Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya

Vika Widiastuti

Rabu, 20 Februari 2019 | 16:53 WIB
Sakit Pneumonia, Bayi 2 Tahun Ini Meninggal di Pelukan Orangtuanya
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Pasangan suami-istri (pasutri) ini menyaksikan saat anaknya pergi selamanya. Samuel Andrews yang masih berusia dua tahun meninggal dalam pelukan orang tuanya akibat penyakit pneumonia.

Saat itu ayahnya terpaksa melakukan CPR pada Samuel selama 40 menit setelah ia ditemukan tidak responsif di sebuah dipan perjalanan pada bulan Februari tahun lalu.

Dia menderita batuk dan dibawa ke dokter, tetapi mereka diberi tahu bahwa itu batuk dan hanya infeksi ringan.

Namun, setelah petugas medis bergegas ke pub tempat keluarga itu tinggal dan membuat Sam bernapas lagi, dokter di Queens Medical Centre, Nottingham, mengatakan kepada Rob dan Sara Andrews bahwa anaknya menderita pneumonia.

Sayang, tubuhnya telah mati karena sudah tidak mendapatkan oksigen begitu lama. Setelah dokter mengatakan prognosisnya tidak baik, mereka memutuskan untuk mematikan mesin pendukung kehidupan putranya dan mengucapkan selamat tinggal.

"Para dokter melakukan pemindaian otak dan tidak seperti pemindaian otak normal, tes-tes itu kembali hitam. Saya dan istri dibiarkan dengan pilihan yang memilukan," katanya dikutip HiMedik dari The Sun.

Ilustrasi bayi dalam inkubator - (Unsplash/Hush Naidoo)
Ilustrasi bayi dirawat. (Unsplash/Hush Naidoo)

"Para dokter memberi tahu kami bahwa karena otak Samuel lumpuh, ia kemungkinan besar akan menderita serangan jantung."

"Kami ingin kesempatan untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya dengan cara kami sendiri dan kami memutuskan untuk mematikan mesin pendukung."

“Kami menyaksikannya meninggal di tangan kami dan itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah kami lupakan," tuturnya.

baca juga

Melansir dari Mayoclinic, pneumonia adalah infeksi peradangan pada salah satu kantong udara atau kedua paru-paru.

Kantong tersebut terisi dengan cairan atau nanah yang menyebabkan batuk berdahak atau nanah, demam, kedinginan, dan sulit bernapas. Penyebab pneumonia di antaranya bakteri, virus, dan jamur. (HiMedik.com/Dwi Citra Permatasari Sunoto)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chiropractor Dapat Kecaman karena Unggah Video Bayi Digantung Terbalik

Chiropractor Dapat Kecaman karena Unggah Video Bayi Digantung Terbalik

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 14:42 WIB

Screentime Perangkat Digital pada Anak Meningkat Karena Hal Ini

Screentime Perangkat Digital pada Anak Meningkat Karena Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 20 Februari 2019 | 14:00 WIB

Anak Rewel karena Sindrom Tumbuh Gigi? Ini Cara Mengatasinya

Anak Rewel karena Sindrom Tumbuh Gigi? Ini Cara Mengatasinya

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 07:34 WIB

Anak 2 Tahun Ini Dibiarkan Tenggelam dan Tubuhnya Ditaruh di Larutan Asam

Anak 2 Tahun Ini Dibiarkan Tenggelam dan Tubuhnya Ditaruh di Larutan Asam

News | Selasa, 19 Februari 2019 | 16:50 WIB

Dipaksa Jadi Vegan, Bayi 5 Bulan Kelaparan hingga Badannya Kurus Kering

Dipaksa Jadi Vegan, Bayi 5 Bulan Kelaparan hingga Badannya Kurus Kering

Health | Minggu, 17 Februari 2019 | 16:11 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×