Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Upaya Kemenperin Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan Lewat AMMDes

Iwan Supriyatna

Jum'at, 12 April 2019 | 19:56 WIB
Upaya Kemenperin Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan Lewat AMMDes
Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes). (Suara.com/Muslimin)

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melalui Direktorat Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika mendorong penggunaan kendaraan teknologi Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes).

Adapun salah satu tujuan Kemenperin mendorong penggunaan kendaraan AMMDes untuk mengurangi jumlah kematian ibu melahirkan (Jamilah).

Direktur Industri Maritim Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika menjelaskan, daya jangkau AMMDes yang luas dan mampu melewati desa yang minim fasilitas dinilai mampu mengurangi tingginya angka kematian ibu melahirkan.

Diketahui dari data World Health Organization (WHO) jumlah kematian ibu melahirkan pada tahun 2016 menduduki peringkat kedua di Asia Tenggara.

"Teknologi yang ada di AMMDes sama dengan teknologi yang ada di kendaraan 4 WD (Wheel Drive). Sehingga memiliki kekuatan yang sangat cocok untuk menembus medan berat untuk menjemput ibu hamil untuk ke rumah sakit terdekat," ujar Putu Juli Ardika di Forum Wartawan Industri di Puncak, Bogor (12/4/2019).

Putu menuturkan, kendaraan AMMDes memiliki sistem keamanan yang sangat baik. Untuk pengereman saja sudah memiliki empat disc brake dan mampu menempuh kecepatan 55 Km/jam.

Selain itu dilengkapi teknologi engine power take off (PTO). Fitur tersebut cukup unik karena tidak mudah slip terhadap jalan tanah yang licin.

Putu mengklaim, untuk suku cadang yang dibuat didominasi dari pabrikan dalam negeri. Selain itu mesin AMMDes dinilai cukup tangguh untuk di medan yang berat dan minim infrastruktur.

Putu optimis dengan adanya kendaraan AMMDes ini cukup banyak digunakan baik di dinas kesehatan. Menurutnya, jumlah AMMDes bisa mencapai dua unit setiap desa sehingga ia memperkirakan akan ada 150 ribu unit yang akan digunakan.

baca juga

"Untuk ambulan fider saja tidak cukup dua. Selain mengangkut pasien yang sedang hamil dan bisa dijadikan untuk penyuluhan kesehatan jadi banyak manfaatnya," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Manufaktur Tumbuh, Grand Kartech Siap Sasar Pasar Ekspor

Industri Manufaktur Tumbuh, Grand Kartech Siap Sasar Pasar Ekspor

Bisnis | Minggu, 07 April 2019 | 13:53 WIB

Tidak Sadar Hamil, Perempuan ini Melahirkan Tiba-tiba?

Tidak Sadar Hamil, Perempuan ini Melahirkan Tiba-tiba?

Lifestyle | Minggu, 07 April 2019 | 12:20 WIB

Usai Melahirkan, Momo Geisha Pamer Tubuh Langsing

Usai Melahirkan, Momo Geisha Pamer Tubuh Langsing

Entertainment | Selasa, 02 April 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Ibu-Ibu PNM Mekaar Jadi Wajah Perempuan Berdaya dalam Sensus Ekonomi 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:48 WIB

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Patriot Bond Dituding Pencucian Uang, Purbaya: Dunia Gak Hitam-Putih, Jangan Sampai Kita Rugi Banyak

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:40 WIB

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Kemendag Beberkan Penyelamat Neraca Dagang RI Masih Surplus Secara Kumulatif

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:32 WIB

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

×