Terbukti : Puasa Mampu Memperpanjang Usia

RR Ukirsari Manggalani, Firsta Nodia

Jum'at, 14 September 2018 | 16:15 WIB
Terbukti : Puasa Mampu Memperpanjang Usia
Ilustrasi buka puasa bersama [Shutterstock].

Suara.com - Puasa atau berhenti makan dan minum selama beberapa jam memang diketahui bermanfaat bagi kesehatan. Sebuah hasil penelitian terkini pun kembali menegaskan manfaat puasa yang ternyata mampu memperpanjang usia.

Ya, penelitian yang dilakukan terhadap tikus di laboratorium ini menemukan bahwa tikus yang diberi diet rendah kalori dan puasa selama beberapa jam lebih sehat, dan memiliki kadar glukosa dalam darah yang normal dibandingkan tikus yang diberi diet tinggu kalori dan lemak.

Untuk menemukan manfaat puasa bagi kesehatan ini, para peneliti membagi 292 tikus jantan menjadi dua kelompok. Para tikus ini diberi diet rendah gula dan lemak yang dimurnikan, namun tinggi protein. Tikus itu kemudian dibagi lagi menjadi tiga kelompok sesuai dengan waktu makan.

Kelompok pertama bisa makan kapan pun mereka mau. Kelompok kedua diberi 30 persen lebih sedikit kalori per hari daripada yang pertama dan hanya diberikan dalam rentang 18 jam setelah waktu makan pertama, sementara kelompok ketiga diberi makanan tunggal yang bisa dikonsumsi sepanjang waktu.

Para peneliti mengukur kesehatan dan rentang hidup dengan mencatat kapan tikus mati secara alami, dan memeriksa status kesehatan tubuh mereka setelah kematian.

Tikus kelompok kedua yang telah membatasi kalori dan menjalani waktu makan tertentu memiliki kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, hidup lebih lama, dan tidak memiliki tanda-tanda kerusakan terkait usia organ internal mereka. Selain itu tikus pada kelompok kedua juga memiliki kadar glukosa dan insulin puasa yang lebih baik.

Dr. Rafael de Cabo, peneliti utama di National Institute on Aging (NIA) di National Institutes of Health, mengatakan bahwa selama ini kita tahu bahwa mengurangi asupan kalori bisa memperpanjang hidup mereka, melestarikan fungsi dan kesehatan mereka.

Namun studi ini mengungkap bahwa bukan hanya pembatasan kalori yang penting, pembatasan waktu makan juga dapat berefek positif bagi kesehatan.

"Kami tahu efek menguntungkan dari berpuasa pada kesehatan untuk sementara waktu, tetapi ini adalah studi pertama yang menunjukkan bahwa waktu puasa setiap hari dapat memperpanjang umur dari subjek penelitian kami yakni tikus," ujar Rafael de Cabo.

baca juga

Alasan yang mendasari puasa dapat memperpanjang usia makhluk hidup adalah puasa memungkinkan perbaikan sel-sel tubuh karena istirahat dari proses mencerna makanan. Peneliti pun tertarik untuk melakukan studi lanjutan untuk mengukur efek puasa pada manusia.

James Catterson dari Institute of Healthy Aging di University College London, Inggris yang tidak terlibat dalam penelitian ini mengatakan, temuan ini menegaskan bahwa komposisi diet tampaknya tidak memengaruhi efek menguntungkan dari puasa. Ini mungkin menjadi kabar baik bagi manusia yang menjalani diet puasa yang juga menjadi bagian dari ajaran salah satu agama.

"Meskipun hasilnya menarik, percobaan pada manusia belum dilakukan. Tapi temuan ini jelas menambah bukti bahwa pengaturan waktu makan atau frekuensi makan sama pentingnya dengan kandungan makanan yang dikonsumsi," tambah James Catterson.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Mengonsumsi Buah

Waktu Terbaik dan Terburuk untuk Mengonsumsi Buah

Health | Jum'at, 14 September 2018 | 11:05 WIB

Survei : 25 Persen Perempuan 30-an Cek Ponsel 200 Kali Sehari

Survei : 25 Persen Perempuan 30-an Cek Ponsel 200 Kali Sehari

Health | Rabu, 12 September 2018 | 11:00 WIB

Konsumsi Keju Setiap Hari Cegah Penyakit Jantung

Konsumsi Keju Setiap Hari Cegah Penyakit Jantung

Health | Rabu, 12 September 2018 | 09:15 WIB

Gaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Bisa Anda Tiru

Gaya Hidup Sehat Orang Jepang yang Bisa Anda Tiru

Health | Sabtu, 08 September 2018 | 19:30 WIB

Ini 6 Bahaya Berciuman dengan Seorang Perokok

Ini 6 Bahaya Berciuman dengan Seorang Perokok

Health | Kamis, 06 September 2018 | 15:00 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB