Sering Pakai "Hand Sanitizer", Hati-hati Diincar Risiko Ini!

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 09 Oktober 2017 | 05:42 WIB
Sering Pakai "Hand Sanitizer", Hati-hati Diincar Risiko Ini!
Ilustrasi membersihkan tangan dengan hand sanitizer

Suara.com - Hand sanitizer adalah solusi pengganti sabun cuci tangan yang praktis. Anda tidak perlu lagi repot mencuci tangan apabila sudah membawa gel pembersih tangan ini. Namun, apakah memakai hand sanitizer aman?

Perlu Anda ketahui bahwa hand sanitizer mengandung alkohol, seperti ethyl alcohol, yang bekerja sebagai agen antiseptik. Hampir 90 persen produk hand sanitizer di pasaran mengandung ethanol atau ethyl alkohol.

Beberapa produk gel pembersih tangan yang mengklaim bebas alkohol menggantinya dengan komponen antibiotik yang disebut dengan triclosan atau triclocarban. Bahan ini juga terdapat dalam sabun dan juga pasta gigi.

Badan Keamanan Pangan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) melaporkan bahwa triclosan dapat membawa beberapa risiko kesehatan seperti yang akan dibahas di bawah ini. Penelitian lain juga turut meragukan apakah hand sanitizer benar lebih efektif untuk membersihkan tangan daripada cara tradisionalnya, dengan cuci tangan pakai sabun.

Lantas, apa saja risikonya bagi kesehatan yang mungkin terjadi jika Anda keseringan pakai hand sanitizer? Berikut ulasan yang dihimpun Hello Sehat.

1. Kebal antibiotik
Antibiotik efektif untuk melawan bakteri. Tapi kandungan triclosan dalam gel pembersih tangan yang berfungsi sebagai antibakteri ini dipercaya oleh para pakar medis berperan besar membuat bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik.

2. Menurunkan kekebalan tubuh
Keseringan memakai hand sanitizer yang mengandung triklosan atau triclocarban dapat menurunkan kekebalan tubuh Anda terhadap penyakit dengan membunuh bakteri baik dalam tubuh untuk memerangi bakteri jahat. Jika sistem imun melemah, maka tubuh akan lebih mudah terserang infeksi.

Penggunaan bahan-bahan kimia di atas dalam jangka panjang berisiko menyebabkan gangguan pada fungsi otot kerangka dan jantung. Terlebih lagi, dampak dari penggunaan gel pembersih tangan yang mengandung triklosan atau triklokarban memang tidak akan langsung terasa. Biasanya penggunaan rutin dalam jangka waktu tiga sampai lima tahun baru akan mengakibatkan kulit kering dan sensitif.

3. Mengandung bahan kimia berbahaya
Jika Anda mencium hand sanitizer, maka Anda akan merasa bau yang menyengat seperti kimia. Pewangi dari gel pembersih tangan didapat dari senyawa kimia sintetis yang disebut phtalate, cairan tidak berbau sebagai agen pelarut yang baik dan murah untuk parfum.

4. Bisa melarutkan parfum
Faktanya, cairan ini membantu melarutkan minyak wangi yang mahal dalam semprotan parfum, krim mandi, gel, dan lain-lain.

5. Bahaya Phtalates yang terkandung dalam hand sanitizer
Phtalates terkait dengan berbagai gangguan endokrin, toksisitas perkembangan janin dan sistem reproduksi, penurunan motilitas (gerak) dan konsentrasi (jumlah) sperma, serta alergi, asma, hingga kanker. Kandungan phtalate dalam produk kosmetik juga dicurigai dapat menyebabkan diabetes.

Bikin Sendiri Gel Pembersih Tangan dari Bahan Alami
Sebagai pengganti hand sanitizer komersil yang bisa berbahaya bagi tubuh, lebih baik Anda meracik sendiri pembersih tangan buatan rumah dengan menggunakan minyak esensial murni. Misalnya saja minyak daun teh (tea tree oil) yang secara alami bersifat antibakteri, antijamur, dan antivirus sehingga dianggap efektif untuk menggantikan bahan-bahan kimiawi yang terdapat di dalam hand sanitizer.

Minyak esensial dari jeruk dan bunga lavender juga sama-sama memiliki fungsi antiseptik dan antioksidan. Sebagai sumber antioksidan, minyak ini akan meregenerasi sel-sel kulit tangan Anda sehingga tangan pun akan senantiasa lembut dan kenyal. Untuk membantu mencegah pertumbuhan virus atau bakteri dalam tubuh, antioksidan bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

Tapi yang paling disarankan tetaplah mencuci tangan dengan air dan sabun. Kapanpun Anda bisa, cucilah tangan Anda selama kurang lebih 20 detik dengan menggunakan sabun biasa. Hal ini lebih baik dibandingkan dengan menggunakan hand sanitizer. Sabun dapat tetap menjaga bakteri baik pada tubuh Anda yang dapat membantu melawan bakteri jahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahaya Kesehatan Ini Mengintai untuk Anda yang Kerja Shift Malam

Bahaya Kesehatan Ini Mengintai untuk Anda yang Kerja Shift Malam

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 22:21 WIB

Menyimpan Rahasia? Ini Efek Buruknya bagi Kesehatan Anda

Menyimpan Rahasia? Ini Efek Buruknya bagi Kesehatan Anda

Health | Selasa, 03 Oktober 2017 | 09:09 WIB

Postur Tubuh Salah saat Berdiri, Awas Diincar Risiko Ini!

Postur Tubuh Salah saat Berdiri, Awas Diincar Risiko Ini!

Health | Sabtu, 16 September 2017 | 08:58 WIB

Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Tak Sengaja Menelan Permen Karet, Ini yang Terjadi pada Tubuh

Health | Selasa, 12 September 2017 | 08:36 WIB

Keren, 6 Siswa Surabaya 'Sulap' Buah Maja Jadi Pembunuh Kuman

Keren, 6 Siswa Surabaya 'Sulap' Buah Maja Jadi Pembunuh Kuman

Tekno | Sabtu, 11 Juni 2016 | 20:29 WIB

Waspadai Efek Samping "Hand Sanitizer" Berikut Ini

Waspadai Efek Samping "Hand Sanitizer" Berikut Ini

Health | Selasa, 25 Agustus 2015 | 17:00 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB