Keheningan Bantu Perkembangan Otak Anak

Dythia Novianty | Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 30 Agustus 2017 | 07:45 WIB
Keheningan Bantu Perkembangan Otak Anak
Hening untuk perkembangan anak. [Shutterstock]

Suara.com - Pakar pengasuhan asal Australia setuju bahwa diam dan keheningan adalah bagian penting dari perkembangan anak yang sehat.

Banyak orangtua menganggap bahwa untuk perkembangannya, anak-anak butuh distimulasi. Namun, mereka tak menyadari justru itu mengganggu anak untuk berkembang.

Sehingga anak butuh ketenangan dan menikmati waktu mereka sendiri yang sangat bermanfaat untuk perkembangan mereka.

Salah satu pakar parenting Dr. Justin Coulson, terus menekankan tentang manfaat keheningan dalam mengasuh anak.

"Salah satu kesalahpahaman paling umum yang dimiliki orang tua adalah bahwa anak-anak membutuhkan stimulasi konstan, karena begitulah cara mereka mengembangkan otak mereka untuk membantu mereka berkembang, sehingga anak menjadi terdepan dan melakukannya dengan baik sepanjang sisa hidup mereka," ungkapnya.

Tapi, ada hal yang perlu orangtua ketahui, lanjut dia, meski memang benar anak membutuhkan rangsangan, kita tidak perlu sibuk melakukan berbagai hal untuk terus menstimulasi sehingga mengganggu mereka.

Dr. Coulson menunjuk, penelitian yang dirilis awal tahun ini dari para ilmuwan di Universitas Duke Amerika. Mereka menemukan, keheningan yang dimiliki anak adalah salah satu rangsangan paling produktif bagi otak.

"Apa yang ilmuwan temukan adalah bahwa keheningan memungkinkan area otak, yang disebut hippocampus, untuk bekerja lebih baik," kata Dr Coulson.

Mengingat, hippocampus adalah tempat ingatan kita tersimpan dan di mana kita bisa memproses emosi kita, sehingga hal ini menjadi sangat penting.

"Keheningan memberikan bagian otak yang sangat penting ini untuk memproses, mengkonsolidasikan dan memperkuat dirinya sendiri," tambahnya.

Dia mengatakan, dua jam keheningan dalam sehari adalah sesuatu yang sangat baik bagi anak.

Centacare Parent Education, Clare Bowyer mengatakan bahwa anak-anak dapat menemukan keheningan dengan cara sederhana.

"Misalnya melihat awan, memancing, melihat langit malam, mengamati burung, atau duduk di rumah pohon atau berada dalam kesendirian adalah cara sederhana yang dapat dilakukan anak-anak," katanya.

Keheningan membuat anak lebih fokus pada pikiran mereka.

Ibu dua anak Giuliana Scala dari Adelaide, mengatakan bahwa dia mencoba memberi anak-anaknya Rio, yang berusia 3 tahun dan Sachi 1 tahun, saat-saat penuh ketenangan dan penuh perhatian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini

Yuk, Jadikan Anak Sebagai Peneliti dengan Cara Ini

Health | Selasa, 21 Februari 2017 | 17:10 WIB

Lakukan Ini Agar Anak Temukan Potensinya

Lakukan Ini Agar Anak Temukan Potensinya

Lifestyle | Jum'at, 15 April 2016 | 09:52 WIB

Manfaat Musik untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Manfaat Musik untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Lifestyle | Selasa, 25 Maret 2014 | 07:54 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB