Makan Daging Merah Bisa Memicu Kanker? Ini Kata Dokter

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Sabtu, 15 September 2018 | 19:45 WIB
Makan Daging Merah Bisa Memicu Kanker? Ini Kata Dokter
Makan daging merah berlebihan memang bisa meningkatkan risiko kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Meski ada banyak faktor yang memicu pertumbuhan sel kanker, gaya hidup tak sehat seperti terlalu sering makan daging merah diyakini bisa memicu kanker.

Dr. Ronald. A. Hukom, MHSc, Sp.PD, KHOM, FINASIM dari Perhimpunan Hematologi dan Onkologi Medik Penyakit Dalam Indonesia (Perhompedin) tak menampik bahwa ada beberapa studi yang mengaitkan efek kanker dari konsumsi daging merah terutama kanker usus besar. Namun, kata dia, sebenarnya tergantung dari seberapa banyak daging merah yang disantap.

"Kalau hanya makan 50 gram setiap hari mungkin nggak apa-apa. Tapi kalau makan steak setiap hari 200 gram bisa saja meningkatkan risiko kanker," ujarnya di acara Peringatan Hari Peduli Limfoma Sedunia bersama Ferron Par Pharmaceuticals dan Cancer Information and Support Center (CISC) Indonesia, di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

Lalu apakah penderita kanker harus menghindari konsumsi daging merah? Dokter Ronald mengatakan boleh menyantap daging merah asalkan tidak berlebihan.

Ini dikarenakan penderita kanker, kata dia, harus tetap menenuhi sumber protein yang salah satunya berasal dari daging merah.

"Protein terbaik itu ada di daging. Kemudian daging juga sumber zat besi, zinc, mineral yang dibutuhkan untuk metabolisme normal," tambah Ronald.

Inilah yang menjadi alasan mengapa ia tak pernah melarang pasiennya mengonsumsi daging merah. Namun Ronald menyarankan agar daging yang dipilih adalah daging segar, bukan hasil olahan yang terdapat dalam sosis maupun hotdog.

"Hindari sebisa mungkin sosis, hotdog atau daging yang diproses. Kalau daging merah segar makan dalam jumlah cukup tidak akan meningkatkan risiko kanker, kok," terangnya menjawab anggapan banyak orang yang takut makan daging merah, karena dinilai bisa memicu kanker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia

Kabar Gembira! Obat Kanker Limfoma Kini Diproduksi di Indonesia

Health | Sabtu, 15 September 2018 | 14:12 WIB

Akhirnya Vaksin untuk Cegah Jenis Kanker Ini Ditemukan

Akhirnya Vaksin untuk Cegah Jenis Kanker Ini Ditemukan

Health | Kamis, 13 September 2018 | 13:39 WIB

Studi : 2030 Banyak Orang Mulai Berhenti Makan Daging

Studi : 2030 Banyak Orang Mulai Berhenti Makan Daging

Health | Rabu, 12 September 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB