Ini Pentingnya ASI Bagi Bayi Prematur

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona | Suara.com

Senin, 03 Desember 2018 | 20:06 WIB
Ini Pentingnya ASI Bagi Bayi Prematur
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Lahirnya bayi secara prematur mengakibatkan bayi terlahir dengan berat badan rendah, yakni bisa mencapai kurang dari 2500 gram. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA(K) mengatakan kecukupan ASI sangat penting untuk memenuhi nutrisi yang membantu pertumbuhan bayi yang terlahir prematur. Ia membeberkan beberapa kelebihan ASI yang berasal dari ibu yang melahirkan bayi premature.

“ASI merupakan cairan tubuh yang dinamis dan komposisinya senantiasa berubah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Itu sebabnya ASI dari ibu bayi premature berubah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan,” kata Rinawati di acara  peluncuran bukunya "ASI untuk Bayi Prematur" beberapa waktu lalu.

Kadar protein dan lemak ASI bayi prematur lebih tinggi dibandingkan dengan batur matur (cukup umur). Hal ini memenuhi tumbuh kembang dan metabolisme bayi prematur.

ASI bagi bayi prematur mengandung lebih banyak zat gizi, asam amino sistein dan taurin, dan enzim lipase yang meningkatkan absorbs lemak, serta asam lemak tak jenuh rantai panjang (long chain polyunsaturated fatty acids), nukleotida, dan gangliosida. Juga memiliki bioavailabilitas yang lebih besar terhadap beberapa jenis elemen mineral.

Penelitian Lucas, dkk yang bertajuk "Randomised Trial of Early Diet in Preterm Babies Later Intelligence Quotient” menunjukkan adanya perbaikan perkembangan neorologis di usia 7-8 tahun dari bayi prematur yang mendapatkan ASI. Penelitian serupa dia Australia memberikan hasil bahwa terdapat penurunan prevelens IQ yang rendah pada bayi premature yang mendapatkan ASI.

“ASI dapat dikatakan obat bagi pertumbuhan bayi prematur karena mengandung growth factor yang sangat penting untuk pertumbuhan jaringan tubuh bayi premature. ASI terbukti menurunkan risiko komplikasi prematuritas, seperti enterokolitis netrotikans (necrotizing enterocolitis atau NEC) dan retinopathy of prematurity.

“Kadar protein, natrium, dan kalsium dalam ASI premature cenderung menurun dan menjadi serupa ASI cukup bulan dalam beberapa minggu setelah persalinan, sehingga tidak lagi cukup untuk bayi prematur. Hal ini dapat diatasi dengan fortifikasi ASI prematur menggunakan human milk fortifier (HMP),” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Ini Alasan Bayi dalam Kandungan Menendang Perut Ibunya!

Terungkap, Ini Alasan Bayi dalam Kandungan Menendang Perut Ibunya!

Health | Senin, 03 Desember 2018 | 13:15 WIB

Tragis, Dokter Mabuk Saat Operasi, Ibu dan Bayi Tewas

Tragis, Dokter Mabuk Saat Operasi, Ibu dan Bayi Tewas

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 18:23 WIB

Keajaiban ASI Mampu Cukupi Nutrisi Bayi Prematur

Keajaiban ASI Mampu Cukupi Nutrisi Bayi Prematur

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 16:34 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB