Meski Tak Bisa Dicegah, Bayi Kembar Siam Bisa Dideteksi Dini

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 06 April 2017 | 10:22 WIB
Meski Tak Bisa Dicegah, Bayi Kembar Siam Bisa Dideteksi Dini
Ilustrasi bayi kembar. (Shutterstock)

Suara.com - Bayi kembar siam termasuk kelainan bawaan. Belum diketahui pasti apa penyebab yang mengakibatkan bayi kembar mengalami penyatuan di bagian organ tertentu.

Namun DR. Dr. Didi Danukusumo, SpOG (K) dari RSAB Harapan Kita mengatakan bahwa kondisi bayi kembar siam bisa diketahui melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) selama kehamilan.

"Kembar siam bisa diketahui dari USG, tiga kali periksa USG. Kalau sistematikanya diikuti, bisa diketahui adanya kembar siam," ujarnya pada temu media di RSAB Harapan Kita, Rabu (5/4/2017).

Didi menambahkan, pemeriksaan USG pada minggu ke-10, 20, dan 30 kehamilan, dapat menunjukkan kondisi kehamilan bumil termasuk ada tidaknya risiko bayi mengidap kelainan bawaan.

"Di minggu 10 kita lihat, perempuan hamil atau enggak. Kalau hamil, ia hamil di dalam kandungan atau di luar kandungan. Kalau di luar kandungan, apakah ada kista atau mium. Nanti di minggu 20, kita lihat bayinya ada satu atau dua, ada kelainan atau enggak," terangnya.

Namun, kalaupun terdeteksi potensi bayi kembar siam, Didi mengatakan, operasi pemisahan hanya bisa dilakukan setelah bayi lahir. Dokter di Indonesia telah berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam dengan tingkat kesulitan tinggi sekalipun.

"Kalaupun kita tahu ternyata di dalam terjadi kembar siam, kita sampai saat ini enggak melakukan apa-apa. Tapi ketika lahir kita bisa lakukan operasi pemisahan dibantu dengan teknologi, dengan CT scan dipetakan dulu pembuluh darahnya. Selama operasi juga ada teknologi navigasi, jadi jaringan pembuluh darah juga bisa dimonitor," jelas Didi merinci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berhasil Dipisahkan, Kembar Siam Rafky-Rifky Dibolehkan Pulang

Berhasil Dipisahkan, Kembar Siam Rafky-Rifky Dibolehkan Pulang

Health | Rabu, 05 April 2017 | 15:49 WIB

Cerita Yuni Sebelum Lahirkan Kembar Siam Rafky-Rifky

Cerita Yuni Sebelum Lahirkan Kembar Siam Rafky-Rifky

Lifestyle | Minggu, 12 Februari 2017 | 10:00 WIB

RSAB Harapan Kita Berhasil Pisahkan Kembar Siam Rafky-Rifky

RSAB Harapan Kita Berhasil Pisahkan Kembar Siam Rafky-Rifky

Health | Kamis, 09 Februari 2017 | 19:00 WIB

Senangnya Keluarga Tani Ini, Pulang Bawa Bayi Safira dan Saqira

Senangnya Keluarga Tani Ini, Pulang Bawa Bayi Safira dan Saqira

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 18:17 WIB

Begini Kebahagiaan Ibu Bayi Kembar Dempet Usai Operasi Pemisahan

Begini Kebahagiaan Ibu Bayi Kembar Dempet Usai Operasi Pemisahan

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 16:18 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB