Mata Buram Sebelah, Pertanda Apa?

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 13 Maret 2018 | 22:00 WIB
Mata Buram Sebelah, Pertanda Apa?
Ilustrasi mata, mata sehat, perawatan sekitar mata. (Shutterstock)

Suara.com - Mata buram menandakan Anda memiliki masalah ketajaman penglihatan, seperti mata minus, plus, atau silinder. Masalah ini biasanya bisa diperbaiki dengan pemakaian kacamata atau lensa kontak. Tapi, bagaimana kalau kondisi buram hanya terjadi pada sebelah mata saja?

Kondisi mata buram sebelah dikenal dengan nama central serous chorioretinopathy (CSCR) yang biasanya menandakan adanya masalah kesehatan serius yang mendasarinya.

Gangguan CSCR biasanya diakibatkan adanya kebocoran cairan dari lapisan jaringan di bawah retina, disebut koroid, yang kemudian merembes dan menumpuk di lapisan retina.

Selain membuat mata buram sebelah, gejala lain CSCR adalah:

• Area berwarna hitam tepat di pusat penglihatan
• Garis lurus yang menjadi terlihat bengkok, bergelombang
• Benda menjadi terlihat lebih kecil dari ukuran asli
• Benda menjadi terlihat lebih jauh dari jarak sebenarnya
• Benda yang berwarna putih menjadi terlihat kekuningan

Mata buram sebelah akibat CSCR ini terbagi dalam dua jenis, yaitu akut dan kronis. CSCR akut lebih sering menyerang laki-laki usia pertengahan (20–50 tahun), bersifat sementara dan mendadak. CSCR akut biasanya dapat sembuh sendiri ketika cairan tersebut pada akhirnya terserap kembali dalam waktu 2–6 bulan. CSCR akut yang terjadi berulang kali bisa berkembang menjadi CSCR kronis dengan gejala gangguan penglihatan yang lebih jelas terasa.

Pada fase kronis, penumpukan cairan bertahan lebih dari 6 bulan dan tidak dapat diserap kembali tanpa diberikan pengobatan. Selain buram sebelah, sisi mata yang terpengaruh oleh CSCR juga dapat kehilangan penglihatan seluruhnya (buta sebelah) apabila penumpukan cairan terletak di daerah mata yang mengandung banyak sel batang dan kerucut.

Penyebab CSCR yang pasti belum diketahui, tapi ada beberapa hal yang diduga ikut andil sebagai penyebabnya:

• Genetik alias kelainan mata bawaan
• Tekanan darah tinggi (hipertensi) dapat meningkatkan risiko mata buram sebelah hingga 2,2 kali lipat
• Penggunaan kortikosteroid seperti dexamethasone, methylprednisolone, dll
• Gangguan tidur meningkatkan risiko CSCR hingga 22%

Pengobatan mata buram sebelah tergantung dari fase CSCR mana yang Anda derita. Pada fase akut, CSCR bisa sembuh sendiri seiring waktu hingga cairan diserap kembali oleh tubuh, sementara fase kronis dapat ditangani dengan fotokoagulasi laser, suntikan anti-VEGF (bevacizumab), hingga obat minum (acetazolamide, aspirin, spironolakton).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penglihatan Buram Usai Mengelas, Berbahayakah?

Penglihatan Buram Usai Mengelas, Berbahayakah?

Health | Selasa, 13 Maret 2018 | 17:30 WIB

Mata Bayi Kena Parfum, Berbahayakah?

Mata Bayi Kena Parfum, Berbahayakah?

Health | Senin, 20 November 2017 | 14:10 WIB

Anak Alami Kebutaan Permanen, Ini Dampaknya bagi Negara

Anak Alami Kebutaan Permanen, Ini Dampaknya bagi Negara

Health | Jum'at, 17 November 2017 | 17:13 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB