Pita Suara Ananda Omesh Rusak, Kenali 5 Penyebabnya

Vika Widiastuti | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Rabu, 20 Maret 2019 | 16:29 WIB
Pita Suara Ananda Omesh Rusak, Kenali 5 Penyebabnya
Aktor sekaligus presenter Ananda Omesh. [suara.com/Nanda Hadiyanti]

Suara.com - Presenter Ananda Omesh mengungkapkan pengalamannya kehilangan suaranya. Hal tersebut diutarakannya  kepada komedian Andre Taulany.

Ia menyebut penyebabnya sebagai vocal abuse, atau secara harfiah diterjemahkan sebagai penyiksaan suara.

"Yang kejadian sama saya itu adalah pita suaranya rusak," ujar Omesh dalam video yang ditayangkan di kanal YouTube TAULANY TV, Selasa (12/3/2019).

Omesh menceritakan, suaranya mendadak hilang ketika ia membawakan sebuah acara di depan kamera. Setelah minum dan diam untuk beberapa saat, suaranya tetap tak kembali, sehingga dirinya merasa hancur dan terpuruk.

Selama dua bulan belakangan, seperti dikatakan Omesh, dirinya memang tak pernah tampil di layar kaca. Hal itu lantaran suami Dian Ayu Lestari ini harus bolak-balik Indonesia-Singapura demi menjalani pengobatan dan terapi untuk mengembalikan kemampuan bicaranya dan teknik mengeluarkan suara.

Ilustrasi tenggorokan - (Shutterstock)
Ilustrasi tenggorokan - (Shutterstock)

Menurut para pakar dari Harvard Medical School, terdapat 5 penyebab umum suara orang dewasa terganggu karena laringitis kronik, suatu kondisi yang merusak pita suara:

1. Bicara terlalu banyak atau keras

Bagi orang-orang yang pekerjaannya bergantung pada suara mereka, seperti penyanyi, aktor, operator telepon, guru, pembawa acara, pelatih, dan sebagainya, berteriak kerap dilakukan agar suaranya keras dan lebih terdengar.

Anak-anak pun bisa menderita laringitis kronis karena terlalu banyak menggunakan atau menyalahgunakan suara, terutama jika sering berteriak.

2. Merokok

Asap rokok mengiritasi laring, sehingga menyebabkan pembengkakan dan peradangan yang menebalkan pita suara. Penebalan ini dapat menurunkan nada suara atau membuatnya terdengar serak dan keras.

3. Ketergantungan pada alkohol

Minum terlalu banyak alkohol menyebabkan iritasi kimia pada laring. Akibatnya, akan terjadi perubahan yang mirip dengan yang terlihat pada perokok.

4. Penyakit asam lambung

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Potret Romantis SBY Temani Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan

5 Potret Romantis SBY Temani Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan

Entertainment | Senin, 04 Maret 2019 | 16:38 WIB

Bangun dari Tidur, Perempuan Ini Tak Bisa Mendengar Suara Laki-laki

Bangun dari Tidur, Perempuan Ini Tak Bisa Mendengar Suara Laki-laki

Health | Senin, 14 Januari 2019 | 20:35 WIB

Ajaib, Gadis Ini Bisa "Mencium" Warna dan Suara

Ajaib, Gadis Ini Bisa "Mencium" Warna dan Suara

Lifestyle | Selasa, 24 Oktober 2017 | 15:07 WIB

Studi: Suara Perempuan Bisa Terdengar Lebih Seksi, Tapi Lelaki Tidak

Studi: Suara Perempuan Bisa Terdengar Lebih Seksi, Tapi Lelaki Tidak

Lifestyle | Selasa, 15 April 2014 | 15:36 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB