Perempuan Berkondisi Begini, Berisiko Punya Bayi Autis

RR Ukirsari Manggalani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 06 Agustus 2018 | 13:30 WIB
Perempuan Berkondisi Begini, Berisiko Punya Bayi Autis
Ilustrasi anak autisme [Shutterstock].

Suara.com - Sebuah penelitian terkini menemukan relasi antara kondisi sindrom ovarium polikistik (PCOS) yang dialami kaum hawa dengan risiko melahirkan bayi penyandang autisme. Studi ini dilakukan Cambridge University, dan dipublikasikan dalam jurnal Translational Psychiatry pada awal bulan ini.

PCOS sendiri merupakan suatu kondisi yang menciptakan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh perempuan, sehingga ia memproduksi kadar hormon testosteron lelaki yang berlebihan.

Dalam studi ini, peneliti menemukan bahwa anak-anak dengan autisme mengalami peningkatan kadar hormon seks steroid sebelum mereka lahir. Peneliti meyakini bahwa perkembangan otak anak dipengaruhi oleh paparan androgen di awal kehidupan. Hal ini, pada gilirannya dianggap sebagai hasil dari ibu yang mengalami peningkatan kadar testosteron akibat kondisi PCOS.

“Penelitian ini membantu kami memahami efek testosteron pada otak janin yang sedang berkembang,” ujar Profesor Simon Baron-Cohen, Direktur Pusat Penelitian Autisme, yang mengawasi penelitian itu.

Untuk mendapat temuan ini, peneliti menggunakan data kesehatan dari National Health Service (NHS) yang melibatkan 8.600 perempuan dengan PCOS, dan anak sulung mereka. Data lebih dari 41.100 perempuan tanpa PCOS digunakan untuk perbandingan, sementara faktor-faktor seperti kesehatan mental ibu dan komplikasi kehamilan juga diperhitungkan.

"Temuan kami menunjukkan bahwa perempuan dengan PCOS berisiko 2,3 persen lebih tinggi memiliki anak autis dibandingkan dengan ibu tanpa PCOS yang memiliki risiko 1,7 persen," ujar peneliti.

Untuk memperkuat temuan, peneliti melakukan dua penelitian lanjutan. Hasilnya perempuan dengan autisme ditemukan berisiko tinggi mengalami PCOS, sementara perempuan dengan kondisi PCOS juga lebih mungkin memiliki anak berkondisi autisme.

Meskipun secara statistik signifikan, dia memastikan kemungkinan pasien PCOS melahirkan anak dengan autisme masih sangat kecil. Dengan kata lain, Dr. Carrie Allison mengatakan kebanyakan perempuan dengan PCOS belum tentu memiliki anak autis, tetapi segala kemungkinannnya tetap ada.

"Kami perlu memikirkan langkah-langkah praktis yang bisa diterapkan untuk menangani perempuan dengan PCOS saat mereka menjalani kehamilan mereka," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda Stres karena Baby Blues dengan Depresi Pascamelahirkan

Beda Stres karena Baby Blues dengan Depresi Pascamelahirkan

Health | Senin, 06 Agustus 2018 | 08:00 WIB

ASI Tak Keluar, Jangan Buru-buru Kasih Bayi Susu Formula

ASI Tak Keluar, Jangan Buru-buru Kasih Bayi Susu Formula

Health | Sabtu, 04 Agustus 2018 | 16:44 WIB

Ingin Kulit Bersinar? Psst ... Begini Rahasia Kuno dari Jepang

Ingin Kulit Bersinar? Psst ... Begini Rahasia Kuno dari Jepang

Health | Selasa, 31 Juli 2018 | 21:00 WIB

Begini, Empat Syarat Mengolah Kentang Agar Lebih Hits

Begini, Empat Syarat Mengolah Kentang Agar Lebih Hits

Lifestyle | Selasa, 31 Juli 2018 | 18:15 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB