Benarkah BAB di Pagi Hari Lebih Baik daripada Waktu Lainnya?

Silfa Humairah Utami | Suara.com

Kamis, 10 Januari 2019 | 10:52 WIB
Benarkah BAB di Pagi Hari Lebih Baik daripada Waktu Lainnya?
Ilustrasi tidak rutin buang air besar bisa menyebabkan masalah pencernaan. (Shutterstock)

Suara.com - Berapa sering seseorang harus buang air besar tidak sama bagi semua orang untuk menandai apakah ia memiliki masalah pencernaan.

Ada yang bisa tiga kali dalam sehari, ada pula yang justru tiga kali dalam seminggu. Keduanya sah-sah saja, selama Anda tidak mengalami masalah kesehatan yang serius.

Namun, waktu buang air besar yang paling baik idealnya harus dilakukan di pagi hari karena beberapa manfaat. 

Manfaat BAB di pagi hari

“Pagi hari adalah waktu buang air besar yang paling baik,” ungkap Dr Kenneth Koch, seorang spesialis masalah pencernaan (gastroenterologi) di Wake Forest Baptist Medical Center, mengutip dari Women’s Health. Koch menjelaskan bahwa buang air besar idealnya menjadi hal paling pertama yang harus dilakukan setelah Anda bangun pagi.

Di pagi hari, alarm internal tubuh Anda mulai kembali berjalan. Hal ini menandakan bahwa usus besar Anda akan mulai berkontraksi lebih keras untuk memproses makanan yang Anda makan di hari sebelumnya. Bahkan, kontraksi usus besar ini 3 kali lebih keras saat kita bangun di pagi hari ketimbang sedang tidur.

Kira-kira 30 menit setelah Anda bangun, biasanya dorongan untuk buang air besar mulai terasa. Anda bisa melakukan peregangan atau minum kopi untuk membantu mendorong feses keluar dari tubuh Anda dengan lebih cepat.

Ya, kopi dapat membantu merangsang tubuh kita untuk buang air besar dengan cara membuat usus berkonteraksi dan kemudian mendorong feses ke rektum. Jadi, bukan hal yang aneh jika ada orang minum kopi di pagi hari kemudian langsung buang air besar.

Meski pagi hari adalah waktu buang air besar yang direkomendasikan ahli, tidak berarti semua orang harus buang air besar setiap pagi. Pada dasarnya bukan soal waktu, tapi rutin. Jadi, hal paling tepat adalah buang air besar di waktu yang sama setiap harinya.

Jika Anda merasa lebih nyaman buang air besar pada siang hari, maka lakukanlah. Begitu pula jika Anda terbiasa buang air besar di malam hari. Namun, pastikan kalau setiap Anda buang air besar, Anda melakukannya di waktu yang sama.

Lakukan BAB secara rutin

Prinsipnya sederhana, buatlah jadwal buang air besar yang rutin setiap harinya karena hal tersebut dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Nah, cara terbaik yang bisa dicoba adalah dengan melakukan segala hal yang dapat membuat kebiasaan buang air besar Anda teratur dilansir Hello Sehat .

Hal ini bisa dimulai dengan mengubah pola makan Anda. Sebelum beraktivitas, jangan lupa sarapan yang kaya serat. Kandungan serat pada makanan yang Anda konsumsi dapat menjaring residu pada saluran usus Anda dan nantinya dapat merangsang sistem pencernaan Anda untuk segera buang air besar. Bila Anda suka, segelas kopi di pagi hari juga bisa membantu Anda merasa kebelet untuk buang air besar.

Tidak hanya pada hari-hari tertentu, tapi upayakan untuk melakukan kebiasaan ini setiap hari. Dengan begitu, Anda akan tahu persis kapan dorongan untuk buang air besar akan datang menghampiri.

Sebaliknya, tidak teratur BAB justru dapat menyebabkan Anda mengalami buang air yang tak tuntas. Akibatnya, Anda membutuhkan waktu lebih dari satu kali untuk buang air besar. Tak hanya itu, perut pun jadi terasa lebih begah, kembung, atau bergas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bayi Tanpa Anus Kembali BAB Pakai Kantong Kolostomi

Bayi Tanpa Anus Kembali BAB Pakai Kantong Kolostomi

News | Minggu, 23 Desember 2018 | 17:38 WIB

Ini Penyebab Keluar Keringat Dingin saat Menahan Buang Air Besar

Ini Penyebab Keluar Keringat Dingin saat Menahan Buang Air Besar

Health | Kamis, 20 Desember 2018 | 19:30 WIB

Masalah Tekanan Air Terjawab, Ini Keunggulan Produk Genie Hand Shower

Masalah Tekanan Air Terjawab, Ini Keunggulan Produk Genie Hand Shower

Lifestyle | Senin, 17 Desember 2018 | 12:23 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB