BPOM RI Jadi Rujukan Pengembangan Vaksin Negara Anggota OKI

Ade Indra Kusuma

Jum'at, 02 November 2018 | 10:49 WIB
BPOM RI Jadi Rujukan Pengembangan Vaksin Negara Anggota OKI
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito. [Suara.com/Risna Halidi]

Suara.com - Dalam mendorong terciptanya solidaritas di kalangan negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akan menyelenggarakan forum The First Meeting of the Heads of National Medicines Regulatory Authorities/NMRAs of the OIC Member States yang akan diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 21-22 November 2018.

Indonesia ditunjuk sebagai pihak yang bisa menjadi tauladan dan telah diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) mampu memproduksi obat serta vaksin yang memenuhi standar.

Selain industri vaksin yang telah diakui WHO, BPOM RI merupakan salah satu lembaga pengawas obat di dunia yang memiliki level maturitas yang baik sesuai hasil dalam NRA benchmarking yang dilakukan oleh WHO.

Hal ini menunjukkan bahwa BPOM RI mampu melakukan fungsi pengawasan obat dan vaksin sehingga menjamin bahwa obat dan vaksin yang diproduksi oleh Indonesia aman dan sesuai dengan standar Internasional.

Selain itu Indonesia juga ditunjuk sebagai centre of excellence untuk pengembangan vaksin dan bio-teknologi, sehingga dapat memimpin dan menjadi rujukan dalam pengembangan dan produksi vaksin bagi negara anggota OKI.

Diketahui dari 57 negara yang tergabung di OKI, hanya Indonesia dan Senegal yang tersertifikasi WHO untuk urusan vaksin.

Sebagai bentuk dukungan dan komitmen untuk terselenggaranya pertemuan tersebut, BPOM RI dan Tim Sekretariat OKI menandatangani “Organizational and Technical Arrangements (OTA) For the First Meeting of Heads of (NMRAs) from the OIC Member States”.

Sejalan dengan Sekjen OKI, ASG OKI juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Indonesia sebagai lead country untuk memperkuat kerjasama diantara NMRAs di negara OKI agar mampu meningkatkan kemandirian produksi dan suplai obat dan vaksin yang aman, berkhasiat, bermutu dan terjangkau. Baik Sekjen OKI dan ASG Khan mengapresiasi inisiatif Indonesia dan BPOM RI yang menyusun konsep Jakarta Declaration dan Plan of Action yang akan menjadi dokumen akhir pertemuan di Jakarta tersebut.

"Melalui pertemuan November nanti akan diperoleh gambaran tentang situasi, tantangan dan kekuatan di masing-masing negara anggota OKI sehingga dapat disusun rencana aksi untuk perkuatan regulatori. Pemerintah Indonesia melalui BPOM RI siap mendukung dalam peningkatan capacity building, kemudahan akses obat dan vaksin melalui joint production, serta pembentukan Research and Development on halal medicine and vaccine," tegas Kepala BPOM RI, Penny K. Lukito seperti dalam siaran pers yang dikutip Suara.com pada 2 Novermber 2018.

baca juga

Indonesia mendorong seluruh negara OKI memainkan peran penting dalam mencapai target Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Kiprah BPOM RI sebagai inisiator pertemuan pertama pimpinan Badan Pengawas Obat negara anggota OKI ini memperkuat peran dan posture sebagai regulator obat di tingkat internasional. Selain itu dalam rangka meningkatkan daya saing untuk kepentingan ekonomi nasional Indonesia memiliki potensi besar untuk memasarkan produk generik dan vaksin ke negara anggota OKI.

Pertemuan pertama di kalangan kepala Badan Pengawas Obat OKI akan dibadiri Oleh 56 negara OKI. Selain itu, akan dilaksanakan sejumlah side events termasuk business forum dan pameran produk-produk obat dari negara-negara OKI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

Health | Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Tingkat Kepercayaan Vaksin Turun, Eropa Waspadai Risiko Wabah

Tingkat Kepercayaan Vaksin Turun, Eropa Waspadai Risiko Wabah

Health | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Ilmuwan : Orangtua Harus Paham Fungsi Pemberian Vaksin

Ilmuwan : Orangtua Harus Paham Fungsi Pemberian Vaksin

Health | Kamis, 18 Oktober 2018 | 06:50 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB