Di Sini Alat Pendeteksi Kanker Payudara Gunakan Anjing

Dythia Novianty, Risna Halidi

Minggu, 26 Maret 2017 | 07:41 WIB
Di Sini Alat Pendeteksi Kanker Payudara Gunakan Anjing
Ilustrasi kanker payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Kdog, sebuah proyek ilmiah di Paris, membuat sepasang anjing Jerman Shepherd menjadi 'alat' pendeteksi kanker payudara dengan akurasi 100 persen. Pelatihannya pun hanya memerlukan waktu enam bulan.

Tekniknya sederhana, non-invasif, murah dan dapat merevolusi deteksi kanker dini di negara-negara dimana mammogram atau alat pendeteksi kanker payudara sulit ditemui.

"Di beberapa negara memang terdapat ahli onkologi juga ada ahli bedah, tapi di daerah pedesaan akses sangat terbatas untuk urusan diagnostik," ucap pemimpin proyek Kdog, Isabelle Fromantin, seperti yang dikutip dari Dailymail.

Artinya, akan banyak orang yang terlambat untuk menerima pengobatan dan menyelamatkan jiwanya. Anjing merupakan binatang dengan kemampuan lima kali bernafas per detik.

Ia menarik dan menghembuskan nafas, menerjemahkan aroma dengan baik karena memiliki 300 juta sel reseptor. Dengan setiap mengendus, udara keluar dari kedua lubang hidung, bergerak ke bawah dan ke luar. Selama proses inhalasi, udara ditarik ke setiap lubang hidung.

Bekerja pada asumsi bahwa sel kanker payudara memiliki bau yang dapat dibedakan oleh hidung sensitif anjing, tim akhirnya mengumpulkan sampel dari 31 pasien kanker dan melalui potongan perban yang telah ditempel pada payudara mereka.

Dengan bantuan spesialis anjing, Jacky Experton, anjing Jerman Shepherd yang dilatih untuk mengenali kain kanker dan non kanker yaitu Thor dan Nykios.

Setelah enam bulan, anjing-anjing itu diuji selama beberapa hari pada Januari dan Februari lalu. Kali ini, para peneliti menggunakan 31 perban dari pasien kanker yang berbeda dari yang anjing telah dilatih.

Satu perban digunakan dalam setiap percobaan bersama dengan tiga sampel dari wanita tanpa kanker. Perban ditempatkan dalam sebuah kotak dengan sebuah kerucut besar di mana anjing tetap bisa mengendus ke dalam. Latihan diulang meski sampel sudah diendus semua dengan total 62 respon dari anjing di semua sampel.

baca juga

Di babak pertama, anjing-anjing mendeteksi 28 dari 31 perban kanker tersedia. Artinya, ketepatan mencapai 90 persen. Pada percobaan kedua, anjing dapat menebak 100%.

"Ada teknologi yang bekerja sangat baik, tetapi beberapa hal kadang lebih sederhana, hal-hal yang lebih jelas, juga dapat membantu," kata Amaury Martin dari Curie Institute.

"Tujuan kami adalah melihat apakah hal konvensional bisa menjadi ilmu nyata. Dengan semua validasi klinis dan penelitian, ini perlu dilakukan," lanjut Martin.

Langkah berikutnya akan menjadi uji klinis dengan lebih banyak pasien dan dua anjing lain, tetapi tim mengaku masih membutuhkan pendanaan proyek. Tim percaya bahwa suatu saat anjing dapat menjadi mesin 'pengendus'.

Sementara itu, sang ahli spesialis anjing, Experton mengatakan bahwa ada sedikit bahaya jika anjing yang telah dilatih menggunakan keterampilan baru mereka ketika bertemu penderita kanker di luar laboratorium.

"Tes ini terjadi dalam lingkungan kerja yang sangat spesifik. Dalam konteks yang berbeda, anjing ini tidak mungkin menerkam orang secara acak di jalanan," terangnya.

Tim mengatakan ini adalah satu-satunya cara mendeteksi kanker payudara melalui sampel kulit maupun sentuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenali Kanker Payudara Lewat Benjolan

Kenali Kanker Payudara Lewat Benjolan

Health | Kamis, 16 Maret 2017 | 05:02 WIB

Biopsi Membuat Kanker Makin Parah? Hoax!

Biopsi Membuat Kanker Makin Parah? Hoax!

Health | Kamis, 16 Maret 2017 | 06:02 WIB

Benarkah Penderita Kanker Payudara Dilarang Makan daging?

Benarkah Penderita Kanker Payudara Dilarang Makan daging?

Health | Rabu, 15 Maret 2017 | 21:41 WIB

Faktor Risiko Kanker Payudara Ini Tak Bisa Diubah Perempuan

Faktor Risiko Kanker Payudara Ini Tak Bisa Diubah Perempuan

Health | Minggu, 26 Februari 2017 | 18:56 WIB

Wah, Cabai Bisa Mengobati Kanker Payudara?

Wah, Cabai Bisa Mengobati Kanker Payudara?

Health | Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:11 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×