Manfaat Menakjubkan Puasa bagi Penderita Kanker

Ririn Indriani

Selasa, 06 Juni 2017 | 07:10 WIB
Manfaat Menakjubkan Puasa bagi Penderita Kanker
Ilustrasi simbol penderita kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Menjadi sebuah dilema, ketika seorang penderita kanker harus menjalani pengobatannya saat Ramadan.

Tak sedikit umat muslim yang sedang menderita kanker berusaha untuk memenuhi kewajibannya dengan ikut puasa Ramadan. Sebenarnya ada banyak manfaat puasa bagi penderita kanker yang menjalaninya.

Namun, apakah puasa tetap boleh dilakukan? Apakah semua pasien kanker boleh berpuasa? Apa saja manfaat puasa yang bisa didapatkan pasien kanker? Berikut ulasan yang dihimpun hellosehat.com.

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, diketahui bahwa penderita kanker yang menjalani puasa memiliki peningkatan dan kemajuan akan berbagai hal.

Penelitian tersebut telah dilakukan pada penderita kanker pankreas, kanker payudara, kanker paru, dan kanker prostat. Bahkan, manfaat puasa juga ditemukan pada penelitian yang dilakukan pada pasien yang mendapatkan metode pengobatan serta jenis obat kemoterapi yang berbeda.

Hampir semua hasil penelitian yang sudah dilakukan menyatakan bahwa manfaat puasa Ramadan yaitu, dapat membantu memperbarui sel-sel stem yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga mereka lebih kuat dalam melawan kanker dan sedikit mengalami efek samping pengobatan. Selain itu, puasa juga diketahui dapat meningkatkan efektivitas dari pengobatan yang dijalani oleh para penderita kanker.

Bolehkah semua penderita kanker berpuasa?
Permasalahan ini masih menimbulkan dilema bagi penderita kanker maupun tim medis yang menanganinya. Meskipun dalam beberapa kasus, penderita kanker mendapatkan manfaat puasa yang dijalani, namun hal tersebut sebenarnya tergantung dengan kondisi kesehatan serta status gizi mereka masing-masing.

Penderita kanker yang sedang mengalami efek samping dari pengobatan atau malah memiliki jenis kanker yang sudah menjalar (metastasis) ke tubuh bagian lain, disarankan untuk tidak melakukan puasa Ramadan. Hal ini berkaitan dengan nutrisi yang harus dipenuhi selama mereka melewati semua proses pengobatan tersebut.

Namun, bila penderita kanker dinyatakan stabil dan tidak sedang mengalami komplikasi apapun, maka mereka masih memungkinkan untuk ikut menjalani ibadah puasa. Tentu saja, hal ini harus di bawah penanganan serta atas anjuran tim medis yang menanganinya.

baca juga

Selain itu, para ahli yang melakukan penelitian-penelitian tersebut menyatakan bahwa puasa Ramadan juga mungkin diperbolehkan bagi pasien kanker dengan stadium lanjut. Puasa Ramadan dapat meningkatkan kualitas spiritual serta hidupnya, sehingga dapat membantu pengobatan paliatif yang dijalaninya. Tetapi, tetap saja hal ini harus didasarkan dari diskusi dengan tim medis yang menangani pasien tersebut..

Apa yang harus diperhatikan saat penderita kanker berpuasa?
Jika penderita kanker kuat menjalani ibadah puasa Ramadan, dan dokter mengizinkannya, banyak hal yang harus diperhatikan terutama terkait pemenuhan nutrisinya. Selama berpuasa, asupan yang masuk ke dalam tubuh pasti berkurang, sementara saat menjalani pengobatan, para penderita kanker mengalami peningkatan kebutuhan nutrisi.

Hal ini harus dirancang dan diatur secara benar dan baik, terkait pemilihan, porsi, serta jadwal makannya. Oleh karena itu, para penderita kanker beserta keluarganya lebih baik untuk mendiskusikan hal tersebut pada dokter serta ahli gizi yang menanganinya, agar puasa yang dilakukan tak menghambat pengobatan yang sedang dijalani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Ciuman yang Seperti Ini Tidak Batalkan Puasa?

Benarkah Ciuman yang Seperti Ini Tidak Batalkan Puasa?

Lifestyle | Senin, 05 Juni 2017 | 19:31 WIB

8 Tips Jitu Agar Tubuh Segar Bugar Seharian Meski Lupa Sahur

8 Tips Jitu Agar Tubuh Segar Bugar Seharian Meski Lupa Sahur

Health | Senin, 05 Juni 2017 | 03:07 WIB

Dikira Ruam Biasa, Perempuan Ini Idap Kanker Payudara Langka

Dikira Ruam Biasa, Perempuan Ini Idap Kanker Payudara Langka

Health | Minggu, 04 Juni 2017 | 18:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB