Suhu Penyimpanan Pengaruhi Kualitas Vaksin

Vania Rossa, Firsta Nodia

Kamis, 08 Februari 2018 | 16:48 WIB
Suhu Penyimpanan Pengaruhi Kualitas Vaksin
Vaksin Difteri. (Shutterstock)

Suara.com - Cara pendistribusian dan penyimpanan ternyata sangat memengaruhi kualitas vaksin yang digunakan. Jika keduanya tidak dilakukan dengan benar, pemberian vaksin bisa saja tidak efektif.

Disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr Lucya Agung Susilawati, MARS, pihaknya menerapkan tata pelaksanaan dan tata pengelolaan vaksin untuk imunisasi, mulai dari penyimpanan, pemeliharaan, dan perawatan dari vaksin itu sendiri, dengan menjaga suhu saat melakukan penyimpanan vaksin.

"Karena memang suhu harus dalam kondisi stabil. Artinya pengaturan suhu setiap hari harus dimonitor. Kita lihat grafiknya, karena stabilitas vaksin itu cepat rusak, oleh karena itu harus selalu terkontrol dan terkendali," ujarnya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Kamis (8/2/2018).

Dalam kesempatan yang sama, Bambang Heriyanto, Corporate Secretary Bio Farma menjelaskan bahwa suhu penyimpanan sangat berpengaruh pada kualitas vaksin. Ia mengatakan jika suhu berubah maka kualitas vaksin akan rusak sehingga tidak lagi memberi manfaat.

"Ketika dikirim dari pabrik ke fasilitas pelayanan kesehatan, kita menyimpan vaksin pada cool box yang suhunya disesuaikan untuk menjaga kualitas vaksin. Karena kalau vaksin rusak akibat suhu penyimpanan berubah. maka vakin akan kehilangan khasiatnya, meski bukan berarti menjadi beracun," tandas Bambang.

Lucy menambahkan, sejak awal 2018, cakupan imunisasi Kota Cirebon telah mencapai 95 persen. Untuk
kasus difteri sendiri, pada 2018 ini hanya ada satu kasus Difteri yang ditemukan di kota Cirebon. Namun, Kota Cirebon tidak termasuk daerah yang diberlakukan Outbreak System Immunization (ORI).

"Karena Kota Cirebon tahun 2017 tidak ada kasus, dan baru ada satu kasus di akhir September. Tahun 2018 juga ada satu kasus. Tapi kita tidak termasuk ORI. Kalau ORI itu kan KLB yang awalnya tidak ada, kemudian menjadi ada dan terjadi peningkatan," tambah dia.

Ke depannya, Lucy berharap kasus difteri tidak lagi ditemukan di kota Cirebon. Sebagai langkah pencegahan, maka Kota Cirebon selalu melakukan program pemberian vaksin atau imunisasi secara rutin.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cegah Flu di Musim Hujan dengan Vaksin Influenza

Cegah Flu di Musim Hujan dengan Vaksin Influenza

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 11:45 WIB

Kata Siapa Suntik Vaksin Itu Sakit?

Kata Siapa Suntik Vaksin Itu Sakit?

Health | Kamis, 08 Februari 2018 | 10:12 WIB

Tolak Imunisasi, Orangtua Antivaksin Bisa Dipidana

Tolak Imunisasi, Orangtua Antivaksin Bisa Dipidana

Health | Rabu, 07 Februari 2018 | 21:17 WIB

Terkini

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

Botok Aktivis Pati Balas Bamus Betawi: Urusan Kami dengan Pejabat Ruwet, Bukan Warga Jakarta

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq Punya Tanah dan Bangunan Rp2,5 Miliar!

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Mekaar InspirAksi, Kolaborasi Nasabah dan Karyawan PNM Perluas Dampak Pemberdayaan

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Sering Dianggap Sama, Ini 5 Perbedaan Freckles Alami vs Sunspots Flek Penuaan

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:18 WIB

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Sindir Pramono? Maruarar Tanya Lokasi Rumah Kumuh di Jakarta, Mau Diperbaiki Prabowo

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda

Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:14 WIB

KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing

KPK Panggil Stafsus Menhut Andi Saiful Haq, Usut Misteri Amplop Bupati Kuansing

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!

Serum Dulu atau Moisturizer? Biar Nggak Sia-sia, Ini Urutan Skincare yang Benar!

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Be Wise: Bagaimana Membaca Menjadi Aplikator Sosial untuk Membaca Karakter Manusia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:06 WIB

Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit

Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit

Lampung | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:06 WIB

×