Seperti Stan Lee, Pneumonia Bisa Sebabkan Kematian

Vania Rossa, Firsta Nodia

Jum'at, 16 November 2018 | 17:20 WIB
Seperti Stan Lee, Pneumonia Bisa Sebabkan Kematian
Stan Lee. (the independent)

Suara.com - Penggemar komik Marvel dikejutkan dengan kematian komikus legendaris Stan Lee karena penyakit pneumonia. Pencipta karakter komik Spider Man dan Iron Man ini berpulang di usia 95 tahun.

Pneumonia sendiri merupakan infeksi atau peradangan akut pada jaringan paru yang diakibatkan bakteri, virus, jamur atau parasit. Pneumonia dapat menyerang siapa saja, baik anak, dewasa muda, atau orang tua. Di dunia terdapat 450 juta kasus pneumonia setiap tahunnya. Lalu bagaimana mekanisme pneumonia menyebabkan kematian?

Disampaikan Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia cabang Jakarta, Erlina Burhan, pneumonia bisa menyebabkan kematian jika masuk dalam derajat berat. Artinya, dalam tahap ini kuman tak hanya menginfeksi organ paru tapi juga merusak organ lain. Jika sudah begini, maka pasien biasanya akan mengalami gangguan sistemik di jantung, paru-paru, atau ginjal.

"Pneumonia bisa menyebabkan gagal organ sehingga memicu kematian. Jadi walau diagnosis awalnya pneumonia, maka bisa saja parunya terganggu, bisa saja jantung terganggu, ginjal terganggu. Ini kalau pneumonia berat," ujar Erlina dalam temu media peringatan Hari Pneumonia di Rumah PDPI, Jumat (16/11/2018).

Selain dipicu oleh derajat yang berat, kematian akibat pneumonia juga bisa dipicu oleh penyakit penyerta yang diidap pasien sebelumnya seperti penyakit jantung kronik, gagal ginjal kronik, penyakit hati kronik, penyakit paru kronik, penyakit metabolik, penyakit susunan saraf, riwayat penyakit pneumokokus invasif, dan riwayat penyakit pneumonia sebelumnya.

"Bisa juga dialami oleh pasien dengan kondisi immunosupresi atau penyakit autoimun yang mendapatkan steroid atau pasien kanker dengan pengobatan imunosupresi, pengidap disfungsi limpa atau asplenia dan pengidap HIV," tambah dr Erlina.

Sebenarnya infeksi pneumonia bisa dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh serta melakukan vaksinasi pada kelompok yang berisiko. Ada beberapa jenis vaksin yang terbukti efektif mencegah pneumonia antara lain vaksin pneumococcal polyscchasaride yang direkomendasikan untuk orang berusia 65 tahun atau orang berusia 2-64 tahun yang mengidap kardiovaskular kronik, penyakit paru kronik atau diabetes mellitus.

"Sementara vaksin live attenuated influenza direkomendasikan untuk orang berusia 5-49 tahun dan tidak diberikan pada kelompok risiko tinggi. Jadi meski tidak 100 persen mencegah pneumonia, ketika sudah divaksin dan terinfeksi maka gejala lebih ringan dan tingkat kesembuhan juga lebih tinggi," tandas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC

Sama-Sama Ditandai dengan Batuk, Ini Beda Pneumonia dan TBC

Health | Jum'at, 16 November 2018 | 13:22 WIB

Kenang Karya Stan Lee Lewat 5 Tempat Pembuatan Film Marvel

Kenang Karya Stan Lee Lewat 5 Tempat Pembuatan Film Marvel

Lifestyle | Kamis, 15 November 2018 | 15:00 WIB

Ternyata Ada Persamaan dari Kisah Cinta Stan Lee dan Spider-Man

Ternyata Ada Persamaan dari Kisah Cinta Stan Lee dan Spider-Man

Lifestyle | Kamis, 15 November 2018 | 12:23 WIB

Terkini

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:39 WIB

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:37 WIB

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

×