Bahaya Sinar UVA Bagi Kesehatan Mata, Bisa Sebabkan Katarak

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Kamis, 20 September 2018 | 08:00 WIB
Bahaya Sinar UVA Bagi Kesehatan Mata, Bisa Sebabkan Katarak
Jaga kesehatan mata dari bahaya sinar UVA. (Shutterstock)

Suara.com - Sinar ultraviolet A (sinar UVA), tidak hanya berbahaya bagi kulit tetapi juga mata, dokter mata mengungkap bahwa paparan sinar UVA ke mata bisa menyebabkan katarak.

Menurut dokter spesialis mata dari RS Cipto Mangunkusumo, dr. Astrianda N. Suryono, SpM(K), sekitar 11,3 persen dari total 225 juta orang Indonesia menderita katarak dengan 1,9 persen di antaranya mengalami kebutaan.

Katarak pada umumnya terjadi karena proses penuaan atau degenerasi. Tetapi salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan katarak terjadi lebih cepat adalah paparan radiasi sinar UVA.

"Sinar UV berdampak kerusakan biologis termasuk pada organ mata. Terutama sinar UVA yang lolos atmosfer dan berbahaya. Radiasi dapat menyebabkan kanker atau keganasan, dan itu yang paling seram," ujar Astrianda saat acara peluncuran produk Zeiss UVProtect Clear Lense di Jakarta, baru-baru ini.

Kata Astriananda, beberapa dampak negatif lainnya akibat paparan sinar UVA berlebihan pada mata adalah membuat kulit sekitar mata lebih cepat mengkerut, masalah selaput lendir, dan photokeratitis.

"Hal yang bahaya lain dan cukup banyak adalah di bagian kornea atau dinding paling depan pada bola mata. Dinding harusnya jernih tapi pada orang yang terekposur ultarviolet hebat bisa terjadi photokeratitis. Ini kondisi yang akan menyusahkan karena penglihatan terganggu karena ada kekeruhan, jadi cahaya masuk tidak akan maksimal dan pandangan akan terlihat kabur, silau," tandasnya lagi.

Maka dari itu, Ia menganjurkan masyarakat Indonesia yang sering beraktivitas di luar lapangan untuk menggunakan kacamata berfilter, lensa kontak oftalmik atau kaca mata hitam. Saran lainnya adalah menggunakan tabir surya SPF di atas 15, menggunakan topi dengan tepian yang lebar dan mencegah ekposur sinar matahari langsung dari pukul 10 pagi sampai 2 siang.

"Selain itu, ada atau tidak ada keluhan pada mata, selalu melakukan pengecekan mata secara rutin. Sebaiknya periksa mata setiap satu sampai dua tahun sekali," tutupnya.

Nah, itulah pesan dokter mata untuk menjaga kesehatan mata dari bahaya sinar UVA yang bisa menyebabkan katarak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengguna Soft Lens Wajib Ketahui Hal Ini

Pengguna Soft Lens Wajib Ketahui Hal Ini

Health | Kamis, 13 September 2018 | 07:55 WIB

Mata Lelah Akibat Menatap Komputer, Atasi dengan 4 Tips Ini

Mata Lelah Akibat Menatap Komputer, Atasi dengan 4 Tips Ini

Health | Minggu, 09 September 2018 | 08:01 WIB

Bulu Mata Rontok di Usia 30 Tahun, Ini Penjelasan Pakar

Bulu Mata Rontok di Usia 30 Tahun, Ini Penjelasan Pakar

Lifestyle | Jum'at, 07 September 2018 | 06:00 WIB

Waspada, Penyakit Sifilis Kini Bisa Menyerang Bola Mata !

Waspada, Penyakit Sifilis Kini Bisa Menyerang Bola Mata !

Health | Selasa, 04 September 2018 | 20:00 WIB

BPJS Batasi Kuota Operasi Katarak, Perdami Buka Suara

BPJS Batasi Kuota Operasi Katarak, Perdami Buka Suara

Health | Kamis, 02 Agustus 2018 | 16:58 WIB

Femtosecond Laser, Teknologi Untuk Donor Mata

Femtosecond Laser, Teknologi Untuk Donor Mata

Health | Senin, 23 Juli 2018 | 06:00 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB