Juliet Laser, Solusi Perawatan Miss V Kendur untuk Para Perempuan

M. Reza Sulaiman | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 12 Maret 2019 | 14:49 WIB
Juliet Laser, Solusi Perawatan Miss V Kendur untuk Para Perempuan
Solusi Miss V kendur yang dialami perempuan. [shutterstock]

Suara.com - Juliet Laser, Solusi Perawatan Miss V Kendur untuk Para Perempuan

Miss V kendur tidak hanya mengurangi kenikmatan bercinta. Pada perempuan, Miss V yang mengendur bisa juga menurunkan tingkat kepercayaan diri.

Kondisi Miss V akan berubah seiring berjalannya waktu. Beberapa penyebabnya antara lain kenaikan dan penurunan berat badan, tekanan dari kandungan selama 9 bulan kehamilan, melahirkan beberapa anak, dan usia yang semakin bertambah menyebabkan penuaan pada area pada Miss V.

Hal ini, kata dr. Gaby Syerly, pemilik klinik kecantikan Youth & Beauty Clinic, dapat menyebabkan otot vagina menjadi kendur. Meski sangat umum terjadi pada perempuan dari berbagai usia, kondisi ini dapat memburuk dari waktu ke waktu.

Karenanya, jika tidak dilakukan tindakan yang tepat, otot Miss V yang kendur dapat berpengaruh pada banyak hal, salah satunya adalah kehidupan seksual yang terganggu.

"Kami ingin memberi jawaban atas kebutuhan para pasien perempuan yang memiliki keluhan atau masalah pada organ dalam intim kewanitaannya. Karena itu, dengan teknologi yang berasal Jerman, kami coba hadirkan perawatan Juliet Laser yang dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kepuasan kehidupan seksual," kata dr. Gaby beberapa waktu lalu pada Suara.com.

Lebih lanjut dia menjelaskan, laser Erbium Yag yang digunakan dalam perawatan ini, berguna untuk mengencangkan otot-otot Miss V karena energi cahaya dikirimkan ke jaringan Miss V dengan lembut dan dapat merangsangnya untuk menghasilkan kolagen baru dan elastin.

Dengan panjang gelombang Yag yang digunakan, kata dr. Gaby, ini akan mencapai jaringan pada lapisan sub-mukosa (lamina propia), yang akan menyeleksi bagian yang rusak sehingga tidak akan merusak jaringan lain di sekitarnya.

Karakteristik laser inilah yang menjadikannya solusi terbaik dalam pemanasan yang selektif dalam mencapai lapisan target sehingga dapat menghindari adanya efek yang tidak diinginkan pada jaringan di sekitarnya (misalnya jaringan muscularis atau adventitia).

"Caranya, kita pakai semacam alat yang dinamakan handpiece, sebelumnya kita bersihkan dalam dan luar vagina, pakai betadine, baru dimasukkan alat tersebut perlahan. Ada dua kali pemasukan, pertama kali masuk, sinarnya akan memutear 360 derajat, lalu akan mundur perlahan dan masuk lagi," jelasnya.

Ilustrasi seorang perempuan merasakan sakit di area vagina. [shutterstock]
Solusi Miss V kendur yang dialami perempuan. [shutterstock]

Perawatan ini, kata dia tidak hanya dapat meremajakan kembali organ dalam intim kewanitaan yang bermanfaat untuk kehidupan seksual, tapi juga membantu mereka yang mengalami stress ulinary continence (keluhan kesulitan menahan keluarnya urine) dan gejala menopause.

Serta dapat mengurangi vaginal atrophy yang meliputi kekeringan, penipisan dan informasi pada dinding vagina. Memperbaiki bentuk labia dan mencerahkan warna kulit di sekitar vulva.

Nah, namun ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika Anda ingin melakukan perawatan satu ini. Beberapa di antaranya, kata dr. Gaby adalah mengikuti tes papsmear.

"Jika hasil keluar aman, semua negatif, perawatan bisa dilakukan. Karena kan treatmentnya memang memasukan alat yang kita sebut handpiece ke dalam Miss V, jadi harus dupastikan Miss V nya sehat, terutama kanker," jelas dia.

Selanjutnya ialah, perempuan yang melakukan Juliet Laser ini tidak boleh mereka yang sedang menggunakan alat kontrasepsi IUD. Siapapun, kata dr. Gaby bisa melakukannya, asalkan sudah aktif secara seksual.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Biaya, Ini 3 Pertimbangan Penting Operasi Lasik di Luar Negeri

Selain Biaya, Ini 3 Pertimbangan Penting Operasi Lasik di Luar Negeri

Health | Rabu, 06 Maret 2019 | 15:27 WIB

Facial Wajah Saat Berjerawat Bisa Bikin Infeksi?

Facial Wajah Saat Berjerawat Bisa Bikin Infeksi?

Lifestyle | Selasa, 05 Maret 2019 | 11:30 WIB

Bahaya Bagi Kesehatan, Hindari Bercinta di Dalam Air Ya!

Bahaya Bagi Kesehatan, Hindari Bercinta di Dalam Air Ya!

Health | Senin, 04 Maret 2019 | 22:10 WIB

Terobosan Baru, Operasi Katarak Kini Dilakukan Tanpa Pisau Bedah

Terobosan Baru, Operasi Katarak Kini Dilakukan Tanpa Pisau Bedah

Health | Rabu, 20 Februari 2019 | 18:05 WIB

Gara-gara Efek Samping Obat Jerawat, Seorang Pria Bunuh Diri

Gara-gara Efek Samping Obat Jerawat, Seorang Pria Bunuh Diri

Health | Selasa, 05 Februari 2019 | 14:01 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB