Benarkah Buah dan Sayur Efektif Cegah Kanker?

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 01 Maret 2017 | 07:07 WIB
Benarkah Buah dan Sayur Efektif Cegah Kanker?
Ilustrasi buah dan sayur, diet. (Shutterstock)

Suara.com - Menurut informasi, makan banyak sayur dan buah bisa mengurangi kemungkinan terjadinya kanker, benarkah? Tentu saja benar, asalkan, kata peneliti, harus menyantap 10 porsi buah dan sayuran setiap harinya.

Imperial College London, Inggris seperti dilansir Independent menyatakan bahwa 10 porsi sayur dan buah setiap hari baru bisa mengurangi risiko penyakit kanker pada seseorang secara signifikan.

Para peneliti menyatakan, lima porsi setiap hari sudah cukup baik, namun jika ingin mengurangi risiko kanker secara maksimal, disarankan 10 porsi setiap hari.

Mengonsumsi 10 porsi buah dan sayur sehari tak hanya mengurangi risiko kanker, tapi juga mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, kardiovaskular, dan menurunkan risiko kematian prematur.

Lantas, buah dan sayur apa sajakah yang direkomendasikan?Para peneliti menyarankan apel dan pir, jeruk, sayuran berdaun hijau, seperti bayam, dan brokoli. Sayuran hijau lainnya pun sangat disarankan. (Nessy Febrinastri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Makanan Berserat Mampu Pangkas Kolesterol Jahat

Ini Mengapa Makanan Berserat Mampu Pangkas Kolesterol Jahat

Health | Rabu, 16 November 2016 | 15:05 WIB

Ini Mengapa Sayur dan Buah Cepat Kering Bila Disimpan di Kulkas

Ini Mengapa Sayur dan Buah Cepat Kering Bila Disimpan di Kulkas

Lifestyle | Senin, 27 Juni 2016 | 20:06 WIB

Sejak Muda Konsumsi Buah dan Sayur, Ini Manfaatnya

Sejak Muda Konsumsi Buah dan Sayur, Ini Manfaatnya

Health | Selasa, 03 November 2015 | 07:35 WIB

Makanan Ini Bikin Anda Bahagia

Makanan Ini Bikin Anda Bahagia

Health | Rabu, 20 Agustus 2014 | 16:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB