KLB Malaria di Kabupaten Lombok Barat, Ini Respons Kemenkes

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 21 September 2018 | 17:30 WIB
KLB Malaria di Kabupaten Lombok Barat, Ini Respons Kemenkes
Nyamuk anopheles penyebab KLB malaria di Lombok Barat. (Shutterstock)

Suara.com - Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, mengalami kejadian luar biasa (KLB) malaria sejak 8 September 2018, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merespons dengan melakukan sejumlah upaya pengendalian.

Data dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB menyebut jumlah kasus malaria di Kabupaten Lombok Barat pasca gempa hingga tanggal 18 September 2018 mencapai 184 orang. Dari seluruh pasien tersebut, 49 di antaranya ditemukan secara passive case detection (PCD) dan sisanya 135 orang ditemukan secara active case detection (ACS).

Untuk mengendalikan KLB malaria, Kemenkes sudah melakukan beberapa respons di antaranya mencari kasus malaria aktif lewat puskesmas, melakukan pengamatan dan pengendalian vektor, dan juga melakukan inventarisasi logistik.

Kemenkes juga telah mengirimkan kelambu berinsektisida sebanyak 2.400 lembar, dengan rincian 300 lembar didistribusikan ke Lombok Utara, 100 lembar didistribusikan ke Kabupaten Lombok Barat, dan 2.000 lembar lainnya dikirim pada tanggal 10 September 2018.

"Kelambu sebanyak 2.400 lembar itu dibagikan kepada penduduk dengan prioritas untuk kasus positif malaria, balita dan ibu hamil serta untuk pencegahan terhadap penularan malaria," tulis Kemenkes, dikutip dari Sehat Negeriku.

Kemenkes juga melakukan pelatihan tenaga mikroskopis untuk memaksimalkan temuan kasus malaria di Lombok Barat. Melalui upaya-upaya ini, harapannya KLB malaria di Lombok Barat akan dapat segera diatasi.

"Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan," tutup Kemenkes menanggapi tentang KLB Malaria di Kabupaten Lombok Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perjuangan ACT Bebaskan Anak-anak dari Trauma Gempa Lombok

Perjuangan ACT Bebaskan Anak-anak dari Trauma Gempa Lombok

News | Senin, 17 September 2018 | 12:46 WIB

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

6 Penyakit Ini Mengintai Pengungsi Gempa Lombok

Health | Rabu, 12 September 2018 | 17:15 WIB

Era Baru Pengobatan Malaria Sudah di Depan Mata

Era Baru Pengobatan Malaria Sudah di Depan Mata

Health | Selasa, 24 Juli 2018 | 11:41 WIB

Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria

Bill Gates Bikin Nyamuk Rekayasa Pembunuh Malaria

Tekno | Rabu, 27 Juni 2018 | 17:15 WIB

Rahasia Malaria Sebagai Pembunuh Manusia Sukses Ditelusuri

Rahasia Malaria Sebagai Pembunuh Manusia Sukses Ditelusuri

Tekno | Kamis, 24 Mei 2018 | 11:44 WIB

Menkes Target Indonesia Bebas Endemis Malaria di 2020

Menkes Target Indonesia Bebas Endemis Malaria di 2020

News | Senin, 30 April 2018 | 02:15 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×