Pakar Ungkap Makan Roti untuk Sarapan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Vika Widiastuti, Yuliana Sere

Selasa, 16 April 2019 | 07:34 WIB
Pakar Ungkap Makan Roti untuk Sarapan Tingkatkan Risiko Kanker Payudara
Ilustrasi sarapan roti. [shutterstock]

Suara.com - Apakah kamu kerap sarapan roti? Jika iya, sebaiknya kamu mewaspadainya dan mencoba mengubah sedikit kebiasaan ini.

Dilansir HiMedik dari worldofbuzz, Hideo Makuuchi, pakar nutrisi dan penulis beberapa buku terlaris tentang diet dan nutrisi, mengatakan bahwa hanya makan roti dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Itu karena dia menemukan bahwa 80% dari pasien yang ia rawat dengan masalah kanker payudara memiliki kebiasaan makan hanya roti untuk sarapan.

Dia menjelaskan alasan di balik ini dan mengatakan bahwa jenis-jenis roti yang biasanya dimakan orang akhir-akhir ini banyak mengandung minyak dan gula yang sangat membebani tubuh.

Hideo bertanggung jawab untuk membantu pasien kanker dengan rencana diet mereka dan dia menemukan bahwa setelah berbicara dengan banyak pasiennya selama bertahun-tahun, sekitar 80% dari mereka biasanya makan roti untuk sarapan hampir setiap hari.

Dia mengatakan bahwa kombinasi pati, minyak dan gula dalam roti sangat adiktif dan juga sangat tinggi lemak.

Roti tawar. (pixabay)
Roti tawar. (pixabay)

Kecanduan ini dapat menyebabkan "stres makan" karena tubuh terbiasa dengan makanan berlemak tinggi dan otak terus-menerus mengirimkan sinyal untuk lebih banyak jenis makanan tidak sehat ini.

Menurut Hideo, kelebihan berat badan dan obesitas dapat meningkatkan faktor risiko kanker payudara. Pernyataan itu juga didukung oleh Cancer.org.

Berarti makan terlalu banyak roti dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat. Karena sarapan masih tetap menjadi makanan terpenting, Hideo menyarankan agar orang-orang mencoba mengubah diet mereka.

baca juga

Dia mengatakan bahwa memilih untuk makan makanan seperti buah-buahan, telur, dan nasi membuat makanan lebih seimbang.

Namun, jika mereka bersikeras mendapatkan roti, maka mereka harus mendapatkan roti gandum, bebas minyak dan bebas gula untuk makanan yang lebih sehat serta mengurangi frekuensi makan roti.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Tak Utuh Paska Mastektomi, Perempuan Ini Buat Tato Berbentuk Puting

Merasa Tak Utuh Paska Mastektomi, Perempuan Ini Buat Tato Berbentuk Puting

Health | Selasa, 09 April 2019 | 13:58 WIB

Ini Dia Bra Khusus Bagi Penyintas Kanker Payudara

Ini Dia Bra Khusus Bagi Penyintas Kanker Payudara

Lifestyle | Rabu, 03 April 2019 | 08:46 WIB

Sepele, 6 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin Kamu Dipecat

Sepele, 6 Kebiasaan Buruk Ini Bisa Bikin Kamu Dipecat

Lifestyle | Minggu, 31 Maret 2019 | 16:20 WIB

Masih Misterius, Anak 4 Tahun Meninggal Setelah Makan Roti dari Ibunya

Masih Misterius, Anak 4 Tahun Meninggal Setelah Makan Roti dari Ibunya

Health | Rabu, 27 Maret 2019 | 15:46 WIB

Pola Makan Ini Efektif Kurangi Risiko Kanker Payudara, Hasil Studi.

Pola Makan Ini Efektif Kurangi Risiko Kanker Payudara, Hasil Studi.

Health | Rabu, 27 Maret 2019 | 10:30 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB