Bukan Cuma Batuk, Ketahui Juga Gejala Asma Lainnya

Rima Sekarani Imamun Nissa, Yuliana Sere

Minggu, 27 Januari 2019 | 11:03 WIB
Bukan Cuma Batuk, Ketahui Juga Gejala Asma Lainnya
Ilustrasi penderita asma. (Shutterstock)

Suara.com - Asma termasuk penyakit paru-paru kronis. Walaupun tidak ada obat untuk kondisi ini, akan lebih baik jika Anda lebih memahami gejala asma.

Melansir dari Medical Daily, penting untuk mengetahui tanda-tanda penyakit ini sehingga Anda dapat mengenali gejala asma sesegera mungkin.

1. Sesak napas bahkan ketika tidak olahraga

Biasanya, olahraga dan aktivitas fisik lainnya dapat membuat kita kehabisan napas karena pengeluaran energi. Namun, orang-orang dengan asma mungkin mengalami sesak napas, bahkan selama mereka tidak menggunakan banyak energi, seperti olahraga.

Alih-alih olahraga, pasien mungkin menghadapi ini sebagai akibat terpapar iritasi seperti asap tembakau, debu, atau juga bulu binatang.

Ini akan membuat saluran udara meradang bahkan dalam keadaan istirahat. Pemicu lainnya, antara lain stres emosional, perubahan cuaca, dan obat-obatan tertentu.

2. Batuk yang kerap datang saat tidur

Menurut National Sleep Foundation, batuk dan mengi terkait asma cenderung memburuk di malam hari. Jika Anda terbangun karena gejala-gejala ini, Anda mungkin mengalami asma nokturnal atau asma malam hari.

Berada dalam posisi berbaring atau adanya pemicu di kamar tidur (misalnya, jika kamu tidur di dekat anjing peliharaan atau kucing) mungkin juga menjadi faktor lain.

baca juga
Ilustrasi asma kambuh. (Shutterstock)
Ilustrasi asma kambuh. (Shutterstock)

3. Rasa kencang di dada

Merasa sesak di dada bisa menunjukkan sejumlah masalah, seperti refluks asam, serangan jantung, atau juga gejala asma. Dalam sebuah survei, rasa kencang di dada dilaporkan sebagai gejala oleh 91 persen pasien asma.

''Jika Anda mengambil napas yang sangat dalam dan kemudian mencoba mengambilnya lagi, dada akan terasa kencang. Seperti itulah rasanya ketika Anda menderita asma karena udara terperangkap di sana,'' terang Raymond Casciari, seorang ahli paru di Rumah Sakit  St.Joseph di Orange, California.

4. Kulit berwarna kebiruan

Jika Andamelihat perubahan warna pada kulit, kemungkinan penyebabnya adalah sianosis. Ini berarti tidak ada cukup oksigen dalam darah sehingga menyebabkan kulit berubah menjadi merah kebiru-biruan.

Ini dianggap sebagai gejala asma yang parah atau serangan yang sangat intens. Para ahli merekomendasikan untuk mencari perhatian medis segera, terutama jika ini disertai dengan gejala lain seperti sesak napas.

Seperti dicatat oleh Perpustakaan Kedokteran Nasional AS, kondisi ini lebih mudah dideteksi bagi orang-orang dengan warna kulit lebih terang.

Orang yang berkulit gelap mungkin lebih mudah mendeteksi sianosis dengan memperhatikan rona kebiruan pada kuku atau selaput lendir, yakni pada bagian-bagian seperti bibir, gusi, dan area mata. 

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Antisipasi Serangan Asma, Ini yang Dilakukan Amanda Rawles di Loksyut

Antisipasi Serangan Asma, Ini yang Dilakukan Amanda Rawles di Loksyut

Entertainment | Selasa, 19 Maret 2019 | 16:54 WIB

Lakukan 4 Hal Ini untuk Mencegah Asma Kambuh

Lakukan 4 Hal Ini untuk Mencegah Asma Kambuh

Health | Senin, 10 Desember 2018 | 11:30 WIB

Lakukan Ini Cegah Serangan Asma Sering Kambuh di Malam Hari

Lakukan Ini Cegah Serangan Asma Sering Kambuh di Malam Hari

Health | Selasa, 06 November 2018 | 16:07 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×