Ini Alasan Kasus Bullying Paling Banyak Terjadi pada Remaja

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Jum'at, 03 November 2017 | 11:16 WIB
Ini Alasan Kasus Bullying Paling Banyak Terjadi pada Remaja
Temu media Kampanye Let's Speak Up di Jakarta, Kamis (2/11/2017). [Suara.com/Firsta Nodia]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebutkan, adanya peningkatan kasus bullying di kalangan pelajar Indonesia. Menurut data KPAI, sejak 2011 hingga 2016 KPAI telah menemukan sekitar 253 kasus bullying yang terdiri dari 122 anak menjadi korban dan 131 anak menjadi pelaku.

Data ini tidak jauh berbeda seperti yang diungkapkan Kementrian Sosial. Hingga Juni 2017, Kementrian Sosial sendiri telah menerima laporan 976 kasus, di mana sebanyak 117 kasus adalah terkait bullying.

Disampaikan psikolog anak dan remaja dari EduPsycho Research Institute, Yasinta Indrianti M Psi, fase remaja memang sangat rentan bagi anak untuk menjadi korban bullying atau bahkan pelaku. Alasannya, kata dia, fase remaja merupakan masa pencarjan jati diri. Terkadang, hal ini tak disikapi secara positif sehingga menyebabkan anak menjadi korban atau pelaku bullying.

"Seringkali yang terjadi adalah remaja belum dapat mengidentifikasi hal-hal di sekeliling mereka, sehingga tidak mendapatkan solusinya. Remaja kemudian mencari jalan keluar lain seperti mem-bully dimana korban bisa menjadi pelaku dan pelaku dapat menjadi korban pula," ujar dia pada temu media Kampanye Let's Speak Up di Jakarta, Kamis (2/11/2017).

Dilanjutkan Yasinta, masa remaja merupakan periode penting bagi anak-anak yang beranjak dewasa dalam menentukan dan membangun jati diri. Masa ini banyak diwarnai dengan sikap yang lebih kritis dalam pergaulan sehari-hari atau di keluarga, ketertarikan akan hal-hal tertentu, maupun prestasi di sekolah.

Karena itu, untuk membangun dan memupuk sikap positif dalam fase pencarian jati diri tersebut, Ia mengatakan pentingnya dukungan pola asuh yang baik dari orang tua di lingkungan keluarga, dan juga para guru di sekolah mengingat kasus bully banyak terjadi di lingkungan sekolah.

"Sikap positif para remaja dapat memutus rantai perilaku negatif sehingga secara psikologis dan emosional mereka dapat lebih cemerlang dan berprestasi. Karena itu, harus dipastikan orang tua dan guru dapat menjadi teman dan pelindung yang dapat memberikan solusi dari hal-hal yang mereka hadapi di masa remaja," ujarnya memberi saran.

Melihat semakin meningkatnya kasus bullying khususnya di kalangan remaja, mendorong Yupi menggaungkan kampanye Let's Speak Up! Kampanye yang dimulai sejak September ini mengajak para remaja untuk menunjukkan sikap positif dan mengubah prilaku tidak menyenangkan menjadi prestasi.

"Dengan speak up bisa memberikan efek yang baik, tidak hanya pada anak-anak tapi juga secara psikologis mereka di masa mendatang," ujar Marketing Manager PT Yupi Indo Jelly Gum, Anna Lumintang.

Anna melanjutkan, kampanye ini akan dilaksanakan di berbagai platform, mulai dari sekolah hingga media sosial. Kampanye sekolah akan dilakukan dengan memberikan edukasi melalui video bagaimana para remaja seharusnya menanggapi hal tidak menyenangkan di sekolah.

"Di akhir kampanye yaitu pada Januari 2018, akan digelar Yupi Got Talent sebagai wadah para remaja menunjukkan bakat mereka," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Pelaku Minta Maaf ke Anak yang Di-Bully Mirip Ahok

Keluarga Pelaku Minta Maaf ke Anak yang Di-Bully Mirip Ahok

News | Kamis, 02 November 2017 | 13:18 WIB

Bocah yang Di-Bully Mirip Ahok Memilih Pindah Sekolah

Bocah yang Di-Bully Mirip Ahok Memilih Pindah Sekolah

News | Kamis, 02 November 2017 | 12:21 WIB

KPAI Turun Tangan di Kasus Bully Anak 'Mirip Ahok'

KPAI Turun Tangan di Kasus Bully Anak 'Mirip Ahok'

News | Selasa, 31 Oktober 2017 | 17:57 WIB

Di-Bully, Bocah Laki-laki Vegan Ini Meninggal

Di-Bully, Bocah Laki-laki Vegan Ini Meninggal

Health | Minggu, 01 Oktober 2017 | 10:36 WIB

KPAI Minta 'Demo 299' Tolak Perppu Ormas Tak Libatkan Anak-Anak

KPAI Minta 'Demo 299' Tolak Perppu Ormas Tak Libatkan Anak-Anak

News | Kamis, 28 September 2017 | 21:34 WIB

Terungkap! Alasan Nikahsirri.com ada Tes Keperawanan

Terungkap! Alasan Nikahsirri.com ada Tes Keperawanan

News | Selasa, 26 September 2017 | 14:24 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB