Suntik Narkoba Dicampur Darah Orang Lebih "Sensasional"

Chaerunnisa, Risna Halidi

Kamis, 22 Juni 2017 | 20:10 WIB
Suntik Narkoba Dicampur Darah Orang Lebih "Sensasional"
Ilustrasi suntik narkoba dicampur darah orang (Shutterstock)

Suara.com - Tren aneh mengonsumsi obat-obatan terlarang kini muncul kembali. Para pecandu mencoba mendapatkan sensasi melayang dengan cara menyuntikkan obat-obatan terlarang dicampur dengan darah orang lain.

Tahun lalu, polisi di Bucks County, Pennsylvania, menangkap seorang laki-laki yang membawa sebotol darah berisi 13 zat berbeda termasuk methamphetamine. Praktek ini sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan penyebaran HIV, hepatitis dan infeksi yang ditularkan melalui darah.

Kasus orang yang menyuntikkan darah orang lain dilaporkan pernah terjadi di New York Times, pada tahun 2010. Selain itu, dalam sebuah artikel melaporkan ada pengguna heroin di beberapa kota di Afrika, seperti Dar es Salaam di Tanzania, yang dengan sengaja menyuntikkan darah kambing mengandung heroin agar mendapatkan sensasi high yang lebih sempurna.

Namun, dalam kasus lelaki yang ditangkap di Bucks County, tahun lalu, dia mengklaim botol yang dibawanya hanya berisi darah manusia dan fentanil atau sejenis obat penghilang rasa sakit yang sangat kuat. Menurut National Institute on Drug Abuse, fentanil serupa dengan morfin tapi Adalah 50 sampai 100 kali lebih manjur.

Dr Laura Labay, ahli toksikologi forensik, menganalisis isi botol tersebut dengan rekannya Dr Charles Catanese, dan mempublikasikan hasilnya dalam sebuah penelitian.

"Itu adalah hal yang aneh. Jika Anda melihat darah utuh di tabung reaksi, itu akan terlihat kental. Ini tampak seperti darah tapi lebih encer," kata Dr Labay kepada Popular Science.

Peneliti menemukan fakta dan bertentangan dengan apa yang lelaki Pennsylvania klaim, botol tersebut berisi 13 zat yang berbeda termasuk etanol, kodein, morfin dan metamfetamin.

Dr Labay dan rekan-rekannya telah memerhatikan bahwa terkadang para pemakai sengaja membiarkan tumpahan darah mereka masuk kembali ke alat suntik dan kemudian memberikannya kepada orang lain untuk mencicipi obat tersebut. Namun, mereka mengatakan, ini adalah pertama kalinya mereka melihat seseorang menyimpannya dengan sengaja.

Para periset masih belum yakin mengapa seseorang ingin menggunakan obat tersebut sebagai narkoba. Bisa jadi hal ini terjadi karena seorang pemakai merasa ingin mengintensifkan pengalaman methamphetamine, atau mungkin karena ia menyukai gagasan menggunakan darah ketika menuntikkan obat-obatan terlarang.

Meski begitu, menyuntikkan darah orang lain ke dalam tubuh dapat menyebabkan beberapa risiko kesehatan yang serius seperti infeksi yang ditularkan melalui darah seperti HIV dan hepatitis. Selain itu, menyuntikkan diri dengan darah yang tidak memiliki golongan darah yang sama juga dapat menyebabkan pembentukan darah dan mengakibatkan kematian. (Dailymail)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GAN: Pemakai Narkoba di Indonesia Tingkat Membahayakan

GAN: Pemakai Narkoba di Indonesia Tingkat Membahayakan

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 02:13 WIB

Makin Sedikit Remaja Konsumsi Alkohol dan Rokok

Makin Sedikit Remaja Konsumsi Alkohol dan Rokok

Lifestyle | Rabu, 17 Desember 2014 | 10:07 WIB

Tampak Cantik, Gadis Tersangka Pengedar Obat Terlarang Ini Bangga

Tampak Cantik, Gadis Tersangka Pengedar Obat Terlarang Ini Bangga

News | Jum'at, 05 Desember 2014 | 10:13 WIB

Terkini

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:59 WIB

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat

Health | Selasa, 02 Juni 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB