Penderita Ginjal Kronis Berusia Semakin Muda

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Rabu, 11 April 2018 | 08:28 WIB
Penderita Ginjal Kronis Berusia Semakin Muda
Ilustrasi nyeri pinggang atau pinggul. (Shutterstock)

Suara.com - Penderita ginjal kronis dari tahun ke tahun kian mengalami peniningkatan, begitu pula jumlah pasien yang menjalani hemodialisis, salah satu cara untuk mengganti fungsi ginjal yang rusak akibat penyakit ginjal kronis.

Pada 2016, pasien baru hemodialisis bahkan mencapai 25.446 pasien dan pasien aktif 52.835, atau mengalami peningkatan dari tahun 2015 yakni pasien baru 21.050 dan pasien aktif 30.554.

Sementara untuk proporsinya, Dr. Puteri Wahyuni, SpPD, KGH mengatakan bahwa pasien terbanyak masih pada kategori usia 45-64 tahun yang mencapai angka 58,58 persen pada tahun 2016. Namun uniknya, dia mengungkap, kontribusi pasien berusia di bawah 25 tahun pun terbilang tidak sedikit, sehingga perlu mendapat perhatian.

"Perlu diperhatikan pasien yang berusia kurang dari 25 tahun melakukan hemodialisa ini memberikan kontribusi sebesar 2,79 persen, hal ini menunjukkan sudah saatnya memberi perhatian pada kelompok usia muda untuk mulai memerhatikan kesehatan ginjal," kata dia dalam edukasi pelayanan Hemodialisis dalam perayaaan HUT ke-36 RS Tebet di RS Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (10/4/2018).

Sayangnya, lanjut dia, penyakit ginjal kronik pada remaja belum ada data yang pasti. Umumnya penyakit ginjal kronis pada remaja disebabkan oleh autoimun seperti glomerulonefritis primer atau penyakit lupus. Sedangkan pada usia 45-64 tahun lebih banyak disebabkan diabetes melitus, hipertensi, atau obstruksi akibat keganasan atau batu, dan lainnya.

Dikatakan, ini merupakan kelainan pada struktur dan fungsi ginjal yang telah berlangsung lebih dari 3 bulan. Penyakit ginjal kromis terdiri dari 5 stadium, dan pada stadium 4, Dr. Puteri mengungkap, pasien sudah perlu dirujuk ke ahli ginjal.

"Status nutrisi, pengaturan cairan, obat-obatan, pantauan metabolik dan infeksi, akses HD dengan kontrol teratur. Tujuan utama HD adalah meningkatnya kualitas hidup pasien HD,” ujar Dr. Puteri.

Kondisi inilah yang mendorong RS Tebet untuk memberikan layanan yang semakin luas dan lebih baik dengan menghadirkan Unit Dialisis bertaraf internasional.

“Unit baru ini ada di Lantai 3, tersedia delapan unit mesin HD, satu dokter spesialis penyakit dalam, konsultan ginjal hipertensi, satu dokter pelaksana terlatih bersertifikat HD, tiga perawat terlatih dan bersertifikat HD. Unit ini diresmikan pada 5 April 2018 lalu,” tutup Dr. Puteri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Operasi Penurunan Berat Badan Bisa Kurangi Risiko Penyakit Ginjal

Operasi Penurunan Berat Badan Bisa Kurangi Risiko Penyakit Ginjal

Health | Minggu, 25 Maret 2018 | 23:34 WIB

Istri Lebih Mungkin Sumbang Ginjalnya untuk Pasangan

Istri Lebih Mungkin Sumbang Ginjalnya untuk Pasangan

Health | Kamis, 08 Maret 2018 | 20:45 WIB

Waduh, Perempuan Ternyata Lebih Rentan Terkena Penyakit Ginjal

Waduh, Perempuan Ternyata Lebih Rentan Terkena Penyakit Ginjal

Health | Rabu, 07 Maret 2018 | 15:00 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×