Vaksin Kanker Serviks Sebaiknya Diberikan Sejak SD, Mengapa?

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 12 April 2017 | 14:10 WIB
Vaksin Kanker Serviks Sebaiknya Diberikan Sejak SD, Mengapa?
Ilustrasi pemberian vaksin HPV kepada anak untuk mencegah kanker serviks. (Shutterstock)

Suara.com - Satu dari 1.000 perempuan Indonesia terjangkit kanker serviks. Kanker ini merupakan kanker yang paling banyak ditemukan pada perempuan Indonesia, setelah kanker payudara.

Data yang dikeluarkan Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) menunjukkan sekitar 70-82,3 persen penderita kanker serviks datang dan berobat saat memasuki stadium lanjut. Hingga akhirnya, rata-rata yang bertahan hidup setelah dua tahun hanya tinggal 6 persen.

Untuk menekan angka tersebut, maka langkah utama yang harus dilakukan adalah pencegahan. Nah, pencegahan kanker serviks itu sendiri, kata Ketua Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia, Dr. dr. Andrijono SpOG(K), ada dua, yaitu; pencegahan primer dengan vaksin, dan sekunder dengan skrining.

Sayangnya, lanjut dia, cakupan skrining di Indonesia masih sangat rendah, yaitu sebanyak 3,5 persen dengan IVA (inspeksi asam visual asetat), dan pap smear 7,7 persen.

"Karenanya kita perlu meloncat ke program vaksinasi. Kalau infeksi HPV (Human Papilloma Virus) bisa dicegah, kanker serviks bisa dicegah,” ujar Andrijono dalam acara diskusi media bertajuk "Vaksinasi HPV, Upaya Aman dan Efektif Cegah Kanker Serviks" di Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa salah satu penyebab tingginya insiden kanker serviks di Indonesia adalah masih banyaknya pernikahan dini. Pada 2010 Riset Kesehatan Dasar mendata jika pernikahan di bawah usia 19 tahun mencapai hingga 45 persen.

"Kalau vaksinasi dilakukan saat lulus SMA, kita kecolongan. Bila diberikan di usia 10 tahun, anak sudah terlindungi sejak dini," ujar Andrijono.

Menanggapi hal tersebut Dr. Widiastuti dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan bahwa program vaksinasi HPV di Jakarta mulai dilakukan dengan sasaran anak kelas 5 SD dan sudah diterima hampir 92 persen dari 71.000 siswa SD di Jakarta. “Respon masyarakat sangat baik. Cakupan vaksinasi mencapai 92 persen, meski baru pertama kali dimulai,” ucapnya.

Namun sayangnya Widia mengaku, sebagian orangtua masih ada yang ragu dan merasa khawatir dengan vaksin 'gratis' yang diberikan, karena karena anggapan jika vaksin gratis tidak berkualitas, terlebih dengan adanya kasus vaksin palsu yang belum lama merebak.

"Gratis untuk warga, tapi dibeli oleh anggaran dari Kemenkes,” imbuhnya lagi.

Kasubdit Imunisasi Kementrian Kesehatan, Dr. Prima Yosephine mengatakan bahwa vaksin HPV sudah tersedia di Indonesia sejak 10 tahun lalu. “Banyak faktor yang harus dipertimbangkan. Begitu vaksin masuk program, diharapkan tidak putus, terus berkelanjutan,” tegasnya.

Nah, agar program tersebut tidak putus, Prima berharap adanya ketersediaan vaksin yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Kemenkes: Vaksin HPV Tak Sebabkan Menopause Dini

Health | Senin, 28 November 2016 | 16:28 WIB

Waspada, Remaja Putri Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

Waspada, Remaja Putri Paling Rentan Terinfeksi Virus HPV

Health | Rabu, 28 September 2016 | 08:09 WIB

Vaksin Kanker Serviks Lebih Efektif Diberikan saat Remaja

Vaksin Kanker Serviks Lebih Efektif Diberikan saat Remaja

Health | Minggu, 20 Desember 2015 | 13:25 WIB

Vaksin HPV Bisa Mencegah Beberapa Jenis Kanker

Vaksin HPV Bisa Mencegah Beberapa Jenis Kanker

Health | Senin, 16 Februari 2015 | 19:09 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×