Anak Jadi Korban Bully, Bolehkah Orangtua Ajarkan untuk Membalas?

Reza Gunadha, Firsta Nodia

Sabtu, 25 Februari 2017 | 07:00 WIB
Anak Jadi Korban Bully, Bolehkah Orangtua Ajarkan untuk Membalas?
Ilustrasi anak korban

Suara.com - Orang tua mana yang tak geram kalau mengetahui buah hatinya menjadi korban perundungan atau bully. Bahkan, saking geramnya, tak sedikit orang tua yang mengajarkan sang anak tidak tinggal diam ketika dibully. Namun, apakah tindakan itu benar?

Psikolog Anna Surti Ariani menilai, mengajarkan anak membalas orang yang melakukan perbuatan tidak menyenangkan kepadanya merupakan tindakan yang tidak benar.

Ia mengkhawatirkan, upaya pembalasan ini akan membentuk karakter negatif pada anak pada masa mendatang.

"Kalau kita ajarin tonjok balik, yang kita khawatirkan adalah, anak jadi tidak mampu menilai apakah pembalasan itu bisa dibenarkan karena seseorang marah kepadanya," ujar psikolog yang akrab disapa Nina ini pada temu media 'Dunia Sahabat SGM Eksplor' di Kota Kasablanka Jakarta, Jumat (24/2/2017).

Sebaliknya, Nina menyarankan agar orangtua mengajarkan teknik bela diri pada anak. Ketika ia mendapatkan perlakuan kasar dari teman, anak bisa mengelak dengan teknik bela diri.

" Ini membela diri ya, bukan menyerang. Misalnya kalau ada yang memukul, anak bisa mengelak. Selanjutnya, ajarkan anak untuk melaporkan perbuatan tidak menyenangkan ini ke orang dewasa yang bisa dipercayai, semisal guru atau satpam ketika di lingkungan sekolah," tambah dia.

Anak, terang Nina, juga harus dibiasakan lincah sejak kecil agar tak tinggal diam ketika menjadi objek bully. Salah satunya dengan tidak melarang ketika anak akan bermain di luar ruangan.

"Kalau anak sering main game di rumah, nonton TV, gerakan tubuhnya jadi nggak lincah. Kalau dipalak diam saja, nggak responsif melapor atau tegas menolak. Ajarkan juga anak untuk menatap tegas kepada yang membully dan tegas menolak ketika dimintakan uang," pungkasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dihina di Medsos, Nasib Tukang Sapu di Saudi Berubah Drastis

Dihina di Medsos, Nasib Tukang Sapu di Saudi Berubah Drastis

Tekno | Selasa, 06 Desember 2016 | 07:15 WIB

Tragis! Terus Dibully dengan Sebutan Gay, Bocah Ini Bunuh Diri

Tragis! Terus Dibully dengan Sebutan Gay, Bocah Ini Bunuh Diri

News | Kamis, 01 Desember 2016 | 07:15 WIB

Seruan Stop Bullying Digelar Lewat Kabaret "Gajah di Atas Langit"

Seruan Stop Bullying Digelar Lewat Kabaret "Gajah di Atas Langit"

Entertainment | Minggu, 09 Oktober 2016 | 15:15 WIB

Bukan Hanya Kalah Bersaing dengan Ronaldo, Griezmann Juga Dibully

Bukan Hanya Kalah Bersaing dengan Ronaldo, Griezmann Juga Dibully

Bola | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 08:58 WIB

40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"

40 Persen Pelajar di Kota Bogor Korban "Bullying"

News | Kamis, 16 Juni 2016 | 03:49 WIB

Terkini

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

×