Perempuan Ini Ngaku Sembuh dari Kanker Gara-gara Minyak Ganja

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Minggu, 10 September 2017 | 19:40 WIB
Perempuan Ini Ngaku Sembuh dari Kanker Gara-gara Minyak Ganja
Ilustrasi simbol penderita kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pasien kanker yang divonis dokter hanya memiliki waktu enam sampai 18 bulan untuk hidup, kini sudah kauh lebih baik dan pulih luar biasa, dengan menggunakan minyak ganja sebagai salah satu pengobatannya.

Perempuan bernama Lynn Cameron dari Blantyre, Skotlandia, didiagnosis menderita tumor otak yang tidak dapat disembuhkan pada bulan Desember 2013.

Dia sudah menjalani beberapa sesi kemoterapi dan radioterapi, serta pemindaian, namun tidak menunjukkan adanya perubahan. Hingga pada akhirnya dia memilih untuk mencoba minyak ganja dengan harapan bisa menyelamatkan hidupnya.

Empat tahun kemudian, perempuan berusia 48 tahun ini mengatakan bahwa minyak ganja yang membantunya bertahan. Sekarang, dia adalah bagian dari kelompok kampanye baru, Medical Cannabis Reform Scotland, yang mendorong untuk reformasi undang-undang yang melarang seputar penggunaan ganja untuk pengobatan.

Setelah diberitahu memiliki kanker otak terminal stadium 4, Cameron pernah mencoba semua pengobatan tradisional, sebelum seorang teman menyarankan untuk menggunakan ganja.

Awalnya dia terlalu takut untuk mencobanya karena yang seperti kita ketahui, ganja adalah barang ilegal. Tapi pada akhirnya memutuskan untuk mencobanya.

"Saya meneliti lebih dalam tentang 'pembunuh kanker' alami dan memutuskan untuk mengikuti diet alkalin dan tidak makan makanan olahan sama sekali. Saya juga memangkas gula sepenuhnya," katanya kepada Daily Record.

"Saya mulai mengonsumsi minyak ganja di bawah lidah saya. Cara itu bisa membuatnya langsung menuju aliran darah. Setiap scan yang saya terima setelah itu menunjukkan perbaikan. Saya diberitahu bahwa kemoterapi dan radioterapi tidak ada bedanya, jadi saya tahu pasti ganja yang melakukannya. Pada MRI keenam, kankernya telah hilang," sambungnya.

Cameron terus menggunakan minyak ganja, meski dokter sempat menentamg hal tersebut, sampai dia tahu bahwa penyakitnnya benar-benar hilang dan semuanya jelas.

baca juga

"Mereka menolaknya. Mereka tidak diajari tentang ganja di sekolah kedokteran, lebih karena alasan politis daripada medis yang saya percaya. Mereka mengatakan kepada saya, 'makan apapun yang Anda suka, minum semua vitamin yang Anda inginkan, itu tidak akan berhasil'," ungkapnya.

Namun, kata dia, seakan mematahkan orang-orang yang mengatakan bahwa kanker ini tidak dapat disembuhkan, setelah scan, kankernya malah dinyatakan hilang.

"The British Medical Journal belum menyelidiki dengan benar tentang ganja. Terserah saya perawatan apa yang saya ambil, dan saya senang saya menelitinya," ujar dia.

Salah satu dari sejumlah pasien yang memberikan laporan anekdot bahwa ganja telah memperbaiki atau menyembuhkan keluhan medis mereka, para ahli terus memperingatkan bahwa tidak ada bukti pasti dampaknya pada kanker pada manusia.

"Kami tahu bahwa cannabinoids dapat memiliki berbagai efek berbeda pada sel kanker yang tumbuh di laboratorium dan tumor hewani," kata Dr. Kat Arney dari Cancer Research UK kepada Daily Mail.

"Tapi saat ini tidak ada bukti bagus dari uji klinis untuk membuktikan bahwa mereka dapat mengobati kanker dengan aman dan efektif," ujar Arney. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Santap "Hot Dog", Awas Diincar Kanker Kolorektal!

Sering Santap "Hot Dog", Awas Diincar Kanker Kolorektal!

Health | Sabtu, 09 September 2017 | 19:58 WIB

Ajaib! Sebuah Pena Mampu Diagnosis Kanker dalam 10 Detik

Ajaib! Sebuah Pena Mampu Diagnosis Kanker dalam 10 Detik

Health | Kamis, 07 September 2017 | 08:46 WIB

Pasang Gigi Palsu di Tukang Gigi, Bisa Kena Migrain Sampai Kanker

Pasang Gigi Palsu di Tukang Gigi, Bisa Kena Migrain Sampai Kanker

Health | Rabu, 06 September 2017 | 15:39 WIB

Paparan Cahaya di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Paparan Cahaya di Malam Hari Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Health | Senin, 04 September 2017 | 11:49 WIB

Ejakulasi Cegah Risiko Kanker Prostat

Ejakulasi Cegah Risiko Kanker Prostat

Health | Minggu, 03 September 2017 | 11:38 WIB

Ditemukan, Mangga Anti Kanker

Ditemukan, Mangga Anti Kanker

Health | Minggu, 03 September 2017 | 07:18 WIB

Ternyata Separuh Lelaki Selama Ini Tidak Tahu Letak Vagina

Ternyata Separuh Lelaki Selama Ini Tidak Tahu Letak Vagina

Lifestyle | Kamis, 31 Agustus 2017 | 21:00 WIB

Pasien Kanker Harus Perbanyak Konsumsi Lemak, Ini Alasannya

Pasien Kanker Harus Perbanyak Konsumsi Lemak, Ini Alasannya

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 18:00 WIB

Konsumsi Gula Berlebih Picu Kanker?

Konsumsi Gula Berlebih Picu Kanker?

Health | Selasa, 29 Agustus 2017 | 16:48 WIB

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Dikira Sakit Gigi, Perempuan Ini Meninggal Idap Kanker Tulang

Health | Senin, 28 Agustus 2017 | 14:11 WIB

Terkini

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

×