Mengeluarkan Air Mata Saat Menguap, Kenapa?

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 05 November 2018 | 16:55 WIB
Mengeluarkan Air Mata Saat Menguap, Kenapa?

Suara.com - Pernahkah Anda mengeluarkan air mata saat menguap? Banyak yang mengira orang tersebut menangis, padahal tidak begitu faktanya.

Penyebab pasti kenapa seseorang menguap sebenarnya masih jadi misteri hingga kini. Beberapa ahli berteori bahwa manusia menguap karena kecapekan atau merasa bosan. Atau ada juga teori yang menyebut bahwa saat itu otak manusia kekurangan oksigen, dan menguap merupakan upaya tubuh untuk memasukkan oksigen lebih banyak ke otak.

Ketika Anda lelah atau bosan, sistem tubuh sengaja melambat untuk menyimpan energi. Pernapasan juga jadi melambat sehingga oksigen yang dihirup jadi lebih sedikit. Nah karena itu, alam bawah sadar mengingatkan untuk mulai menguap demi meraup oksigen yang lebih banyak supaya segala fungsi tubuh tetap bisa berfungsi normal.

Sayangnya, teori tersebut tidak sepenuhnya benar. Saat kadar oksigen dalam tubuh cukup banyak sekalipun, Anda tetap bisa saja menguap. Begitu pula sebaliknya. Kadar karbon dioksida yang tinggi juga tidak menyebabkan seseorang lantas jadi lebih sering menguap.

Teori lainnya menjelaskan bahwa menguap adalah peregangan untuk paru-paru beserta jaringannya. Peregangan tersebut berfungsi melenturkan otot dan sendi sehingga meningkatkan detak jantung dan memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, sehingga Anda bakalan lebih 'awas’ dan melek.

Lalu, kenapa keluar air mata saat menguap? Selain saat menangis, air mata yang diproduksi oleh kelenjar lakrimal (kelenjar air mata) ini dipicu keluar setiap kali Anda berkedip. Gerakan kelopak mata akan memicu air mata dari kelenjar lakrimal ke permukaan mata dan kemudian meratakannya ke seluruh penjuru.

Dr. Cheryl G. Murphy, seorang ahli kesehatan mata sekaligus penulis di laman Huffington Post, menjelaskan bahwa saat menguap, mulut akan terbuka, pipi akan terangkat naik, dan mata akan menyipit. Gerakan tersebut membuat otot-otot di sekitar wajah akan menegang dan berkontraksi.

Adanya kontraksi otot di sekitar wajah memberikan tekanan pada kelenjar lakrimal yang berada di bawah kelopak mata (tepat di bawah tulang alis). Tekanan tersebut mengakibatkan sedikit air mata yang disimpan di kelenjar lakrimal lepas dan membasahi permukaan mata.

Itulah sebabnya beberapa detik setelah menguap, mata Anda akan terasa basah seperti habis menangis.

Meski begitu, tidak semua orang akan otomatis menangis saat menguap. Seseorang bisa saja menguap tanpa keluar air mata, dan itu adalah hal yang normal. Hal ini bisa terjadi bila Anda memiliki ukuran saluran air mata yang cukup besar.

Saat menguap untuk pertama kali, air mata yang disimpan di kelenjar lakrimal melewati saluran air mata dan lebih mudah mengalir ke permukaan mata. Akibatnya, kelenjar lakrimal akan kering sementara. Itu sebabnya saat menguap kedua kalinya, wajar jika tidak ada air mata yang keluar.

Selain ukuran saluran air mata, kondisi mata kering juga dapat menyebabkan Anda menguap tanpa keluar air mata. Misalnya, saat Anda berada di pantai yang cenderung berangin, terjadi masalah pada kelenjar lakrimalis, atau saluran air mata yang tersumbat.

Jadi, mengeluarkan air mata saat menguap itu bukan karena menangis, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idap Penyakit Langka, Lelaki Ini Keluarkan Air Mata Darah

Idap Penyakit Langka, Lelaki Ini Keluarkan Air Mata Darah

Health | Sabtu, 03 November 2018 | 18:24 WIB

Ini Alasan Mengapa Menguap Bisa Menular

Ini Alasan Mengapa Menguap Bisa Menular

Health | Sabtu, 02 September 2017 | 09:10 WIB

Fakta Menarik Menguap yang Belum Anda Ketahui

Fakta Menarik Menguap yang Belum Anda Ketahui

Health | Rabu, 12 Juli 2017 | 19:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB