Kelainan Langka, Lidah Bayi 16 Bulan Ini Jadi Terlalu Besar

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Jum'at, 12 April 2019 | 16:28 WIB
Kelainan Langka, Lidah Bayi 16 Bulan Ini Jadi Terlalu Besar
Ilustrasi bayi menangis [shutterstock]

Suara.com - Jika biasanya anak kecil menghabiskan banyak waktu untuk bermain dengan teman sebaya atau bersama orangtua, sepertinya tidak dengan bayi 16 bulan bernama Baker Roth ini. Dia justru lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah sakit karena menderita kelainan langka.

Bayi 16 bulan ini divonis menderita sindrom Beckwith-Wiedemann, yakni kelainan langka yang menyebabkan lidahnya berukuran besar seperti lidah orang dewasa. Kondisi itu membikin Baker kesulitan bernapas dan perkembangan verbal terhambat.

Selain ukuran lidah bayi yang tidak biasa, Baker juga harus menderita hepatoblastoma, sejenis kanker hati langka pada anak-anak akibat kelainannya.

''Sangat menyedihkan tidak bisa mendengar tawa, tangis dan bicaranya. Kondisi ini tidak mudah, tapi aku juga tidak bisa membayangkan hidup kami tanpa Baker,'' ungkap Farrah Roth, ibu Baker Roth dikutip dari Insider.

Menurut National Institutes of Health (NIH), Beckwith-Wiedemann adalah kelainan langka yang menyerang satu dari 13 ribu bayi baru lahir. Sayangnya, gejala umum seorang bayi menderita kelainan langka ini susah terdeteksi sejak dini.

Para peneliti mengatakan kelainan langka yang diderita Baker ini biasanya disebabkan kromosom yang bermutasi secara genetis.

Seorang bayi 16 bulan alami kelainan langka yang membuat lidahnya besar seperti orang dewasa (Facebook/Baker Strong)

Seorang bayi 16 bulan alami kelainan langka yang membuat lidahnya besar seperti orang dewasa (Facebook/Baker Strong)

Proses terjadinya mutasi genetis ini pun berbeda-beda, seperti mutasi kromosom melalui metilasi hingga adanya gangguan pada regulasi gen dan menyebabkan pertumbuhan berlebih peris Baker Roth dengan lidah besarnya.

Cara terbaik untuk mengetahui seorang anak menderita kelainan langka ini atau tidak adalah dengan melakukan pengujian genetik. Selain itu, bisa juga melihat riwayat penyakit keluarga, pemeriksaan fisik, tes laboratorium atau melakukan semua tesnya.

Sedangkan pada kasus Baker, dokter menarik kesimpulan ia terkena kelainan ini saat ibunya pergi ke rumah sakit pada usia kehamilan 31 minggu. Saat itu Farrah Roth yang sedang mengandung Baker Roth melakukan beberapa tes untuk preeklamsia.

Kemudian ketika Baker Roth baru berusia 3 minggu, dokter mendiagnosis ia menderita kelainan langka setelah melakukan pemeriksaan darah. Oleh karena itu, ukuran lidah dan lambung Baker Roth lebih besar disertai kadar gula darah dalam tubuhnya rendah.

Ilustrasi lidah. (Shutterstock)

Sementara itu, Organisasi Nasional untuk Gangguan Langka (NORD) mencatat bahwa bagian tubuh tidak normal seperti yang dialami Baker adalah tanda-tanda kelainan langka Beckwith-Wiedemann. Namun, pada beberapa kasus bisa jadi karena pertumbuhan abnormal yang tidak terdeteksi pada tubuh.

NORD juga menyatakan bahwa gula darah rendah termasuk gejala lain dari kelainan langka ini karena terjadi pertumbuhan berlebih dan peningkatkan produksi insulin.

Baker Roth sudah melakukan tiga kali operasi ketika usianya masih seminggu. Kini kondisinya jauh lebih baik setelah melakukan pengurangan lidahnya.

Mengutip dari Facebook Baker Strong, setiap dua minggu sekali, Baker Roth datang ke ahli terapi bicara dan lebih banyak menggunakan bahasa isyarat. (Himedik.com/Shevinna Putti Anggraeni)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Dingin Bayi yang Nyaman

5 Rekomendasi Bedak Dingin Bayi yang Nyaman

Lifestyle | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:53 WIB

Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti

Bikin Wangi dan Terasa Lembut di Kulit, Bedak Bayi Berisiko Ganggu Paru-paru Nanti

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:55 WIB

Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen

Lewatkan Suntik Vitamin K Setelah Lahir, Bayi Ini Alami Kebocoran Otak Permanen

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:30 WIB

Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar

Promo Indomaret 14-23 Maret 2026: Popok Bayi, Body Care, dan Camilan Diskon Besar

Lifestyle | Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:33 WIB

Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini

Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini

Health | Rabu, 11 Maret 2026 | 07:03 WIB

Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta

Ibu Ngamuk Bawa Massa Geruduk RS yang Diduga Malpraktik pada Bayinya, Tuntut Ganti Rugi Rp500 Juta

Entertainment | Senin, 09 Maret 2026 | 13:19 WIB

Derita Lahir di Balik Jeruji: Film Invisible Hopes Jadi Pengingat di Momen International Womens Day

Derita Lahir di Balik Jeruji: Film Invisible Hopes Jadi Pengingat di Momen International Womens Day

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 12:22 WIB

Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa

Waspada! 5 Gejala Awal Campak pada Bayi yang Sering Dikira Cuma Flu Biasa

Lifestyle | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB