Jadi Gas Beracun, Ini 4 Bahan Cairan Pembersih yang Dilarang Dicampur

Ade Indra Kusuma | Risna Halidi | Suara.com

Selasa, 01 Januari 2019 | 11:54 WIB
Jadi Gas Beracun, Ini 4 Bahan Cairan Pembersih yang Dilarang Dicampur
Ilustrasi cairan pembersih dan cairan pencuci baju. [shutterstock]

Suara.com - Ternyata, menyimpan produk kebersihan rumah alias cairan pembersih dalam satu tempat bisa sangat berbahaya. Hal itulah yang dipelajari oleh Dominique Heath, seorang ibu yang tanpa sadar mencampur cairan toilet unblocker dan cairan pemutih pakaian saat membersihkan toilet tersumbat.

Tanpa sengaja ia menciptakan awan gas klorin beracun, senjata kimia yang biasa digunakan dalam perang.

Tiba-tiba saja Heath merasa mata dan tenggorokannya terbakar. Ia lalu menelepon pemadam kebakaran yang dengan cepat mengevakuasi Heath dari rumahnya sendiri. 

Tetapi nyatanya, hal tersebut bukan satu-satunya kombinasi bahan kimia yang harus Anda khawatirkan. Apa saja bahan kimia yang tidak boleh dicampur? Berikut seperti mengutip Mirror.

Hindari mencampur cairan pemutih

Misal, mencampur cairan pemutih pada hal lain selain air adalah ide yang sangat sangat buruk. Apa yang terjadi jika Anda secara tidak sengaja mencampur pemutih dengan sesuatu selain air?

Mencampur cairan pemutih dengan perlengkapan pembersih rumah seperti semir furnitur, pembersih jendela, pembersih oven atau apa pun yang mengandung amonia dapat menghasilkan uap kloramin yang dapat menyebabkan mual-mual, batuk, sesak napas bahkan pneumonia.

Mencampur pemutih dengan cuka.

Meskipun kombinasi tersebut terdengar seperti cairan desinfektan yang bagus, campuran antara pemutih dengan cuka akan membuat gas klorin yang berbahaya.

Alkohol juga harus Anda simpan jauh-jauh dari pembersih rumah seperti pemutih. Karena campuran keduanya akan membuat asam klorida dan kloroform yang bisa membuat seseorang pingsan bahkan kematian.

Selain itu, asam klorida juga dapat menyebabkan luka bakar pada kulit.

Cairan hidrogen dan cuka

Produk lain yang harus Anda hindari adalah campuran hidrogen peroksida dan cuka yang dapat membentuk asam perasetat yang menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan sistem pernapasan.

Soda kue dan cuka

Bukan hanya peralatan rumah tangga, Anda juga harus memastikan di dapur, soda kue dan cuka disimpan pada jarak yang cukup jauh. Ketika tercampur bersama, soda kue akan berbusa dan bisa meledak.

Itulah bahan-bahan cairan pembersih yang tidak boleh dicampur satu sama lain lantaran akan menghasilkan gas beracun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Bahan Kimia pada Teflon Bisa Bikin Mr P Mengecil

Studi: Bahan Kimia pada Teflon Bisa Bikin Mr P Mengecil

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 13:20 WIB

Studi : Bahan Kimia di Rokok Bisa Ganggu Kesehatan Mata

Studi : Bahan Kimia di Rokok Bisa Ganggu Kesehatan Mata

Health | Minggu, 23 September 2018 | 16:56 WIB

Sadis! Ilmuwan AS Uji Coba Masker Gas Biologis Diuji ke Anak-anak

Sadis! Ilmuwan AS Uji Coba Masker Gas Biologis Diuji ke Anak-anak

Tekno | Kamis, 07 September 2017 | 09:03 WIB

Terkini

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB