Agar BB Anak Ideal, Ini Syarat Pemberian MPASI yang Benar

Vania Rossa, Firsta Nodia

Rabu, 30 Januari 2019 | 10:40 WIB
Agar BB Anak Ideal, Ini Syarat Pemberian MPASI yang Benar

Suara.com - Memasuki usia enam bulan, orangtua akan menghadapi tantangan baru dalam pengasuhan anak, yakni pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI. Meski telah banyak informasi yang bisa didapat seputar pemberian MPASI, nyatanya banyak orangtua yang keliru saat memberikan buah hatinya makanan padat untuk pertama kali. Nah, agar BB anak ideal, ada syarat pemberian MPASI yang harus diperhatikan. 

Disampaikan DR. Dr. Conny Tanjung, Sp.A(K), ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika akan memberikan makanan pendamping ASI. Pertama, kata dia, adalah tepat waktu. Anak hanya boleh diberikan MPASI ketika berusia enam bulan. Hal ini tentunya sudah disesuaikan dengan kematangan ginjal dan saluran cerna anak.

"Lehernya juga harus sudah tegang, kalau belum bisa menyangga kepalanya nanti susah untuk makan. Lalu diberikan ketika ASI-nya memang sudah tidak mencukupi sebagai sumber nutrisi utama bayi," ujar dia dalam temu media di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Kriteria kedua, kata dr. Conny, adalah harus adekuat. Dalam artian nutrisi yang diberikan pada menu MPASI harus mengandung protein, mikronutrien, lemak, dan karbohidrat yang cukup. Dr. Conny mengamati bahwa banyak ibu-ibu yang memberi anaknya menu MPASI 4 bintang namun hanya ada karbohidrat dan sayuran.

Padahal, komponen yang harus ada di MPASI antara lain karbohidrat, protein hewani dan ikan, makanan mengandung susu, kacang-kacangan, buah sayur dan lemak.

"Menu 4 bintang boleh, tapi harus ada kelompok karbohidrat, protein, dan lemaknya. Kalau menu 4 bintang, tapi jenisnya satu karbohidrat, tiga sayur itu salah. Sayur memang untuk dewasa oke, tapi anak butuh protein dan lemak untuk tumbuh," ujar dia.

Syarat ketiga, MPASI harus diberikan secara aman dan hiegenis. Pastikan bahan-bahan untuk pembuatan MPASI aman untuk anak dan terbebas dari bakteri. Terakhir, MPASI harus diberikan secara responsif sesuai dengan sinyal lapar dan kenyang anak.

"Kalau anak sudah kenyang jangan dipaksa. Nanti dia akan nangis karena merasa dipaksa dan trauma dengan pola pemberian makanan," tandas dia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menu MPASI Jangan Cuma Sayur-Buah, Ini Kata Pakar Nutrisi!

Menu MPASI Jangan Cuma Sayur-Buah, Ini Kata Pakar Nutrisi!

Health | Jum'at, 25 Januari 2019 | 18:30 WIB

Ini Alasan MPASI Baru Boleh Diberi saat Bayi Usia 6 Bulan

Ini Alasan MPASI Baru Boleh Diberi saat Bayi Usia 6 Bulan

Health | Sabtu, 29 Desember 2018 | 19:51 WIB

4 Rekomendasi MPASI Terbaik yang Kaya Nutrisi

4 Rekomendasi MPASI Terbaik yang Kaya Nutrisi

Health | Senin, 01 Oktober 2018 | 16:05 WIB

Terkini

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah

Sumut | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:19 WIB

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Mayoritas Depot Air Minum Isi Ulang Tak Kantongi Sertifikat Layak, Bahkan Tercemar E-Coli

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Synology DP5200 Hadirkan AI dan Skalabilitas Tinggi untuk Tantang Dominasi Sistem Tape Tradisional

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:16 WIB

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Modifikasi Yamaha XSR 155 Bergaya Jubei Yagyu Milik Ladies Biker yang Curi Perhatian

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

IHSG Mulai Terbang Pada Rabu Pagi, Masih Bergerak ke Level 6.100

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:13 WIB

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

BPR BKK Jateng Buka Akses Kredit bagi Calon PMI ke Korea Selatan, Peluang Kerja Tak Lagi Terhambat

Jawa Tengah | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:12 WIB

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Resmi Latih Italia, Roberto Mancini Dibuat Frustasi oleh Shin Tae-yong dan Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:09 WIB

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:59 WIB

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:58 WIB

×