Rob Delaney Perkenalkan Bahasa Makaton dalam Acara Anak

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 19 November 2018 | 16:10 WIB
Rob Delaney Perkenalkan Bahasa Makaton dalam Acara Anak
Rob Delaney. (Instagram/@robdelaney)

Suara.com - Aktor Rob Delaney, bintang komedi hit Catastrophe, mengumumkan bahwa dirinya akan menjadi pembaca dongeng di sebuah acara televisi anak-anak CBeebies Bedtime Stories menggunakan Makaton, bahasa isyarat yang ia gunakan untuk berkomunikasi dengan putranya, Henry.

Henry meninggal pada bulan Januari tahun ini pada usia dua tahun setelah didiagnosis tumor otak.

Sebelum kematian putranya, Delaney dan seluruh keluarganya menggunakan Makaton untuk berbicara dengan Henry, yang tidak dapat berbicara setelah menjalani tracheostomy.

Apa itu Makaton?
Dilansir dari The Independent, Makaton adalah program bahasa yang menggunakan tanda dan simbol untuk membantu individu yang tidak dapat berkomunikasi secara efisien melalui ucapan verbal.

Berbeda dengan bahasa isyarat, Makaton selalu digunakan bersama dengan ucapan.

Makaton pertama kali dikembangkan pada tahun 1970-an oleh Margaret Walker MBE, Kathy Johnston, dan Tony Cornforth, ahli terapi bicara dan bahasa yang semuanya bekerja sama di Royal Association untuk orang tuli.

Istilah "Makaton" diciptakan dengan menggabungkan suku kata pertama dari masing-masing nama mereka.

Makaton telah diadaptasi untuk digunakan di lebih dari 40 negara, termasuk Polandia, Australia, Yunani, dan Jepang.

Mengapa Makaton digunakan?
Tujuan dari Makaton adalah untuk membantu orang dengan kesulitan bicara meningkatkan keterampilan komunikasi mereka.

Tanda-tanda dan simbol yang digunakan untuk berkomunikasi dengan Makaton digunakan dalam urutan yang sama seperti jika kata-kata itu diucapkan dengan keras, sehingga mendukung dan mendorong pengembangan bahasa lisan.

Ketika berbicara menggunakan tanda-tanda dan simbol Makaton, orang didorong untuk juga menggunakan gerakan mulut di saat yang sama untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mereka.

Makaton dapat digunakan dalam berbagai cara tergantung pada kebutuhan dan preferensi individu, seperti dalam percakapan sehari-hari, saat bermain game, dan ketika bercerita.

Siapa yang membutuhkan Makaton?
Lebih dari 100.000 anak-anak dan orang dewasa menggunakan tanda-tanda dan simbol Makaton untuk berkomunikasi, demikian menurut The Makaton Charity.

Program bahasa isyarat sangat bermanfaat bagi orang yang mengalami kesulitan belajar atau komunikasi, termasuk mereka yang memiliki kondisi seperti autisme atau sindrom Down.

Ini juga dapat membantu orang-orang seperti pasien stroke yang mengalami masalah dengan kemampuan bicara mereka.

Selanjutnya, Makaton dapat digunakan untuk membantu anak-anak yang belum belajar berbicara namun mengembangkan keterampilan komunikasi mereka, demikian seperti dijelaskan CBeebies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB