Mengenal Flexitarian Diet dan Manfaatnya

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Minggu, 20 Januari 2019 | 11:17 WIB
Mengenal Flexitarian Diet dan Manfaatnya
Ilustrasi diet vegetarian. (Shutterstock)

Suara.com - Pernah berpikir mengurangi lebih sedikit produk hewani untuk berkontribusi menyelamatkan planet ini, tapi belum terlalu siap menjadi seorang vegan? Mungkin Anda bisa mengikuti diet satu ini.

Seperti namanya, Flexitarian Diet, diet ini terbilang lebih fleksibel, karena istilah ini merujuk pada diet yang sebagian besar mengonsumsi nabati, tetapi masih memungkinkan pelakunya menyantap daging.

Ya, ini memang membuat Anda secara drastis mengurangi konsumsi daging, tetapi jauh lebih fleksibel daripada veganisme atau vegetarianisme. Tak heran, banyak orang yang menggunakan Flexitarian Diet ini sebagai jalur menuju gaya hidup nabati.

Diet ini berada di tengah dan menjadi rem untuk seseorang agar tidak makan terlalu banyak daging dan seorang menjadi vegan penuh. Menjadi seorang Flexitarian Anda tidak terlalu kaku terhadap pemilihan makanan, tapi tetap memberikan kontribusi membantu menjaga ekosistem planet ini.

Ahli gizi Charlotte De Curtis mengatakan Flexitarian tidak terlalu ketat dan lebih mudah diikuti daripada diet vegan yang ketat. Dan biasanya tidak ada langkah-langkah ketat seperti menghitung kalori atau makro.

"Pendekatan diet ini kemungkinan akan melihat peningkatan mikronutrien yang dikonsumsi (vitamin dan mineral), yang merupakan manfaat besar bagi kesehatan secara keseluruhan," ujar dia.

Ahli gizi dan flexitarian, Rhiannon Lambert setuju bahwa pasti ada manfaat ketika Anda mengurangi makan daging. Tapi untuk daging olahan, sebaiknya Anda harus benar-benar waspada.

"Dalam studi diet dan penyakit terbesar yang pernah dilakukan (dan masih berlanjut), dilaporkan pada tahun 2013 bahwa daging olahan meningkatkan risiko kematian, sementara efek tersebut tidak terlihat pada daging merah yang tidak diproses," jelas Rhiannon.

Daging merah yang tidak diproses dan dimasak dengan benar sebenarnya sangat sehat. Ini kaya dengan vitamin, mineral, antioksidan dan sarat dengan protein dan lemak sehat yang memiliki efek mendalam pada kesehatan kita.

baca juga

"Jadi, jika Anda ingin mengurangi asupan daging Anda, Rhiannon menyarankan bahwa tidak pada semua daging, karena ketika berbicara mengenai kesehatan, tidak semua produk daging berkualitas baik bisa baik untuk Anda," katanya.

Rhiannon berpikir bahwa pendekatan Flexitarian dapat menjadi cara sederhana mendapatkan yang terbaik dalam segi lingkungan dan kesehatan.

"Menjadi flexitarian dan makan makanan nabati yang lebih banyak mungkin terdengar seperti penyesuaian pola makan utama tetapi manfaatnya dapat dilihat sangat mengesankan," jelasnya.

Ada banyak penelitian yang memang menunjukkan bahwa vegetarian dan vegan hidup lebih lama dan memiliki risiko lebih rendah terhadap beberapa penyakit serius daripada pemakan daging. Meskipun, kelompok-kelompok ini umumnya lebih sadar kesehatan daripada pemakan daging.

"Tapi kita semua unik dan apa yang berhasil untuk satu orang mungkin tidak bekerja untuk yang berikutnya. Karena, begitu Anda mulai menghilangkan kelompok makanan utuh (daging-dagingan), Anda benar-benar dapat menghadapi risiko kekurangan vitamin dan mineral," ujar dia.

"Saya tidak bilang kalau diet ketat seperti vegan tidak bisa diikuti. Tapi karena alasan inilah saya tidak bergabung dengan Veganuary, tetapi saya lebih menikmati #MeatFreeMonday. Itulah mengapa saya menganggap diri saya Flexitarian. Anda bisa tetap mengonsumsi daging setidak seminggu kali," ujar dia. [Metro]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal 'Win-Win Diet' yang Ramah Lingkungan

Mengenal 'Win-Win Diet' yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 18 Januari 2019 | 18:00 WIB

Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan

Lagi Tren di Medsos, Ini Bahaya Teh Detoks untuk Kesehatan

Health | Kamis, 17 Januari 2019 | 10:00 WIB

Banyak Orang Beralih ke Jus Seledri, Apa Manfaatnya?

Banyak Orang Beralih ke Jus Seledri, Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Rabu, 16 Januari 2019 | 11:11 WIB

Cara Diet Paling Gereget, Taruhannya Ini

Cara Diet Paling Gereget, Taruhannya Ini

Lifestyle | Selasa, 15 Januari 2019 | 15:30 WIB

Aneh, Makan Tanah Liat Ternyata Bisa Jadi Solusi Turunkan Berat Badan

Aneh, Makan Tanah Liat Ternyata Bisa Jadi Solusi Turunkan Berat Badan

Lifestyle | Kamis, 03 Januari 2019 | 11:11 WIB

Diet di Tahun Baru, Ini Cara yang Tepat Menurut Sains

Diet di Tahun Baru, Ini Cara yang Tepat Menurut Sains

Health | Rabu, 02 Januari 2019 | 17:54 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×