Awas! Ini Bahayanya Bila Sering Cabut Bulu Hidung

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 14 Agustus 2017 | 09:45 WIB
Awas! Ini Bahayanya Bila Sering Cabut Bulu Hidung
Ilustrasi mencabut bulu hidung. (Shutterstock)

Suara.com - Bulu hidung yang panjang atau bahkan sampai menyembul keluar dari lubang hidung memang terkadang membuat risih. Terlebih bagi perempuan, punya bulu hidung yang panjang jika dibiarkan terus tentu akan mengganggu penampilan.

Nah, tidak jarang banyak orang justru dengan sengaja mencabut bulu hidungnya agar tidak merasa terganggu lagi. Padahal, tahukah Anda jika ada bahaya yang datang saat mencabut bulu hidung? Lantas, apa sebenarnya fungsi bulu hidung bagi tubuh. Simak ulasan yang dihimpun hellosehat.com.

Fungsi bulu hidung bagi tubuh
Setiap anggota tubuh selalu memiliki fungsi yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia, termasuk bulu hidung. Sebelum mengetahui bahaya mencabut bulu hidung, ada baiknya kita kenali dulu apa fungsi bulu hidung bagi tubuh.

Bulu hidung atau disebut dengan silia adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk memberikan perlindungan ke paru-paru Anda. Saat Anda bernapas, bulu hidung memiliki fungsi sebagai tempat penyaringan partikel-partikel kecil yang masuk ke dalam hidung.

Partikel tersebut dapat berupa bakteri, debu, jamur atau hal lainnya yang bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, bulu hidung juga dibantu oleh lendir untuk memerangkap partikel jahat dan kuman tersebut.

Jika partikel jahat tersebut berhasil masuk ke dalam saluran pernapasan, Anda akan bersin untuk mengeluarkan mereka. Jadi, bisa dibayangkan kalau seandainya Anda tidak memiliki bulu hidung? Selain lebih rentan mengalami infeksi yang terkait saluran pernapasan, sistem kekebalan tubuh Anda pun nantinya juga akan terganggu. Sehingga membuat Anda jadi lebih gampang sakit.

Bahaya mencabut bulu hidung
Bulu halus dalam hidung yang terdiri dari vibrissae dan mikroskopik silia memiliki fungsi sendiri, yaitu menyaring lendir, serta kotoran berbahaya agar tidak masuk ke dalam saluran pernapasan yang dapat menginfeksi paru-paru.
Selain itu, menurut penelitian, ketebalan bulu hidung yang kurang berhubungan dengan peningkatan kejadian asma pada penderita rhinitis musiman.

Perlu diketahui jika area sekitar mulut dan hidung termasuk pada kelompok area rawan atau disebut dengan “danger triangle”. Pasalnya area tersebut berhubungan langsung pada otak.

Di dalam area ini, pembuluh darah balik atau vena akan bercampur darah dari hidung serta darah yang berasal dari otak. Sehingga pada akhirnya membuat bakteri yang berasal dari hidung bisa dengan mudahnya masuk ke otak melalui pembuluh darah balik tersebut.

Jadi, jika Anda sering melakukan kebiasaan mencabut bulu hidung, maka akan meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam otak yang bisa menyebabkan infeksi mematikan seperti meningitis dan abses otak. Meskipun infeksi yang berakibat ke dalam otak jarang terjadi, namun hal ini akan lebih mungkin terjadi terutama bagi orang yang sudah memiliki sistem imun yang rendah.

Tidak hanya menyebabkan infeksi di otak, mencabut bulu hidung juga akan membuat Anda rentan mengalami mimisan karena saat Anda mencabut bulu hidung dengan paksa akan memicu perdarahan di dalam hidung.

Tips menghilangkan bulu hidung dengan aman
Jika Anda ingin menghilangkan bulu hidung yang sudah panjang, ada dua cara yang dianggap paling aman, yaitu:

1. Trimming
Trimming adalah adalah teknik mencukur bulu hidung menggunakan alat khusus. Cara ini bisa menghilangkan bulu hidung yang memanjang beberapa senti sehingga tak tampak keluar. Jangan lupa pastikan jika Anda menggunakan alat cukur yang aman dan bersih dari kuman sebelum digunakan. Cara ini terbilang paling cepat dan efektif mengatasi masalah bulu hidung yang sudah terlalu panjang.
    
2. Gunting cukur
Cara yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Gunting sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai bulu yang tumbuh di badan. Hingga saat ini gunting menjadi cara yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan bulu hidung. Alasannya karena alatnya mudah, murah, dan cenderung praktis. Untuk mengatasi bulu hidung disarankan memakai gunting yang ujungnya tumpul agar tak melukai permukaan bagian dalam hidung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Intip Kepribadian Lewat Bentuk Hidung, yang Manakah Anda?

Intip Kepribadian Lewat Bentuk Hidung, yang Manakah Anda?

Lifestyle | Sabtu, 06 Mei 2017 | 13:11 WIB

Jangan Mendongakkan Kepala saat Mimisan, Lakukan Ini

Jangan Mendongakkan Kepala saat Mimisan, Lakukan Ini

Health | Minggu, 18 September 2016 | 09:01 WIB

Terganggu Oleh Bulu Hidung? Begini Cara Menanganinya

Terganggu Oleh Bulu Hidung? Begini Cara Menanganinya

Lifestyle | Jum'at, 05 Februari 2016 | 10:10 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB