Satu dari Lima Ayah Melewatkan Momen Kelahiran Anak, Ini Alasannya

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Minggu, 21 April 2019 | 19:10 WIB
Satu dari Lima Ayah Melewatkan Momen Kelahiran Anak, Ini Alasannya
Ada ayah yang melewatkan proses kelahiran anak. (Shutterstock)

Suara.com - Satu dari Lima Ayah Melewatkan Momen Kelahiran Anak, Ini Alasannya

Di manakah ayah saat ibu melahirkan buah hati? Apakah mereka mendampingi di ruang bersalin atau justru melewatkan momen kelahiran bayi mereka?

Jika jawaban Anda yang terakhir, Anda tak sendirian. Sebabnya menurut sebuah studi terbaru, satu dari lima ayah memang melewatkan momen kelahiran anak mereka.

Satu dari 10 ayah bahkan melewatkan momen kelahiran pada anak kedua, ketiga, atau lebih.

Dilansir Independent, para peneliti yang melakukan studi ini menemukan kemacetan lalu lintas, pekerjaan, dan ayah yang sedang berada di luar negeri pada saat itu sebagai alasan umum.

Sedangkan alasan lainnya meliputi dirawat di rumah sakit dalam keadaan luka, merasa sakit, atau trauma menghadapi kelahiran yang membuat mereka melewatkan momen tersebut.

Peneliti juga menemukan alasan-alasan yang mungkin bisa dibilang kurang pantas. Misalnya sedang ada pertandingan olahraga besar di televisi, yang digunakan oleh sekitar satu dari 100 ayah yang membuat mereka memilih untuk melewatkan momen kelahiran bayi mereka.

Selain itu, ada 12 persen alasan yang malang, di mana mereka melewatkan momen kelahiran karena mereka tidak menerima panggilan telepon yang memberi tahu mereka bahwa istri mereka akan melahirkan.

Uniknya, sekitar satu dari 10 ketidakhadiran ayah di momen kelahiran terjadi karena calon ibu tidak menginginkan mereka berada di sana, karena satu dan lain alasan.

baca juga
Ilustrasi kelahiran seorang bayi. [Shutterstock/Gosphotodesign]
Ilustrasi kelahiran seorang bayi. [Shutterstock/Gosphotodesign]

Namun, empat dari 10 ibu mengakui mereka akan memaafkan pasangan mereka meski sudah melewatkan momen kelahiran anak mereka karena ini merupakan keadaan yang tidak terduga. Sementara tiga dari 10 bahkan mendukung ayah yang memilih untuk jauh jika itu pilihan mereka.

"Kebanyakan ibu didorong untuk membuat rencana kelahiran tetapi seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini, tidak semua kelahiran berjalan sesuai rencana," kata Siobhan Freegard, juru bicara situs parenting ChannelMum.com, yang melakukan penelitian di antara 2.000 orang tua.

Sebagian besar ayah sangat ingin melihat anak mereka lahir, namun beberapa dari mereka mengaku bahwa mereka tidak bisa mengatasinya dengan baik dan memilih untuk menjauh saat isteri mereka melahirkan.

Sementara dalam kasus lain, ibu lebih suka dukungan dari anggota keluarga lain seperti ibu mereka sendiri, saudara perempuan, atau bahkan sahabat daripada suami mereka.

"Memutuskan siapa yang bersama Anda ketika Anda melahirkan adalah salah satu keputusan paling pribadi yang pernah Anda buat dan tidak ada jawaban benar atau salah. Pergilah dengan apa yang terasa tepat dan nyaman bagi Anda," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tentang Preeklamsia, Kondisi yang Diduga Jadi Penyebab RA Kartini Meninggal

Tentang Preeklamsia, Kondisi yang Diduga Jadi Penyebab RA Kartini Meninggal

Health | Selasa, 21 April 2020 | 10:45 WIB

Studi: Cara Persalinan Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Pernapasan Bayi

Studi: Cara Persalinan Ternyata Berpengaruh pada Kesehatan Pernapasan Bayi

Health | Minggu, 14 April 2019 | 16:01 WIB

Upaya Kemenperin Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan Lewat AMMDes

Upaya Kemenperin Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan Lewat AMMDes

Bisnis | Jum'at, 12 April 2019 | 19:56 WIB

Terkini

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:13 WIB

Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?

Bikin Candu Warganet, Apa Sih Makna Lagu 'Sakedung Kading' yang Lagi Viral?

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:11 WIB

Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset

Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:11 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen

Program Makan Bergizi Gratis Belum Capai Target, Realisasinya Baru 59 Persen

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:09 WIB

Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot

Minat Beli Logam Mulia Turun, Harga Patokan Ekspor Emas Jadi Merosot

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:06 WIB

Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League

Eksodus Besar-besaran! Daftar 13 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia 'Turun Kasta' ke Super League

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:05 WIB

Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset

Masih Disidik Kejagung, Motor Listrik Rp243,9 Miliar Milik BGN Belum Dicatat sebagai Aset

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:01 WIB

BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai

BRI Situbondo Tegaskan Dukung Penuh Kejari Usut Kasus Fraud Eks Pegawai

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak

Satu Remaja Dirudapaksa 27 Orang di Sampang, Alarm Keras Gagalnya Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:01 WIB

Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%

Awas Skema Pinjol Tadpole, Bunga Harian Bisa Capai 10%

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:01 WIB

×