannya bisa dilakukan seorang tenaga kesehatan dengan menggunakan alat yang disebut oftalmoskop," ujar dr Edi pada temu media Peringatan Hari Kanker Anak di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Ia menambahkan, pemeriksaan ini bisa melihat ada tidaknya gejala kanker bola mata yang meliputi bintik putih di bagian hitam bola mata. Mata tampak seperti mata kucing, juling, pembesaran bola mata, atau peradangan pada jaringan bola mata.

"Kasus kanker ini biasanya terjadi pada balita di bawah usia 5 tahun. Kalau di atas 5 tahun nggak ada kasus retinoblastoma," tambah dia.

Pemeriksaan lanjutan untuk menegakkan diagnosis kanker retinoblastoma adalah cek darah lengkap, aspirasi sumsum tulang, hingga CT scan mata dan otak. Dr Edi mengatakan, penanganan yang biasa dilakukan pada pasien kanker bola mata adalah operasi pengangkatan bola mata, kemoterapi hingga radiasi.

"Jika ditemukan dalam stadium lanjut, kanker bola mata bisa menyebar ke sumsum tulang hingga otak. Operasinya juga bisa yang diangkat sampai kelopaknya karena terlanjur menyebar," tambah dia.

Sedangkan jika ditemukan dalam stadium awal, Ia mengatakan, peluang kesembuhan pasien anak dengan kanker bola mata bisa mencapai 80 persen. Sayangnya, masih banyak orangtua yang terlalu lama memutuskan tindakan untuk buah hatinya sehingga berakhir dengan kematian.

"Kalau saya bilang ini harus diangkat bola matanya, banyak orangtua yang bilang mau rapat keluarga. Kalau sehari dua hari nggak papa, ini ada yang sampai 6 bulan, anak jadi terlambat tertangani," tambah dia.

Penyebab pasti kanker retinoblastoma memang belum diketahui pasti. Namun dr Edi menyebut bahwa kombinasi antara faktor genetik, virus, paparan zat kimia dan radiasi memainkan peran menyebabkan kanker retinoblastoma.

"Pencegahan nggak ada. Sehebat apapun anak melakukan pola hidup sehat, tidak bisa mencegah kanker anak. Itulah bedanya kanker anak dengan kanker dewasa," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Robotic Bisa Jadi Pilihan Melatih Motorik Halus Anak Sejak Dini

Robotic Bisa Jadi Pilihan Melatih Motorik Halus Anak Sejak Dini

Health | Minggu, 19 Februari 2017 | 19:49 WIB

Ini Manfaat Menambahkan Vitamin B3 Pada Air

Ini Manfaat Menambahkan Vitamin B3 Pada Air

Health | Minggu, 19 Februari 2017 | 19:09 WIB

Bayi Sulit Tidur? Coba 6 Tips Ini

Bayi Sulit Tidur? Coba 6 Tips Ini

Health | Kamis, 16 Februari 2017 | 20:49 WIB

Awas! Jangan Sebut Anak dengan Label 'Anak Nakal', Ini Bahayanya

Awas! Jangan Sebut Anak dengan Label 'Anak Nakal', Ini Bahayanya

Health | Senin, 06 Februari 2017 | 07:31 WIB

Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia

Tiga Penghambat Penyembuhan Kanker Anak di Indonesia

Health | Kamis, 02 Februari 2017 | 05:00 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB