Program Bayi Tabung Kini Hadir dengan Harga Lebih Terjangkau

Vania Rossa, Firsta Nodia

Rabu, 19 Desember 2018 | 11:15 WIB
Program Bayi Tabung Kini Hadir dengan Harga Lebih Terjangkau
Ilustrasi pasutri konsultasi ke dokter. (Shutterstock)

Suara.com - Program bayi tabung kerap menjadi salah satu pilihan bagi pasangan suami istri yang mengalami gangguan kesuburan dan ingin mempunyai keturunan. Sayangnya, biaya program bayi tabung bagi sebagian pasutri dianggap kurang terjangkau.

Berangkat dari permasalahan ini, PT Ingin Anak menghadirkan program bayi tabung pintar atau Smart IVF. Disampaikan Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG(K), MPH selaku pendiri Smart IVF mengatakan bahwa metode ini memiliki beberapa keunggulan yang diperlukan dalam klinik bayi tabung, seperti SDM dengan kompetensi tinggi, tersedianya teknologi dan metode IVF terdepan, adanya laboratorium penunjang seperti laboratorium embriologi, serta jaringan kerja yang luas.

"Jumlah klinik IVF sampai saat ini masih rendah yaitu 32 klinik yang tersebar di seluruh Indonesia. Hadirnya program bayi tabung pintar yang canggih, modern, terjangkau, reproduktif, dan berteknologi tinggi lewat SMART IVF diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan dan membantu mereka yang membutuhkan," ujar Prof. Budi dalam temu media di Jakarta, Selasa (19/12/2018).

Ia menambahkan, dari sejumlah 9.122 siklus bayi tabung yang dilakukan pada 2017 di Indonesia, terdapat 2.467 siklus yang menghasilkan kehamilan. Persentasi kehamilan yang terbesar terdapat pada usia kurang dari 35 tahun, yaitu sebesar 17,46 persen, disusul dengan kehamilan pada usia 35-37 tahun (6,01 persen), usia 38-40 tahun (3,49 persen), 41-42 tahun (1,16 persen), dan yang paling rendah pada usia di atas 42 tahun (1 persen).

Dalam kesempatan yang sama, dr. Yassin Yanuar Mohammad, SpOG(K), MSc mengatakan bahwa meski program bayi pintar dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau yakni Rp 38 juta per siklus, proses yang dilakukan tidak sederhana. Menurut dia, proses bayi tabung pintar ini sama dengan program bayi tabung lainnya yang melewati 8 tahapan, yaitu pemeriksaan USG, hormon, saluran telur dan sperma, penyuntikan obat untuk membesarkan sel telur, penyuntikan obat penekan hormon, pengambilan sel telur, pembuahan, pengembangan embrio, penanaman embrio serta tahap menunggu hasil.

"Namun dengan konsep ini, biaya yang diperlukan lebih terjangkau dan dengan demikian kami berharap banyak pasutri yang menginginkan keturunan melalui program bayi tabung dapat terbantu," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wanita Karier Rentan Alami Gangguan Kesuburan, Ini Penyebabnya

Wanita Karier Rentan Alami Gangguan Kesuburan, Ini Penyebabnya

Health | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:05 WIB

Catat, Ini Perbedaan Antara Inseminasi dan Bayi Tabung

Catat, Ini Perbedaan Antara Inseminasi dan Bayi Tabung

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 17:41 WIB

Pasutri Menikah Tapi Belum Punya Anak, Waspada Infertilitas

Pasutri Menikah Tapi Belum Punya Anak, Waspada Infertilitas

Health | Rabu, 28 November 2018 | 19:03 WIB

Terkini

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Manajer Persija Titip Pesan untuk 5 Pemain di Timnas Indonesia: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:43 WIB

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bergson Jadi Andalan, Eks Kapten Malaysia Justru Beri Peringatan Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 14:42 WIB

Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal

Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 14:40 WIB

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:40 WIB

Promo 10.10 di Shopee, Ada Bocoran Ekstra Diskon dari BRI

Promo 10.10 di Shopee, Ada Bocoran Ekstra Diskon dari BRI

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 14:37 WIB

Hadapi Era Digitalisasi, Menteri PANRB: Lulusan BSSN Dituntut Jadi Benteng Pertahanan Siber Negara

Hadapi Era Digitalisasi, Menteri PANRB: Lulusan BSSN Dituntut Jadi Benteng Pertahanan Siber Negara

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:36 WIB

5 Rahasia Tetap Bahagia di Tempat Kerja Meski Rutinitas Sedang Membosankan

5 Rahasia Tetap Bahagia di Tempat Kerja Meski Rutinitas Sedang Membosankan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:36 WIB

Tim Bergerak Cepat Padamkan Api di Puncak Setampol Rinjani

Tim Bergerak Cepat Padamkan Api di Puncak Setampol Rinjani

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 14:34 WIB

Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri

Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 14:34 WIB

'Tapi Saya Enggak', Cerita Mahfud MD Tolak Ajakan Denny Indrayana Gugat Pendidikan Gibran ke MK

'Tapi Saya Enggak', Cerita Mahfud MD Tolak Ajakan Denny Indrayana Gugat Pendidikan Gibran ke MK

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:33 WIB

×