Sering Berjemur di Pantai, Awas Kanker Ganas Ini Menghantui

Chaerunnisa | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2017 | 08:38 WIB
Sering Berjemur di Pantai, Awas Kanker Ganas Ini Menghantui
Ilustrasi berjemur di pantai. (Foto: shutterstock)

Suara.com - Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki garis pantai yang panjang, mulai dari Sabang sampai Merauke. Itu sebabnya, destinasi wisata yang populer di Indonesia adalah pantai.

Namun, bagi Anda yang doyan berjemur di pantai, pastikan telah menggunakan tabir surya sebelumnya. Pasalnya, paparan sinar ultraviolet dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker kulit yang mematikan.

Menurut Dr. dr. Aida Sofiati, SpKK(K) dari RS Kanker Dharmais, ada beberapa macam sinar ultraviolet (UV), antara lain sinar UV A, B, dan C. Banyak orang menganggap, paparan sinar UV B paling banyak menyebabkan kanker. Namun, kata dr Aida, sinar UV A juga dapat membantu tumbuhnya kanker kulit.

"Sinar UV C sebenarnya yang paling potensial memicu kanker. Tapi tidak pernah disebut-sebut, karena sinar ini terlindungi karena adanya lapisan ozon. Kalau lapisan ini bocor, kanker kulit akan meningkat," ujar Aida dalam temu media di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Lebih lanjut, dia memaparkan, Indonesia merupakan negara tropis dimana musim kemarau lebih panjang dibandingkan musim penghujan. Orang-orang yang bekerja di lingkungan yang terpapar sinar matahari secara langsung seperti petani, dianggap berisiko terkena kanker kulit. Begitu pula dengan mereka yang terpapar matahari dalam dosis tinggi seperti ketika berjemur di pantai saat musim liburan.

"Misalnya, mereka yang pada Sabtu dan Minggu suka ke pantai, berenang, berjemur, berpotensi terkena sinar UV intensitas tinggi," ungkapnya.

Dikatakan Aida, paparan matahari dalam dosis tinggi meski tak setiap hari ini lebih berisiko memicu kanker kulit jenis melanoma yang merupakan kanker kulit terganas. Alasannya, sel kanker melanoma cenderung lebih cepat menyebar ke organ lain dibandingkan jenis kanker kulit lainnya.

"Melanoma ini yang paling ditakuti, kalau masih awal mungkin masih dapat diobati. Masalahnya banyak yang tidak waspada ini melanoma, akhirnya datang pada stadium lanjut saat melanoma potensial mematikan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berapa Banyak Sih, Dosis Sinar Matahari yang Kita Perlukan?

Berapa Banyak Sih, Dosis Sinar Matahari yang Kita Perlukan?

Health | Senin, 13 Maret 2017 | 06:06 WIB

Orang Berkulit Gelap Butuh Waktu Lebih Lama untuk Berjemur

Orang Berkulit Gelap Butuh Waktu Lebih Lama untuk Berjemur

Health | Rabu, 01 Juni 2016 | 12:28 WIB

Studi: Kurang Paparan Sinar Matahari Tingkatkan Risiko Demensia

Studi: Kurang Paparan Sinar Matahari Tingkatkan Risiko Demensia

Health | Senin, 19 Januari 2015 | 21:06 WIB

Pssst, Berjemur di Pagi Hari Bisa Atasi Susah Tidur

Pssst, Berjemur di Pagi Hari Bisa Atasi Susah Tidur

Lifestyle | Jum'at, 05 Desember 2014 | 08:04 WIB

Terkini

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB