Ratus, Treatment Favorit Calon Pengantin yang Berbahaya bagi Miss V

Ade Indra Kusuma | Vessy Dwirika Frizona
Ratus, Treatment Favorit Calon Pengantin yang Berbahaya bagi Miss V
Ilustrasi Miss v [shutterstock]

Ratus adalah penguapan atau asap yang merupakan hasil pembakaran ratus atau rempah.

Suara.com - Salah satu treatment favorit dan yang paling direkomendasikan untuk para calon pengantin perempuan adalah ratus vagina . Namun, tahukah kamu kalau ratus miss v itu ada efek bahayanya bagi organ intim perempuan?

Ratus miss v sendiri diklaim bermanfaat membersihkan, mengharumkan, dan menjaga kesehatan area intim sekaligus juga menyeimbangkan kembali hormon perempuan.

Ratus miss v adalah proses penguapan dengan asap yang merupakan hasil pembakaran ratus atau rempah.

Saat melakukan treatment ratus , perempuan akan duduk di atas kursi khusus yang bagian tengahnya sudah dilubangi untuk jalur menguapnya asap.

Panci tanah yang sudah berisi air rebusan ramuan ratus diletakkan di bawahnya. Lalu, uap yang dihasilkan akan mengasapi daerah vagina sekitar kurang lebih 30 menit.

Ramuan air rebusan ratus pada umumnya adalah racikan kayu secang, kunyit, bunga mawar, temu lawak, pala, hingga akar wangi.

Meski dipercaya memiliki manfaat baik bagi organ intim, banyak pakar kesehatan yang tidak merekomendasikan ratus vagina karena menguapi daerah intim justru dapat memicu timbulnya efek samping yang merugikan.

Mary Jane Minkin, M.D., pengajar obstetrics dan gynecology di Yale School of Medicine mengatakan, hawa panas yang dihasilkan ratus berbahaya bagi vagina karena organ intim jadi terasa seperti terbakar.

Apalagi, uap yang dihasilkan adalah uap bersuhu tinggi sehingga sangat mungkin memberikan risiko luka bakar. Tidak hanya itu, ratus vagina juga bisa mengacaukan kehadiran bakteri baik dan malah meningkatkan bakteri jahat.

Sementara studi lain yang diterbitkan jurnal NCBI pada 2004 menyatakan ratus membuat ketidakseimbangan jumlah flora di dalam vagina. Akibatnya adalah peningkatan risiko vaginosis bakteri.

Itu adalah penyakit vagina yang disebabkan oleh banyaknya bakteri jahat. Gejala yang ditimbulkan antara lain peningkatan cairan vagina yang berbau amis. Cairan ini biasanya berwarna putih atau kelabu.

Sebagai alternatif, untuk membersihkan vagina disarankan cukup sirami bagian luarnya dengan air lalu keringkan dengan handuk atau lap lembut. Kemudian untuk pembersihan vagina yang alami, kamu bisa mengonsumsi yogurt yang mengandung bakteri baik. Melakukan dua hal tersebut lebih aman.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS