Yuk, Jadikan Anak Indonesia Genius Dengan Cara Ini

RR Ukirsari Manggalani | Firsta Nodia | Suara.com

Selasa, 24 Juli 2018 | 22:15 WIB
Yuk, Jadikan Anak Indonesia Genius Dengan Cara Ini
Ilustrasi ibu dan bayi [Shutterstock].

Suara.com - Hari Anak Nasional 2018 (23/07) mengambil tema Anak Indonesia, Anak Genius. Di sini, makna genius bukan merujuk kepada tingkat kecerdasan tertentu, namun akronim dari Gesit, Empati, beraNi, Unggul, Sehat.

Dari sisi kesehatan, dr Eni Gustina MPH, Direktur Kesehatan Keluarga Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa stunting masih menjadi potret permasalahan yang dialami anak-anak Indonesia. Hal ini terjadi tidak hanya ketika anak lahir namun sejak berada dalam kandungan.

"Bagaimana pun, ketika memasuki fase kehamilan hingga persalinan, calon ibu dituntut untuk memperhatikan asupan gizi serta nutrisi untuk buah hati tercinta. Dengan harapan, kondisi ini dapat menekan angka kematian ibu dan memastikan anak lahir dalam kondisi sehat," ujar dr Eni Gustina dalam temu media Peringatan Hari Anak Nasional di Kementerian Kesehatan, Selasa (24/07/2018).

Hal yang sama disampaikan Dr dr Soedjatmiko, SpA(K), MSi, pakar tumbuh kembang anak. Lelaki yang juga menjabat sebagai Guru Besar Kesehatan Anak FKUI ini mengatakan, untuk membuat anak  "Genius" maka persoalan anak stunting dan gizi buruk harus lebih dahulu dicegah.

Ia menyebutkan bahwa 20 persen bayi lahir di Indonesia pendek, atau tingginya kurang dari 48 cm dan 10 persen bayi lahir berat dengan badan kurang dari 2,5 kg.

"Kalau anak lahir dalam kondisi ini dan 1.000 hari pertama kehidupan selanjutnya tetap begini, maka anak jadi tetap stunting atau pendek, kurang gizi kronis, sering sakit dan sulit untuk menjadi anak "Genius"," tambah dia.

Ia menambahkan, kalau saat balita tubuhnya pendek, maka saat remaja tinggi anak itu juga cenderung pendek. Maka pada usia lanjut akan berisiko pula mengidap penyakit metabolik, jantung, obesitas, diabetes, hipertensi.

"Remaja pendek akan memiliki masalah bila menikah di saat remaja.  BIla selagi remaja sudah hamil maka janinnya berisiko kurang gizi, kurang iodium, anemia dan pendidikan rendah. Kalau siklus ini tidak dihentikan, maka 30 persen generasi kita akan jelek," imbuhnya kemudian. 

Oleh sebab itu dari sisi kesehatan, dr Soedjatmiko mengatakan bahwa ibu hamil, bayi baru lahir, dan anak hingga usia dua tahun harus menjadi prioritas. Untuk bumil atau ibu hamil, ia menganjurkan agar memenuhi kebutuhan gizi yang cukup. Ini demi memastikan buah hatinya di dalam kandungan tumbuh sehat, serta rajin memeriksakan diri ke dokter.

"Ketika anak sudah lahir, beri makanan gizi seimbang dan cukup seperti ASI, MPASI, sarapan pagi, makan siang, makan malam. Jaga kebersihan makanan, minuman dan imunisasi. Beri stimulasi dan kasih sayang setiap hari. Pantau pertumbuhan anak dengan kurva pertumbuhan dan perkembangan dengan buku KIA," tandas dr Soedjatmiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jepang Jalin Kerjasama Medis Untuk Medical Tourism

Jepang Jalin Kerjasama Medis Untuk Medical Tourism

Health | Selasa, 24 Juli 2018 | 20:30 WIB

Ingin Santap Keju? Jangan Takut, Bebas Bahaya

Ingin Santap Keju? Jangan Takut, Bebas Bahaya

Health | Selasa, 24 Juli 2018 | 19:15 WIB

Ancaman Serius Peringatan Hari Anak Nasional : Kecanduan Game

Ancaman Serius Peringatan Hari Anak Nasional : Kecanduan Game

Health | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:00 WIB

Unik : Bisakah Hamil Lagi di Tengah Kehamilan Yang Lain?

Unik : Bisakah Hamil Lagi di Tengah Kehamilan Yang Lain?

Health | Selasa, 24 Juli 2018 | 05:30 WIB

Terkini

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB