Mengenal Ginekomastia, Payudara Pria yang Membesar seperti Wanita

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 10 September 2018 | 13:13 WIB
Mengenal Ginekomastia, Payudara Pria yang Membesar seperti Wanita
Payudara besar pada lelaki [shutterstock]

Suara.com - Memiliki tubuh atletis pastinya jadi kebanggaan bagi sebagian pria. Namun saat bercermin, beberapa pria menyadari ada satu hal yang aneh, yakni bentuk payudara yang tampak besar layaknya wanita. Inilah yang disebut Ginekomastia.

Terlihat sepele memang dan hanya soal tampilan, tidak menimbulkan sakit dan berbahaya, tapi hal inilah yang membuat rasa percaya diri pria menurun. Peningkatan atau pembengkakan pada jaringan payudara ini umum terjadi, tapi ilmuwan belum bisa memastikan berapa banyak pria yang mengalami.

Lantas, apa yang terjadi sebenarnya?

Dikutip dari mayoclinic, yang terjadi jika payudara laki-laki membesar adalah Ginekomastia. Yaitu, pembengkakan pada jaringan payudara bayi laki-laki atau laki-laki, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon esterogen dan testosteron. Bayi yang baru lahir, anak laki-laki memasuki masa puber dan orang tua sering mengalami ginekomastia sebagai akibat dari perubahan kadar hormon.

Umumnya, ginekomastia bukan masalah serius, tetapi bisa jadi sulit untuk diatasi. Reaksi yang dirasakan laki-laki atau anak laki-laki dengan ginekomastia kadang-kadang merasakan nyeri di dada mereka dan mungkin merasa malu. Tanda dan gejala ginekomastia meliputi, jaringan kelenjar payudara bengkak dan sakit di bagian payudara.

Ginekomastia sendiri pada dasarnya tidak begitu berbahaya secara medis, sebab jika terjadi pada anak laki-laki, ginekomastia bisa hilang sendiri saat mereka remaja dan beranjak dewasa. Hanya saja ini menyebabkan masalah psikologis, sepeti munculnya rasa malu terhadap individu yang mengalami.

Pengobatan ginekomastia tergantung dari penyebabnya. biasanya banyak terjadi pada penderita obesitas. Solusi untuk mengatasinya adalah dengan menurunkan berat badan dan ada sejumlah prosedur estetika untuk menghilangkannya.

Beberapa penderita memilih terapi untuk mengurangi pembengkakan payudara. Seperti dengan melakukan terapi hormon yang memblokir hormon perempuan atau operasi pengurangan payudara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Payudara Kencang ? Yuk, Lakukan 6 Jenis Olahraga Ini!

Ingin Payudara Kencang ? Yuk, Lakukan 6 Jenis Olahraga Ini!

Health | Kamis, 30 Agustus 2018 | 08:39 WIB

Catat Ladies, Pria Berzodiak Ini Suka Wanita yang Lebih Dewasa!

Catat Ladies, Pria Berzodiak Ini Suka Wanita yang Lebih Dewasa!

Lifestyle | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Terkini

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

×